BPK Didesak Audit Pinjaman Pemkab Halbar di Bank BPD

JAILOLO,Beritamalut.co-Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara didesak mengaudit pinjaman Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) sebesar Rp 150 miliar di Bank BPD Maluku cabang Jailolo.

“Perlu untuk mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit khusus terkait pinjaman Rp 150 miliar ini, kemudian merekomendasi kepada aparat hukum untuk menindaklanjuti,” kata Koordinator Pemantau Legislatif (Kopel) Musadaq kepada wartawan, Selasa (3/4/2018).

Menurutnya, pengawas internal di Pemkab Halbar tidak bisa diharapkan dalam melakukan investigasi pinjaman tersebut karena pengawasan internal seperti inspektorat merupakan milik Pemda dan diragukan independensinya disaat menemui masalah.

“Inspektorat itu sama saja karena itu bawahannya bupati,” kata Musadaq.

Apalagi katanya pencairan pinjaman itu mendahului pengesahan APBD. Terlebih pinjaman itu kabarnya dipergunakan untuk kepentingan lain seperti bayar operasional dan tunjangan pemdes, tunjangan tenaga kesehatan, biaya kontrak dokter dan utang pihak ketiga dan pembayaran kenaikan tunjangan anggota dan Pimpinan DPRD Halbar.

“Saya kira itu bukan rananya dan itu sudah diluar aturan PP No 30 tahun 2011 dan itu yang jelas konsekuensi hukum, karena itu di luar dari hukumnya,” ucapnya.

Padahal Pinjaman Rp 150 miliar itu
diperuntukan demi kepentingan infrastruktur sebagaimana yang diisyaratkan dalam PP Nomor 30 tahun 2011 karena pinjaman itu untuk jangka panjang.

“Itu kesalahan pemerintah dari awal. Artinya bahwa ada perencanaan anggaran yang buruk di pemkab Halbar, bahkan untuk tata kelola di keuangan Pemkab Halbar juga dinilai jelek,” kata Musadaq.

Mursadaq pun meminta Pemda dan DPRD tidak perlu heran atas pemberitaan media dan wacana publik terkait pinjaman itu disinyalir ada unsur “main mata ” karena, DPRD dan Pemda belakangan kompak memilih bungkam saat dilontarkan pertanyaan wartawan seputar pinjaman.

“Bukankah ini DPRD tidak dilibatkan dalam membahas RPJMDS, itukan penghianatan sebenarnya dan bupati itu sudah melecehkan DPRD sebetulnya karena itu jelas di dalam undang-undang bahwa mekanisme sebuah pinjaman itu harus dibahas dengan DPRD tapi kok kenapa pinjaman Rp 150 miliar sudah terealisasi mendahului pengesahan,” ujar Musadaq lagi.

Sementara Wakil Ketua DPRD Halbar Ibnu Saud Kadim saat dikonfirmasi via WhaatsApp sore tadi mengaku tidak mengetahui pencairan pinjaman itu dibulan Oktober mendahului pengesahan.

“DPRD nanti dalam agenda pembahasan utang Pemda Rp 128 miliar yang dijadwalkan pekan Ini, sekaligus akan diikuti pembicaraan mengenai pinjaman Rp 150 miliar,” ujarnya. (Lan)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Bamsoet Kukuhkan Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menaruh harapan besar kehadiran Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) akan semakin melengkapi berbagai entitas kelembagaan pers yang...

5 Bahaya Makan Tengah Malam yang Tak Boleh Disepelekan

Jakarta - Banyak orang yang terjaga sampai larut malam tak tahan menahan rasa lapar. Akibatnya, mereka tak ragu untuk makan tengah malam atau mengudap beragam...

Catatan Traveling Bu Susi yang Heboh Setelah Edhy Prabowo Diciduk KPK

Jakarta - Nama Susi Pudjiastuti kembali menghangat setelah ada kabar penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh KPK. Dalam catatan detikTravel, Susi sangat erat...

IWIP Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Karyawan untuk Keahlian Supervisory

WEDA, Beritamalut.co - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bekerjasama dengan Konsultan TopConcept Training & Corporate Development mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas karyawan untuk...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...