Buruh di PHK, Kantor Toyota di Ternate Didemo

TERNATE,Beritamalut.co-Massa aksi yang mengatasnamakan Komite Solidaritas Perjuangan Buruh-Federasi Serikat Buruh Demokratik Kerakyatan Maluku Utara (KSPB-FSEDAR Malut) Ternate menggelar aksi unjukrasa di Kantor Cabang Toyota Ternate, Minggu (09/09/2018)

Dalam aksinya, mereka pertanyakan buruh PT. Nanbu Plastic Indonesia yang dikenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak oleh Pemasok Tier 2 Toyota.

Koordinator Lapangan (Korlap), Fandi Pomsa mengatakan, perusahaan Toyota asal Jepang oleh pemasok Tier 2 Toyota, PT. Nanbu telah menolak mengangkat empat buruh menjadi karyawan tetap. Parahnya lagi, mereka justru di PHK sepihak.

Menurut mereka, berdasarkan hasil kesepakatan pada tanggal 22 November 2017, PT. Nanbu telah menyatakan kesediaan melakukan pengangkatan dan itu sesuai dengan peraturan Nomor: 565/3069/DISNAKER pada tanggal 25 Mei 2018, yang pada pokoknya menyatakan bahwa buruh seharusnya menjadi karyawan tetap.

“Bukannya mewujudkan janjinya sendiri dan mengikuti aturan daril Dinas Ketenagakerajaan (Disnaker), tapi malah PT.Nanbu mem PHK buruh dan menggugat mereka dengan menuntut buruh membayar uang perkara,” ujarnya.

PT. Nanbu Plastik Indonesia katanya adalah bagian dari Produksi Mobil Toyota, sehingga sudah seharusnya Toyota ikut bertanggung jawab atas hal ini sesuai dengan kode of conduct Toyota dimana 2018 ini laba bersih Toyota Indonesia mengalami peningkatan 58 persen menjadi sebesar 94,9 miliar rupiah.

“Di mobil-mobil itu ada keringat kaum buruh, bahkan darah buruh korban kecelakaan kerja, yang mengucur dari daging yang terkoyak oleh mesin. Tapi ternyata korban di buang begitu saja (PHK) seperti sampah,” katanya.

Selain itu katanya, buruh dari beberapa perusahaan seperti buruh Gudang Family Mart yang bekerja di PT Fajar Mitra Indah (PT FMI) juga mengalami nasib yang sama.

Menurutnya, hukum ketenagakerjaan yang ada selalu dilanggar, yang dalam banyak kasus dibiarkan oleh lembaga terkait, seperti dalam kasus pengawasan PT. Nanbu Plastik Indonesia yang dilakukan oleh Monang Sihotang, pegawai pengawas Ketenagakerjaan Jawa Barat yang malah memenangkan pengusaha.

“Mau tidak mau kita harus melakukan protes-protes di jalanan agar kita di dengar dan hak-hak buruh buruh diberikan,” tuturnya.

Selain itu, Rudi Pravda dalam orasinya juga mendesak agar hak normatif buruh dikembalikan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kami menuntut agar hak-hak buruh segera dipulihkan baik itu buruh subkontraktor Toyota-Nanbu, maupun buruh-buruh yang ada di perusahaan lainnya. Demi keadilan yang sesuai dengan konstitusi bangsa kita yang menyatakan bahwa segala penjajahan diatas dunia harus di hapuskan,” tutupnya. (jl)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Basarnas Imbau Nelayan Tidak Melaut di Tengah Cuaca Ekstrim

TERNATE, Beritamalut.co - Kepala Badan Pencarian Nasional (Basarnas) kota Ternate Muhamad Arafah, menghimbau masyarakat atau nelayan untuk dapat menunda melakukan aktifitas di laut, di...

Sultan Tidore dan Gubernur Siap Perjuangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus

TIDORE, Beritamalut.co - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperlihatkan keseriusannya untuk mengembangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus. Hal tersebut setelah Gubernur Maluku Utara Kh, Abdul...

Setelah TMII, 2 Aset Milik Keluarga Soeharto Juga Dikelola Pemerintah

Jakarta - Masih ingat dengan Gedung Granadi dan aset Megamendung milik keluarga Soeharto yang disita negara pada 2018 atas kasus Yayasan Supersemar? Keduanya akan dikelola oleh...

Channel YouTube Gen Halilintar Hilang, Atta Halilintar Ingatkan YouTuber Lain

JAKARTA - Channel YouTube milik keluarga Gen Halilintar dan Thariq Halilintar mendadak hilang karena ulah hacker. Pelakunya juga telah menghapus semua konten yang ada di...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...