Carut Marut Masalah Sampah, Mulai Armada Hingga Kesadaran Masyarakat

TERNATE,Beritamalut.co – Penanganan sampah di Kota Ternate belum sepenuhnya tertangani dengan baik. Di beberapa titik, sampah plastik maupun rumah tangga masih berserakan.

Masalah ini menurut Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Ternate dipicu masih kurangnya kesadaran masyarakat hingga minimnya armada pengangkutan.

Kabid Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Ternate, Yus Karim diruang kerjanya Rabu (24/01/2019 mengatakan, untuk jenis sampah yang lebih mendominasi yaitu jenis sampah basah, kemudian sampah rumah tangga.

Armada yang disediakan untuk beroperasi katanya totalnya 30 unit termasuk mobil damkar, 17 diantaranya melayani kelurahan, 2 armada posko yang mengontrol dibagian selatan dan utara, ditambah 4 armada lainnya seperti L300 dan 4 damkar.

Kecamatan Ternate Selatan misalnya yang diketahui terdapat 17 kelurahan namun yang dapat terlayani hanya dengan 4 armada, begitu juga dengan Kecamatan Tengah dan Utara.

Dia juga menyesalkan adanya bantuan kaisar kurang lebih 12 unit, yang sengaja diberikan ke pihak kecamatan, untuk dibagi ke tiap-tiap kelurahan.

Bantuan itu berjalan tidak efektif, sehingga ada beberapa kelurahan yang ditarik kembali dan dipindahkan ke kelurahan lain, agar bantuan kaisar tersebut bisa difungsikan.

“Terus nanti di tahun ini, kita terima bantuan kaisar, dan L300 sama damkar semuanya 5 buah. Sebenarnya kita disini masih kurang armada,” ucapnya.

Belum lagi katanya, persoalan sampah ini ditambah dengan kesadaran masyarakat yang masih kurang.

“Misal ketika baru selesai pengangkutan, tidak lama sudah ada sampah baru lagi. Masyarakat rupanya tidak tertib dengan waktu pembuangan, padahal saya sudah sosialisasi lewat kelurahan, masjid, bahkan media massa, bahwa batas pembuangan sampah itu jam 6 pagi dan sore. Tapi kenyataanya begitu diangkat, sudah ada lagi sampah baru,” tuturnya.

Ditanya Tempat Pembuangan Sementara (TPS), Yus mengatakan bahwa pembangunanya harus koordinasi dengan pihak kelurahan, kemudian lurah ke RT, setelah itu barulah ditentukan lokasi pembangunannya.

Yus menegaskan pembuatan TPS, bukan dari masyarakat tapi anggaranya berasal dari APBD dan itu bisa sampai Rp 15-18 juta untuk 1 bak.

“Sehingga saya pernah buat keluarkan statement kalau sampai ada yang buat TPS tanpa kordinasi, maka saya akan menyuruh pihak kepolisian untuk mengamankan karena ini adalah aset negara,” katanya.

“Dan itu saya sudah kordinasi sama Kapolres. Jika ditemukan maka ditangkap saja, sementara untuk ukuran bak sampah sendiri, ada yang berukuran 2×2 meter dan 2×4 meter itu gambaran dan arahanya harus menyesuaikan dari PU jadi bukan semau kita untuk buat TPS, dan itu hasil kajian,” tambahnya. (jl)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Madam Rama, Niat Pergi Umrah Malah Bertemu Jodoh di Tanah Suci

Jakarta - Niat awal pergi ke tanah suci adalah untuk ibadah umrah, namun nasib membawanya pada jalan hidup yang berbeda. Ialah kisah cinta yang...

Hujan Es Sebesar Kelereng Terjadi di Sleman

Sleman - Hujan es dilaporkan terjadi di wilayah Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, sore ini. Peristiwa hujan es itu bersamaan dengan kejadian hujan lebat disertai angin kencang. Kabid...

Inggris Siapkan Dana untuk Penawaran Tuan Rumah Piala Dunia 2030

LONDON - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dalam cuitannya mengatakan menyambut gembira Pemerintah Inggris yang menyiapkan dana 2,8 juta poundsterling atau sekitar Rp 55,72...

Siapa yang Awalnya ‘Dorong’ Jokowi Buka Keran Investasi Miras?

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menutup keran investasi minuman beralkohol atau minuman keras (miras) setelah menuai polemik. Lantas, siapa yang awalnya mengusulkan agar...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...