Puluhan Massa Desak KPU Gelar Coblos Ulang di Enam Desa

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan massa aksi yang tergabung dari organisasi Forum Pemuda Peduli Demokrasi Maluku Utara (Malut), menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Malut di Ternate, Kamis (5/7/2018).

Aksi tersebut terkait tindaklanjut, persoalan warga enam desa antara Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dan Kabupaten Halmahera Utara yang meminta dilakukan coblos ulang.

Ketua kordinator lapangan (Korlap) Abdulah Fara dalam orasinya menyampaikan, mereka menuntut keadilan masyarakat Halmahera Barat dan Halmahera Utara khususnya 6 Desa bermasalah agar diberikan haknya untuk menyalurkan hak-hak institusinya yakni melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilgub) layaknya warga masyarakat pada umumnya.

“Apabila tidak dipenuhi keinginan masyarakat 6 desa bermasalah untuk PSU, maka aksi akan terus dilakukan dengan massa aksi yang lebih banyak,” kata Abdulah dalam orasinya.

Menanggapi itu, ketua KPU Malut Syahrani Somadayo saat ditemui sejumlah wartawan mengatakan, bahwa KPU hanya menyampaikan ke masyarakat untuk tidak sia-siakan haknya sebagai warga negara untuk memilih.

“Kami di bawah pemerintahan lembaga negara dengan SK Menkum Ham dan kami bekerja sesuai aturan yang ada dan mengikuti sesuai prosedur,” kata Syahrani.

Lebih lanjut kata Syahrani bahwa sebagai penyelenggara hanya menyampaikan apa yang dibutuhkan masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya. Persoalan memilih atau tidak merupakan hak pemilih.

“Kami tidak bisa keluar dari ranah peraturan UU dan berbuat berdasarkan permohonan kalian karena itu adalah melanggar aturan, kami tidak mungkin dipaksakan untuk melakukan diluar dari prosudur,” katanya.

Ia juga menunturkan, pemamasalahan terkait 6 desa adalah ranah pemerintah. Sementara KPU bukan tugasnya mengatur perbatasan kedua wilayah itu.

“Permasalahan dengan pelayanan pemerintah yang masih menggunakan fasilitas kedua kabupaten sesuatu yang menguntungkan masyarakat 6 desa akan tetapi hal itu bukan berarti kami juga dapat melakukan seperti itu karena kami bekerja mengikuti petunjuk KPU RI dan Putusan Mendagri,” ujar Syahrani. (Lia)

- Advertisement -

1 Comment

  1. Cocok dan cerdas pak ketua KPU Provinsi Maluku Utara Ats jwabn dan tanggapan yg bernilai positif, Jgn di buat buat masalah baru kenapa dr dl pemerintah provinsi tdk menetapkan 6 desa itu di perjelas nnt skrg Bru di permasalahkan itu artinya org no 1 di Maluku Utara ad dmna jd permasalahannya ad di Pemprov bukan di penyelenggara KPU, klu berbicara PSU selain dari ada kejanggalan ataw rusaknya fom C1 atw suara ganda baru bsa ada PSU, sya adalah salah satu penyelenggara tingkat kecamatan sudah menjalankan tugas sesuai dgn regulasi sehingga sya anggap ini tdk perlu di permasalahkan Krn slma pencoblosan dan sampai pleno di tingkat kecamatan semuanya berjalan dg baik aman dan tertib dan di kawal oleh aparat keamanan yg begitu ketat sehingga tdk ada manipulasi data jd klo berbicara soal PSU itu tdk akan mungkin terjadi mksh.

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Kata Warga Terhadap Irjen Pol Rikwanto Selama Jabat Kapolda Malut

TERNATE, Beritamalut.co - Masyarakat Kota Ternate mengapresiasi kinerja Irjen Pol Drs. Rikwanto SH. M. Hum selama menjabat Kapolda Maluku Utara. Apresiasi itu terutama dalam hal...

Fraksi PKB Pertanyakan Dasar Penetapan Target PAD Kota Ternate Rp 127 Miliar di 2021

TERNATE, Beritamalut.co - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Ternate meminta Pemkot agar dalam penentuan komposisi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus berdasarkan...

BREAKING NEWS, Legenda Sepak Bola Argentina Diego Maradona Meninggal Dunia

Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari legenda sepak bola Diego Maradona. Mantan bintang timnas Argentina itu dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB...

Bamsoet Kukuhkan Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menaruh harapan besar kehadiran Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) akan semakin melengkapi berbagai entitas kelembagaan pers yang...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...