Massa AGK-Ya Bentrok dengan Polisi

TERNATE,Beritamalut.co-Selain kericuhan di dalam ruang rapat pleno, bentrokan pun terjadi diluar kantor KPU Maluku Utara saat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara di tingkat provinsi pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara tahun 2018 yang diselenggarakan KPU Provinsi Malut, Sabtu (7/7/2018).

Massa pendukung cagub cawagub Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali (AGK-Ya) bentrok dengan aparat kepolisian.

Selain membakar ban, ratusan massa aksi melempari aparat keamanan dengan batu maupun pecahan botol. Polisi pun membalasnya dengan tembakan gas air mata serta air dari mobil water canon.

Massa aksi beberapa kali mencoba menerobos barikade polisi untuk masuk ke halaman kantor KPU Malut, tempat berlangungnya rapat pleno, namun itu dihalangi aparat hingga akhirnya bentrok.

Rafli, salah satu orator dalam orasinya menyayangkan sikap penyelenggaraan pemilu baik itu KPU Malut maupun Baswaslu hingga Panwas di Kabupaten Pulau Taliabu dan Kabupaten Sula.

Sekian banyak pelanggaran katanya di hari H pencoblosan sudah dilaporkan pada Panwas kabupaten Taliabu maupun Sula namun tidak pernah di proses.

“Kita semua tahu bahwa di UU Pemilu Nomor 10 PKPU juga mengatur bahwa ada satu orang yang mencoblos lebih dari satu kali itu harus melakukan pemilihan ulang,” kata Rafli.

“Sementara di Taliabu itu terjadi surat suara sisa KPPS mencoblos habis kepada paslon AHM-Rivai dan surat suara AGK-Ya dirusak, dan Ini kan sebuah pelanggaran pemilu dan kejahatan demokrasi yang dilakukan,” katanya lagi.

Selain itu kata dia, pencoblosan di Kabupaten Taliabu para pemilih dapat mencoblos hanya dengan membawa Kartu Keluarga (KK).

“Sangat kita sayangkan, coba bayangkan dari 35 ribu yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang mencoblos itu tembus diangka 95 persen atau 30 ribu sekian. Ini sangat diragukan karena kondisi ini sangat jauh berbeda dengan Sembilan kabupaten dan kota lainnya di Maluku Utara,” ujarnya.

Mereka pun berharap kepada Bawaslu dan Panwas agar bersikap seadil adilnya sesuai dengan mekanisme penyelenggaraan pemilu yang diatur dalam UU maupun PKPU.

Menanggapi itu, Ketua Bawaslu Maluku Utara, Muksin Amrin mengatakan penanganan pelanggaran melalui dua pintu, yaitu laporan dan adanya temuan.

Namun sejauh ini katanya diproses adalah temuan pengawas di tingkat bawah.

“Kemarin memang ada tim masukan laporan tapi sudah jadi temuan kami dan kami sudah proses. Ada beberapa pelanggaran di Sula diproses,” kata Muksin.

Sementara terkait adanya keberatan terhadap beberapa TPS di Kabupaten Sula, sejauh ini katanya Bawaslu belum mendapatkan laporan secara resmi terhadap paslon yang dimaksud.

“Kalau ada laporan maka Bawaslu akan proses dengan mekanisme, apakah ini masuk pidana, administrasi atau etika. Kalau kami dilaporkan maka kami akan proses,” kata Muksin lagi. (lia)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Jelang Hari H, Tim Paslon MAJU Fokus Kumpulkan Ribuan Tim Pemenangan

TERNATE, Beritamalut.co - Menjelang hari H pencoblosan, Tim dari Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, Merlisa Marsaoli dan Juhdi Taslim mantapkan...

Kisah Seorang Ibu yang “Seumur” dengan Anaknya

Jakarta - Beberapa pasangan suami istri akan melakukan berbagai cara demi memiliki momongan. Termasuk pasangan dari Amerika Serikat, Tina dan Benjamin Gibson. Di negara asal...

12 Kesalahan Perawatan Kulit yang Malah Mendatangkan Masalah

Jakarta - Setiap orang tentu ingin kulitnya menjadi lebih halus dan tampak lebih muda tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Sebenarnya hal ini mudah didapatkan. Caranya...

KPK Tangkap Pejabat Kemensos, Ini Daftar OTT KPK Selama 2020

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (4/12/2020). OTT tersebut menangkap pejabat Kementerian Sosial ( Kemensos) bagian...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...