Demo Mahasiswa FKIP Unkhair Ungkap Dugaan Pungli Biaya Praktikum

TERNATE,Beritamalut.co-Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun Ternate, Senin (5/3/2018) menggelar aksi unjuk rasa di area kampus FKIP.

Mereka membawa beberapa spanduk bertuliskan “Stop Pungli dan Ekspresi Kekecewaan Mahasiswa Geografi”.

Dalam aksinya, massa beberkan berbagai persoalan yang terjadi di internal Program Studi Geografi diantaranya, menetralisir kinerja dosen geografi yang tidak sesuai dengan aturan akademik, pecat dosen kontrak yang tidak profesional dan tidak patut menjalankan aturan akademik, pecat dosen yang tidak profesional dalam memberikan nilai serta stop pungli terhadap mahasiswa geografi.

Koordinator aksi, Musadat Ishak mengatakan, aksi ini bagian dari keresahan mahasiswa geografi  terhadap kebijakan dosen kontrak yang melakukan tindakan pungutan liar (pungli) terhadap mahasiswa geografi yang berulang kali dilakukan.

Padahal katanya, dalam aturan uang kuliah tunggal (UKT) dijelaskan bahwa setiap mahasiswa yang telah terdaftar tidak lagi dipungut biaya dalam bentuk apapun, hanya saja itu masih dilakukan oknum tenaga pendidik (dosen) menyalahartikan hal tersebut hingga melakukan pungutan dikalangan mahasiswa sebesar Rp. 3.000.000 untuk biaya praktek.

Mahasiswa yang tidak mengikuti praktek mata kuliah maka konsekuensi nya akan diberikan nilai E (error).

“Kebijakan dosen kontrak seperti ini, sudah melenceng dari status akademik yang diatur dalam regulasi Universitas khairun , jika disesuaikan dengan Permen Ristekdikti Nomor 26 Tahun 2005 Pasal 1 no 1 dan regulasi UKT. Ini sangat bertentangan sebab kebijakan dosen bersifat individu dan tak menghiraukan regulasi dari kementerian maupun status universitas khairun,” katanya.

Menanggapi aksi mahasiswa, pihak kampus melakukan hearing terbuka dengan massa aksi.

Dekan FKIP Unkhair Rasid Tolangara mengatakan, aksi yang dilakukan para mahasiswa sangat rasional, dimana pungutan kepada mahasiswa harus segera dihilangkan sebab dalam regulasi sistem UKT itu sudah jelas, yang didalamnya mengatur soal praktikum,  uang PPL, kubermas hingga wisuda.

Jika ada dosen yang melakukan praktikum diluar itu,maka dosen bersangkutan harus mengambil langkah dengan membuat sebuah proposal untuk dimasukkan ke fakultas. Dari proposal itu kemudian ditindaklanjuti untuk mengeluarkan biaya pratikum mahasiswa.

“Jika pungli masih terjadi antara dosen kepada mahasiswa sangat disesali  sebab dari berbagai macam tuntunan itu saya berjanji akan menindaklanjuti,  jika terbukti maka dosen tersebut akan diberikan sanksi,” katanya. (Hsd)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Jabatan Strategis Hingga Program Uang Saku Disampaikan Merlisa Saat Kampanye di Gambesi

TERNATE, Beritamalut.co - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, Merlisa Marsaoly dan Hi Juhdi Taslim (MAJU) melakukan kampanye di kelurahan Gambesi,...

Sebanyak Rp 12 Juta Lebih Terkumpul dari Denda Pelanggar Protokol Kesehatan

TERNATE, Beritamalut.co - Terhitung dari 14 September 2020 Polda Maluku Utara beserta jajaran dan instansi terkait melaksanakan Operasi Yustisi guna menekan angka penyebaran Covid-19...

Kebiasaan Sederhana yang Memperkuat Ikatan Orangtua dan Anak

Jakarta - Mengasuh anak sejatinya sudah dimulai ketika mereka masih berada di dalam kandungan dan tidak akan pernah berakhir. Pola pengasuhan inilah yang kemudian membentuk...

Miftachul Akhyar Terpilih sebagai Ketua Umum MUI Periode 2020-2025

JAKARTA - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 menggantikan Ma’ruf Amin. Penetapan...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...