Pesan Sri Mulyani Terhadap Kades di Tikep dan Morotai Soal Dana Desa

TIDORE,Beritamalut.co-Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati berharap bahwa Dana Desa benar-benar digunakan untuk memberantas kemiskinan dan memajukan masyarakat desa dari ketertinggalan.

Ini disampaikan Kemenkeu Sri Mulyani dalam arahannya dihadapan para Kepala Desa se Kota Tidore Kepulauan dan 20 Kepala Desa dari Kabupaten Pulau Morotai, pada kegiatan Diseminasi Dana Desa yang dipusatkan di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Kamis (8/3/2018).

Sri Mulyani menjelaskan, program pembangunan di desa yang dilaksanakan harus fokus agar masyarakat desa dapat menikmati pelaksanaan pembangunan, yang dilakukan melalui tiga hingga lima kegiatan, yang dilakukan melalui mekanisme swakelola, pemanfaatan bahan baku lokal, dan melalui skema padat karya tunai yang produktif.

Terkait komitmen Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa, Sri Mulyani mengatakan bahwa Pemerintah Pusat saat ini berencana akan menaikkan Alokasi Anggaran Desa tahun 2019 menjadi sekitar Rp. 75 Triliun dari Rp. 60 Triliun di tahun 2018 untuk seluruh desa di seluruh Indonesia.

“Untuk desa yang memiliki angka kemiskinan tertinggi dan tertinggal akan menerima anggaran lebih banyak agar bisa membangun mengejar ketertinggalannya,” kata Sri Mulyani.

Dari sisi penyaluran, pemerintah telah memperbaiki skema perbaikan yang memungkinkan Dana Desa tahap I dapat disalurkan pada Januari sebesar 20 persen dan paling lambat, minggu keempat bulan Juni.

Tahap II sebesar 40 persen paling cepat Maret dan paling lambat minggu keempat bulan Juni. Tahap III sebesar 40 persen paling cepat Bulan Juli. Selain itu, penyaluran Dana Desa juga didasarkan pada kinerja penyerapan dan capaian output.

Sementara itu Walikota Tidore Kepulauan, H. Ali Ibrahim dalam sambutannya dihadapan Menteri Keuangan menjelaskan bahwa pada tahun 2017, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan telah menerima Dana Desa sebesar  yang ditransfer dalam dua tahap dan realisasinya mencapai 100 persen dan telah ditransfer ke semua desa.

Ali Ibrahim menambahkan bahwa untuk tahun 2018 ini Pemerintah Kota Tidore Kepulauan ini menerima  Alokasi Dana Desa sebesar Rp. 39.930.625.000. Dan untuk tahap I sudah diterima sebesar Rp. 7.986.125.000.

Ali Ibrahim menambahkan bahwa sampai dengan saat ini tata kelola Dana Desa di Kota Tidore Kepulauan berjalan dengan baik, dimana dalam pengelolaaannya melakukan kerjasama dengan Rumah Pemberdayaan Indonesia. Kerjasama ini dilakukan untuk menjamin bahwa Dana Desa benar-benar digunakan untuk membiayai program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa.

Dirjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan, Budiarso Teguh Widodo selaku penyelenggara Diseminasi Dana Desa menjelaskan bahwa kegiatan di Kota Tidore Kepulauan ini merupakan Diseminasi yang ke 23 dari rencana rangkaian pelaksanaan di 71 lokasi sepanjang tahun 2018.

Kegiatan Diseminasi yang dilaksanakan ini juga menghadirkan narasumber dari Tiga Kementeriam masing-masing Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa dan PDTT.

Hadir dalam kegiatan ini Anggota Komisi XI DPR RI, Achmad Hatari, Plt. Gubernur Maluku Utara, H. M. Natsir Thaib, para pejabat Esselon I di Kementerian Keuangan dan Forkompimda Provinsi Maluku Utara. (Hsd)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pimpinan DPR Kutuk Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyatakan bahwa Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat atau The United Liberation Movement for West Papua...

Piramida Mesir Ternoda Gara-gara Pose Nakal Model Seksi

Saqqara - Piramida Djoser di Saqqara, Mesir harus ternoda. Pelakunya, seorang model seksi yang berpose nakal di depan situs bersejarah nan sakral itu. Mesir kembali...

Sekretaris Bawaslu: Integritas Penyelenggara Jaminan Kesuksesan Pilkada 2020

TERNATE - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dapat sukes dan memiliki kualitas, salah satu kunci adalah integrtias penyelenggaran yang...

Pramugari Korban PHK Jualan Elpiji untuk Sambung Hidup, Curhatnya Viral di Medsos

MANILA – Seorang mantan pramugari asal Filipina, Maurice Maureen Avila, banting setir jadi penjual elpiji karena dipecat. Avila mencurahkan isi hatinya di sebuah unggahan di...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...