Bosan dengan Janji Pemprov dan Pemkab, Pemuda Obi Demo di Kejati

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan massa aksi yang tergabung dalam organisasi  barisan pelapor pemuda Obi (Bappor) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, Rabu (21/3/2018).

Dalam aksinya, mereka menggunakan satu mobil truk dengan membawa sebuah spanduk bertuliskan “Pemkab Halsel dan Pemprov Ingkar Janji, Penegak Hukum Tuntaskan Korupsi, dan juga ilegal loging di Obi dibersihkan.

Mereka menuntut kepada pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku Utara dan Kebupaten Halmahera Selatan (Halsel) terkait dengan persoalan infrastruktur di Kepulauan Obi.

Menurut Kordinator lapangan (Korlap) Muhammad Risman, dua tahun keluarga dan saudara-saudara mereka yang berada di Kepulauan Obi Kabupaten Halsel sering ditimpa banjir akibat penebangan liar yang diduga kuat Perusahaan kayu PT. Poleko Yuberson yang beroperasi di wilayah Obi di puncak gunung Desa Jikotamu, Desa Buton, Desa Akegula, Desa Laiwui, Desa Kampung Baru, dengan izin No. 962/KPTS-II/99 tgl. 14, bulan 10 tahun 1999 dan luas kawasan wilayah kerja 86.599 hektar.

“Penyebabnya banjir akibat dampak lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan dengan penabangan liar yang menebang kayu di bibir sungai, sehingga terjadinya banjir pada tanggal 5 Desember 2016 lalu, yang mengakibatkan tiga desa yakni Desa Laiwui, Desa Buton dan Desa Akegula merasakan dampak banjir,” kata Risman didepan Kantor Kejati, Rabu (21/3/2018).

Pasca kejadian itu katanya, membuat pendidikan, pelayanan kesehatan, serta perakantoran dan pasar lumpun total. Harta benda masyarakat juga hilang di telan oleh banjir, namun pemerintah daerah kabupaten Halsel dan Pemerintah Provinsi Malut, terkesan tutup mata sampai saat ini.

Tak sampai disitu, banjir susulan pada 17 Oktober 2017 lalu yang menghantam jembatan penghubung antara Desa Jikotamu dan Desa Buton roboh/patah, membuat penderitaan warga Obi bertambah.

“Pemerintah pernah menjanjikan bahwa akan membangun jembatan 2018 melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tapi sampai saat ini tidak terealisasi, hingga menelan korban jiwa banjir kedua. Masyarakat membangun jembatan alternatif yakni jembatan darurat yang digunakan dengan kayu, dan adapun jembatan yang di bangun oleh siswa-siswa SMA, agar bisa beraktifitas,” katanya.

Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Halsel katanya berinisiatif membangun jembatan darurat, jalan basah bronjong dengan anggaran sebesar Rp.480.000.000.- tanpa melalui tender satu minggu digunakan sudah rusak total. Bahkan membuat satu warga masyarakat obi korban jiwa, jatuh dari jembatan tersebut pada 18 Maret 2018.

“Kami anggap ini kelalaian pihak polsek setempat yang tidak memasang garis polisi, oleh karena itu berdasarkan data yang sudah kami kantongi, Sekedar diketahui, kami mendesak kepada penegak hukum, Kejati dan Polda Malut agar segara menindak lanjuti atas dugaan kasus illegal loging yang diduga kuat melibatkan PT. Poleko Yubarson, pembawa banjir dan memeriksa anggaran bantuan bencana alam di kepulauan Obi,” tegasnya. (Hsd)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

2021, Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Sebanyak 50 Unit

TERNATE, Beritamalut.co - Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Ternate, memastikan di tahun 2021 nanti hanya 50 unit penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya...

Tebang Pohon, Oknum Pegawai di DLH Disebut Patok Harga Rp 1 Juta

TERNATE, Beritamalut.co - Biaya penebangan dan pembersihan pohon yang dialami salah satu warga di RT03 RW02, lingkungan Tabahawa tepatnya disamping gudang Dolog, Kelurahan Salahuddin,...

Mantul! Bisnis Gibran Dapat Suntikan Modal Rp 28 M

Jakarta - Bisnis putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, Mangkok Ku, mendapat suntikan modal senilai US$2 juta atau sekitar Rp 28,3 miliar...

DPRD: Pemkot yang Punya Peran agar Pelaku Usaha Bisa Bersaing dengan Indomaret atau Alfamidi

TERNATE, Beritamalut.co - DPRD Kota Ternate melalui Komisi I meminta Pemerintah Kota berdayakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat bertahan di...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...