Ayo ke Dhuafa Center, Proses e-KTP Paling Cepat 15 Menit

TERNATE,Beritamalut.co-Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri bekerjasama dengan sejumlah daerah membuka pelayanan perekaman KTP elektronik di Dhuafa Center Ternate.

Ini dilakukan Kemendagri sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah-daerah yang tingkat perekaman KTP nya masih rendah.

“Tim yang dibentuk itu namanya tim Gotong Royong, disana (Dhuafa Center) ada dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, tim Capil dari Kota Malang dan Cilegon serta dari Capil Kota Ternate,” kata Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ternate, Hilman Silawane, Rabu (23/01/2019).

Tim di Dhuafa Center katanya akan bekerja disana sampai dengan 2 Februari 2019.

“Yang di Duafa Center itu statis, kemudian empat hari ke depan ada yang mobile, mulai dari Kecamatan Ternate Tengah, Utara dan Selatan. Jadi masing-masing kecamatan selama empat hari,” ujarnya.

Untuk perekaman KTP hingga pencetakan, dibutuhkan waktu paling cepat 15 menit jika semua berjalan lancar terutama persoalan jaringan, dan paling lama diperkirakan selama 1 jam.

“Yang melakukan perekaman disana untuk seluruh masyarakat Indonesia bisa, persyaratannya hanya membawa fotocopy KK, baik dalam bentuk copian maupun file yang ada di handphone, dan itu gratis,” kata Hilman lagi.

Hilam menambahkan, ada lima provinsi di Indonesia termasuk salah satunya Maluku Utara yang menjadi perhatian pemerintah pusat. Itu karena perekaman masih dibawah 85 persen.

Di Maluku Utara sendiri masih ada empat kabupaten yang perekamannya dibawah 85 persen yaitu Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula dan Kabupaten Halmahera Timur.

“Sementara Kota Ternate, kalau data pusat capaian kita sudah diatas 85 persen. Sementara data kami sendiri itu sudah 90,40 persen,” kata Hilman.

“Hanya saja kan Ternate dianggap pintu masuk makanya fokusnya tim gotong royong dipusatkan di Ternate dengan harapan menjaring penduduk diluar Ternate yang sementara berada di Ternate,” kata Hilman lagi.

Terkait dengan blokir data KTP, Hilman menjelaskan bahwa itu terjadi bagi mereka yang belum melakukan perekaman per 31 Desember 2018. Penonaktifan KTP itu hanya berlaku bagi wajib KTP berusia diatas 23 tahun.

Untuk Ternate sendiri ada sekitar 11 ribu yang KTP nya dinonaktifkan.

“Di Ternate, dari 14 ribu belum rekam, ada 11 ribu diantaranya yang diblokir, sementara sisanya wajib KTP pemula yang berusia 17-23 tahun,” jelasnya.

Untuk membuka penonaktifan itu, yang bersangkutan dapat langsung ke Kantor Capil untuk dilakukan perekaman.

“Karena yang diblokir instansi yang digunakan pengguna, misalnya saat urus SIM, ketika masukan datanya ternyata diblokir, begitu pun misal ada urusan di kantor agama, KTP nya dinonaktifan tapi itu hanya disitu sementara data di Kantor Capil itu tidak, jadi begitu orang tersebut melakukan perekaman kembali, maka otomatis penonaktifannya terbuka,” ujarnya. (mn)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

17 Ribu Lidah Mertua Diekspor ke Singapura hingga Amerika

Cilacap - Badan Karantina Kementerian Pertanian mencatat peningkatan ekspor sansevieria. Tahun lalu, ekspor tanaman yang dikenal dengan nama lain lidah mertua tersebut meningkat 14 persen dibandingkan 2019 lalu. Sedangkan Januari-Februari...

Sri Mulyani Resmi Gratiskan Pajak Mobil Baru Mulai Maret 2021

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi menggratiskan pajak mobil baru lewat penerbitan aturan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mobil. Diskon pajak akan diberikan hingga akhir 2021 mendatang. Aturan...

Drawing Babak 16 Besar Liga Europa: MU Vs AC Milan

Nyon - Drawing babak 16 besar Liga Europa 2020/21 telah selesai dirampungkan. Sebuah big match tersaji usai Manchester United terundi dengan AC Milan. Undian tersebut dilangsungkan di markas UEFA, di Nyon, pada...

Polisi Buru Pemotor Ditendang Paspampres di Ring 1 Istana

Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tengah mencari para pengendara motor gede (moge) yang menerobos area ring 1 di sekitar Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat,...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...