FGD BPCB Bersama Stakeholder Bahas Rencana Pemugaran Benteng Orange

TERNATE,Beritamalut.co-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate serta Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Maluku Utara bersama Pemerintah Kota Ternate gelar diskusi kelompok focus group discussion (FGD) terhadap perencanaan pemugaran benteng orange, di ball room Batik Hotel Ternate, Kamis (02/08/2018).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh kepala staf ahli wali Kota Ternate Bidang Pemanfaatan Hukum dan Politik Arifin Umasangadji.

Dalam kegiatan turut hadir tim pakar balai pelestarian cagar budaya nasional, dinas PUPR Malut, tim peneliti serta beberapa stakeholder komunitas yang ada di Ternate.

Ketua KNPI Kota Ternate, Sahroni Ahirto mengatakan, KNPI hanya memfasilitasi terhadap pemantik beberapa titik cagar budaya untuk diarahkan sebagai potensi wisata di Kota Ternate.

“Untuk merencanakan sebuah aspek destinasi wisata akan dilaksanakan mulai dari bawah, Namun hingga kini pemerintah pun mengambil jalan sendiri, BPCB pun serupa dan beberapa balai juga sedemikian,” ujarnya.

Adapun perencanaan pemugaran dengan maksud pemantik untuk beberapa titik cagar budaya lebih diarahkan kepada potensi wisata Kota Ternate, sehingga untuk merencanakan sejarah menjadi sebuah destinasi pariwisata itu harus mulai dari bawah.

Sementara, Kepala BPCB Malut Muhamad Husni mengatakan, bahwa tujuan diskusi ini, bagaimana memberi informasi kepada masyarakat bahwa di dalam pelastarian cagar budaya itu sendiri, dan pelastarian ini ada bagian-bagianya seperti pemugaran, nah inilah yang harus disampaikan pada masyarakat bahwa ini memiliki nilai sejarah yang harus dipertahankan dan dinilai destinasinya.

“Kedepan tidak hanya kegiatan ini saja. Mungkin kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan pelestarian juga supaya tidak lagi tanggung jawab penuh pemerintah, tapi juga masyarakat ikut menjaga dan melestarikan,” katanya.

“Semoga di tahun depan juga seperti ini, karena masih banyak lagi seperti yang ada di pulau moti, mare, makian, kasiruta, dan sampai ke obi, karena itu kan satu gugusan. Dan masih banyak lagi, ini kita lakukan secara bertahap paling tidiak 2-3 benteng dalam setahun. Karena pemugaran yang ada di bastiong ini, sudah melalui kajian-kajian secara detail mulai dari study kelayakan dan studi tekhnisnya sampai pada ekspasinya kita sudah lakukan disitu,” tambahnya.

Diharapkan perencanaan pemugaraan ini bukan hanya benteng orange, tapi ini juga bisa dimanfaatkan untuk rumah walace yang saat ini tidak terurus.

“Untuk itu dinas pendidikan dan kebudayaan, kami akan bersama-sama membicarakan pemanfaatan kebudayaan walase, sebagai rumah geosains di Ternate. Dan nanti akan ada pembicaraan konfirmasi dengan pihak pendidikan, ditambah dengan balai bahasa profinsi malut. Itu sudah ada di rencana kerja, dan muda-mudahan itu menjadi langkah selanjutnya”

“Saat ini kami sedang menunggu SK kementrian terkait penetapan cagar budaya nasional benteng orange, semoga sebelum Desember nanti itu sudah muncul,” tutupnya. (jl)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pimpinan DPR Kutuk Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyatakan bahwa Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat atau The United Liberation Movement for West Papua...

Piramida Mesir Ternoda Gara-gara Pose Nakal Model Seksi

Saqqara - Piramida Djoser di Saqqara, Mesir harus ternoda. Pelakunya, seorang model seksi yang berpose nakal di depan situs bersejarah nan sakral itu. Mesir kembali...

Sekretaris Bawaslu: Integritas Penyelenggara Jaminan Kesuksesan Pilkada 2020

TERNATE - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dapat sukes dan memiliki kualitas, salah satu kunci adalah integrtias penyelenggaran yang...

Pramugari Korban PHK Jualan Elpiji untuk Sambung Hidup, Curhatnya Viral di Medsos

MANILA – Seorang mantan pramugari asal Filipina, Maurice Maureen Avila, banting setir jadi penjual elpiji karena dipecat. Avila mencurahkan isi hatinya di sebuah unggahan di...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...