KPU dan Bawaslu Halbar Dituding Bersekongkol Loloskan Caleg Golkar

JAILOLO,Beritamalut.co-Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dinilai bersekongkol saat pleno penetapan Daftar Calon Legislatif Tetap (DCT) partai Golongan Karya.

Pleno yang digelar, Kamis (21/9/2018) itu mendapat sorotan dari sejumlah partai politik bahkan nyaris konflik karena sejumlah celeg ngamuk atas langkah KPU yang dinilai terang-terang menabrak aturan saat berlangsungnya pleno.

Meski banyak sorotan parpol atas tindakan penyelenggara itu namun tidak mengurangi semangat KPU mengesahkan DCT partai Golkar Dapil I pada pukul 01.00 WIT, Jumat (22/9/2018) dini hari tanpa berkas milik tiga orang caleg perempuan.

Caleg partai golkar dari Dapil I Kabupaten Halmahera Barat disahkan oleh KPU pada pleno DCT sebanyak tujuh orang itu,  ternyata empat diantaranya termasuk tiga perempuan tidak ada berkas pencalonan namun tetap disahkan oleh KPU dan didukung oleh Bawaslu yang hadir hadir pleno.

Tiga orang caleg perempuan yang dimasukan dalam daftar caleg yang disahkan pada pleno dapil I diantaranya Berta lotto, Melcy S Tarang, Ariyanti Naser, dan satu orang caleg laki-laki atas nama Mahdi Albar.

Berta Lotto, Melcy S Tarang dan Ariyanti Naser, pada wartawan Jumat (21/9/2018 ) usai pleno KPU pada wartawan mengaku tidak satupun berkas mereka diberikan pada KPU maupun partai golkar pasca putusan Bawaslu RI memenangkan kepengurusan partai Golkar versi Samad Hi Moid.

“Torang tidak pernah ada berkas yang dikasih ke Samad maupun KPU. Kok bisa lolos kan aneh,” ucap ketiga perempuan tersebut.

Hal serupa disampaikan Mahdi Albar, bahwa dirinya tidak pernah menandatangani formulir B1 sebagai caleg yang diajukan Samad Hi Moid. Dengan itu, jika namanya lolos dalam DCT maka terang-terangan KPU tidak lagi sehat sebagai penyelenggara.

“Saya tidak pernah tandatangan formulir B1 untuk Samad Hi Moid kok bisa jadi lolos sebagai DCT kan aneh. Karena, pada prinsipnya jika bukan Ahmad Zakir Mando yang jadi ketua DPD I partai Golkar maka saya tidak lagi mencalonkan diri sebagai anggota DPR Halbar 2019,” katanya.

Pengakuan caleg tersebut telah diduga oleh sejumlah partai politik saat pleno berlangsung.

Dengan itu sejumlah caleg meminta berkas milik tiga orang perempuan partai Golkar dibuka untuk umum di ruang pleno agar membuktikan kebenaran KPU menerapkan asas jujur, adil, dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara.

Namun, permintaan itu ditolak dan disarankan untuk digugat dalam tahapan sesuai isyarat PKPU 20 jika ada pihak parpol yang merasa dirugikan.

“Cukup banyak caleg partai yang digugurkan pada pleno DCT ini karena satu saja berkas tidak lengkap. Kok partai Golkar dapil satu yang terang-terang baru urus berkas dua hari saat penetapan DCT dan bahkan sebahagian tidak ada berkas sama sekali kok diloloskan. Kami tidak terima persoalan ini karena langkah KPU sudah tidak benar,” kats ketua DPD I partai Gerindra Halbar Adlan Badi saat pleno DCT.

Hal yang sama disampaikan ketua PPP Kabupaten Halbar Azhari Ali saat pleno bahwa ketiga perempuan tersebut tidak ada berkas di KPU dan Parpol.

Namun, dimunculkan KPU pada pleno DCT agar keputusan diakhiri dengan tidak gugurnya partai golkar dapil I untuk menyelamatkan tiga orang calon laki-laki karena sudah bekerja sama sejak awal meloloskan kepengurusan partai golkar versi Samad Hi Moid.

“Langkah KPU itu telah diketahui publik dan sudah tidak asing lagi. Dengan itu, jika saran untuk dibuka berkas milik ketiga perempuan partai golkar tidak bisa dilakukan maka KPU secara terang-terangan melanggar aturan karena meloloskan caleg tanpa berkas,” katanya.

Sorotan yang sama datang dari ketua partai Berkarya Alex retrubun, bahwa persoalan partai golkar yang diistimewakan saat pleno sangat disesali.

Karena, KPU dengan sengaja menabrak aturan karena membuka ruang kompromi bagi caleg yang tidak lengkap berkas dan menggurkan caleg partai lain hanya karena surat pengunduran diri dari anggota BPD tidak ada tandatangan persetujuan dari bupati.

Sidang pleno yang dipimpin oleh ketua KPU Abjan Raja, dan dimpingi Irwan H Kadir, dan ketiga anggota lain tersebut dinilai sah demi hukum oleh KPI. Karena KPU mengaku caleg partai golkar dapil I milik ketiga perempuan tersebut lengkap berkas yang dimasukan Parpol Golkar kepengurusan Samad. Pihaknya siap menunggu gugatan jika ada yang tidak merasa puas dengan yang telah diputuskan.

“Kami tidak berani buka berkas mereka jika Bawaslu tidak ijinkan,” kata Irwan anggota KPU saat pleno.

Sementara Bawaslu yang hadir pada pleno DCT sebayak dua orang yakni Muhammadun dan Ongki dikesempatan pleno tersebut mengaku apa yang disampaikan dan diragukan oleh partai politik lain atas keputusan KPU silahkan mengajukan gugatan pasca pleno. Karena, PKPU memberi isyarat waktu selama tiga hari bagi yang merasa dirugikan dalam keputusan tersebut.

“Kami tidak bisa menyuruh untuk dibuka berkas milik ketiga perumpuan tersebut saat pleno. Karena, tidak etis hanya partai golkar yang berkasnya dibuka. Dengan itu, persoalan yang disoalkan nanti diberi ruang untuk dilakukan gugatan,” kata Muhammadun. (Lan)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pertamina Sehati Lakukan Pendampingan Program PMTP pada Bayi Kurang Gizi di Jambula

TERNATE, Beritamalut.co - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua bekerjasama dengan Filantra melaksanakan tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan terutama dalam bidang...

Rapat dengan TNI AU, Warga di Morotai Selatan Minta Hentikan Pemasangan Patok

DARUBA, Beritamalut.co - Lanud Leowattimena Pulau Morotai lakukan rapat bersama Camat Morotai Selatan, DPRD, Polres, dan tokoh masyarakat dalam rangka membahas pemasangan patok lahan...

Bendera Bintang Kejora Dibakar di Jayapura

JAYAPURA - Sejumlah tokoh pejuang pembebasan Irian Barat (Papua) menolak gerakan Papua Merdeka yang dilakukan KNPB dan warga Papua di luar negeri. Secara simbolis...

Fakta-fakta Terbaru Soal Mayat WNI Wanita Dalam Koper di Mekah

Jakarta - Aparat Kerajaan Arab Saudi menahan dua warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat memasukkan jenazah seorang perempuan warga Indonesia lainnya ke dalam...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...