Pemkot Tikep Bersama BI dan TPID Bahas Pengendalian Inflasi

TIDORE,Beritamalut.co-Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Tidore Kepulauan menggelar rapat Pengendalian Inflasi, Kamis (26/4/2018) diruang rapat walikota.

Rapat dipimpin oleh Asisten Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Muhammad Yasin didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Halil Ahmad.

Hadiri dalam kegiatan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara Dwi Tugas Waluyo dan timnya, Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Maluku Utara Sutopo Abdulah, Ketua Asosiasi pedagang Bawang Rica Tomat (Barito) Maluku Utara Nur Sidin serta Pimpinan OPD terkait.

Asisten Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Muhammad Yasin mengatakan rapat terkait inflasi ini rutin dilaksanakan setiap bulan untuk mengetahui perkembangan inflasi di Tidore apakah melemah atau menguat.

“Inflasi ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal di dalam daerah dan juga dari luar daerah,” ujarnya.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara Dwi Tugas Waluyo mengatakan inflasi di Maluku Utara dari Januari sampai Maret 2018 sebesar 1,6 persen dan di bulan April ini mengalami tekanan yang kuat karena Negara-negara berkembang sangat tergantung dengan Negara-negara besar seperti Amerika dan masih banyaknya impor dari luar negri.

“Jika perekonomian Negara Amerika membaik tentunya suku bunga akan naik karena peredaran Dolar di Indonesia berkurang secara perlahan untuk itu koordinasi kebijakan antara SKPD, BI Maluku Utara dan TPID Maluku Utara sangat penting untuk mencari solusinya,” kata Dwi.

Ketua Asosiasi pedagang Barito Maluku Utara Nur Sidin mengatakan, di Tahun 2001-2005 Tomat Tidore dari Gurabunga dan Bawang Topo menjadi primadona di Ternate. Kota Tenate kebutuhan tomat 3-4 ton perhari dan bulan Februari April pasokan Tomat dari Gurabunga sebanyak 50 Ton untuk itu Kota Tidore Kepulauan memerlukan pengembangan pendampingan yang serius sehingga hasil panennya bisa disuplai dengan baik.

“Kualitas tomat khas Tidore dari Gurabunga yang asli, bibitnya belum diambil dari luar merupakan kualitas tomat nomor satu di Maluku Utara. Kebutuhan tomat di Ternate perharinya 90 ton. Kedepannya di Tidore memerlukan data dan informasi kapan petani tanam tomat, kapan panen sehingga jika stok mencukupi bisa mengurangi impor tomat dari, luar daerah,” ujarnya.

Sementara, Sekertaris Tim Pengendali Inflasi Daerah Maluku Utara Sutopo Abdulah mengatakan jika stok pangan dari dalam daerah masih mencukupi pasokan dari luar provinsi Maluku utara dibatasi atau dihentikan untuk membantu petani-petani lokal. Untuk itu kedepannya agar ada kordinasi yang baik dari dinas terkait ke TPID Maluku Utara.

Usai rapat dilanjutkan dengan peninjauan hasil-hasil perkebunan di Gurabunga dan berdialog langsung dengan para petani sehingga bisa diketahui kendala-kendala apa yang dihadapi agar didapatkan solusinya. (Hsd)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Basarnas Imbau Nelayan Tidak Melaut di Tengah Cuaca Ekstrim

TERNATE, Beritamalut.co - Kepala Badan Pencarian Nasional (Basarnas) kota Ternate Muhamad Arafah, menghimbau masyarakat atau nelayan untuk dapat menunda melakukan aktifitas di laut, di...

Sultan Tidore dan Gubernur Siap Perjuangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus

TIDORE, Beritamalut.co - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperlihatkan keseriusannya untuk mengembangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus. Hal tersebut setelah Gubernur Maluku Utara Kh, Abdul...

Setelah TMII, 2 Aset Milik Keluarga Soeharto Juga Dikelola Pemerintah

Jakarta - Masih ingat dengan Gedung Granadi dan aset Megamendung milik keluarga Soeharto yang disita negara pada 2018 atas kasus Yayasan Supersemar? Keduanya akan dikelola oleh...

Channel YouTube Gen Halilintar Hilang, Atta Halilintar Ingatkan YouTuber Lain

JAKARTA - Channel YouTube milik keluarga Gen Halilintar dan Thariq Halilintar mendadak hilang karena ulah hacker. Pelakunya juga telah menghapus semua konten yang ada di...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...