Ini Tanggapan Menteri Ketenagakerjaan Soal TKA di Malut

TERNATE,Beritamalut.co – Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri melakukan kunjungan kerja di Ternate, Maluku Utara, Jum’at (1/2/2019) tadi.

Dalam kunjungannya itu, Hanif dan rombongan  didampingi Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba menyempatkan diri melihat langsung Balai Latihan Kerja (BLK) Ternate.

Hanif mengatakan, sejauh ini Tenaga Kerja Asing (TKA) di wilayah Indonesia masih sangat aman dan terkendali baik dalam prosedur orang asing masuk bekerja maupun dari sisi jumlahnya.

“Jika memang ada pelanggaran, kami pemerintah tidak akan pernah membiarkan, kita selalu melakukan penindakan tegas, jadi misalnya  ada pelanggaran ada yang menyalahgunaakan visa atau menyalahgunakan ijin, maka pada prinsipnya pemerintah melakukan tindakan secara tegas,” kata Hanif Dhakiri saat dikonfirmasi di area BLK Ternate, Jum’at (1/2/2019).

Untuk daerah Maluku Utara katanya, ada laporan bahwa TKA banyak yang masuk menggunakan visa kunjungan, namun itu menurut Hanif tidak benar sebab prosedur masuknya TKA sangat ketat. Namun jika terjadi demikian kata Hanif segera melaporkannya.

“Untuk TKA yang ingin bekerja di Indonesia harus memenuhi prosedurnya, dari persyaratan ijin tinggal, Ijin kerja, harus bayar pajak 1 dolar per bulan per orang, mereka harus ada syarat pendidikan. Jadi banyak syarat, jadi proses prosesur masuknya TKA sangat ketat,” ujarnya.

Selain itu, untuk maksimalkan pekerja tenaga lokal di daerah maka peran pemerintah provinsi, kabupaten dan kota harus ada.

Menurutnya, jika sejauh ini BLK tidak menyediakan pelatihan kompetensi skill atau keahlian terkait dengan alat berat yang dibutuhkan perusahaan yang beroperasi di Malut. Maka seharusnya daerah lebih kreatif dengan menggunakan APBD untuk melaksanakan pelatihan.

“Jangan pelatihan saja harus menunggu pemerintah pusat, kalau didukung kerja sama oleh daerah saya kira semakin lebih baik. Kalau di daerah punya kekurangan soal jurusan alat berat, artinya pemerintah daerah harus ambil kebijakan, harus diusulkan ke pusat bahwa daerah punya kekurangan ini, kita bisa lakukan hal tersebut,” tuturnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat akan mempersiapkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan daerah sesuai kemampuan, namun dua hal lain yang diharapkan adalah kontribusi pemda provinsi maupun kabupaten kota dan ketiga kontribusi dari perusahaannya.

“Artinya perusahaan yang beroperasi di daerah jangan hanya menikmati begitu saja, seharusnya industri kerja sama dengan pemda untuk melatih warga lokal agar punya skil dan tidak punya skil tertentu agar direkrut  supaya hasilnya baik, persoalan ini akan kami akan mendorong perusahaan untuk berpartisipasi, di Permen juga ada,” tandasnya. (As)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Penjelasan Akademisi Perikanan Terkait Pembuangan Limbah Tailing ke Laut

TERNATE, Beritamalut.co - Rencana pembuangan limbah tailing di Perairan Pulau Obi mendapat sorotan dari akademisi Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun Ternate, Dr. Nurhalis Wahiddin. Nurhalis...

Pemkot Diminta Utamakan Bayar TPP Dibanding Utang ke Pihak Ketiga

TERNATE, Beritamalut.co - DPRD Kota Ternate meminta pemerintah kota agar sementara ini menunda pembayaran multi years dan lebih mengutamakan pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Ketua...

Moeldoko ke SBY: Saya Diam, Jangan Menekan-nekan

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menjawab pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal upaya kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat...

Mitos atau Fakta: Cabut Uban Buat Uban Lebih Banyak

Jakarta - Kesal rasanya begitu melihat ada uban muncul di antara rambut hitam Anda. Rasanya ingin mencabut uban agar rambut tetap hitam sempurna dan terlihat lebih...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...