PN Ternate Launching Lima Aplikasi, Nikmati Semua Kemudahannya

TERNATE,Beritamalut.co – Pengadilan Negeri (PN) Ternate launcing dan sosialisasi lima aplikasi berbasis elektronik atau digital di ruang sidang Sultan Babullah Kantor PN Ternate, Senin (18/3/2019).

Kelima aplikasi tersebut yaitu indeks kepuasan masyarakat (IKM), aplikasi indeks persepsi korupsi (IPK), aplikasi panggilan sidang (PS), aplikasi antrian (AP) dan aplikasi ekort (AE).

Ketua PN Ternate, Muhammad Pandji Santoso mengatakan, aplikasi ini merupakan wujud atau pelaksanaan dari instruksi dalam peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 3 Tahun 2018, dimana semua badan pengadilan dibawah Mahkamah Agung termasuk PN Ternate agar mengunakan teknologi informasi dalam pelayanan dan pengguna aplikasi bagi peningkatan pelayanan.

“Jadi di dalam perma agar bisa meningkatkan pelayanan berbasis teknologi elektronik maupun digital. Dengan tujuan agar bisa meningkatkan pelayanan pada masyarakat, bisa juga membangun tingkat kualitas pelayanan bisa terukur yang tadinya secara manual namun sekarang sudah bisa melalui Hp android masing-masing, sehingga dapat diakses di luar pengadilan tanpa harus datang di kantor,” ujarnya.

Dengan aplikasi ini kata Pandji, bisa mengukur tingkat korupsi di Pengadilan Negeri, dimana aplikasi ini bisa menyodorkan pertanyaan dari masyarakat sebanyak 10 pertanyaan, karena aplikasi ini digalakan dengan bebas pungli, penyuapan, gratifikasi, apalagi korupsi karena sedang menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi serta melayani.

“Aplikasi Ekort untuk bisa memudahkan masyarakat mengajukan gugatan secara elektronik tanpa harus datang ke pengadilan, efeknya dengan biaya yang murah dan tidak mempersulit masyarakat untuk melakukan pengurusan karena semua akan di kirim melalui emailnya baik dari panggilan maupun berkasnya,” kata M. Pandji.

“Aplikasi ini juga bisa memangkas biaya perkara yang selama ini masyarakat taunya kalau perkara di pengadilan biayanya besar namun sudah ada standar biaya tapi dengan adanya ekort ini akan lebih murah lagi,” katanya lagi.

Dirinya juga menambahkan, dengan aplikasi ini keunggulanya lebih cepat prosesnya memangkas waktu dan pengawasanya lebih terdeteksi sehingga bisa mengetahui satu hari berapa banyak masyarakat yang dilayani dan masyarakat bisa memuaskan atau tidak terhadap pelayananya.

“Ada juga satu aplikasi Sistem Manejemen Anti Penguapan (SMAP) yang sudah di jalankan dan diresmikan pada 18 Februari Tahun 2019 dengan begitu tiap bulan terus di lakukan inovasi-inovasi yang di buat,” ujarnya.

“Semoga hadirnya aplikasi ini agar masyarakat bisa melakukan pengurusan lebih efektif, efesien dan tingkat pungli akan lebih rendah karena masyarakat bisa di awasi oleh masyarakat sendiri dengan artian semua pelayanan secara terbuka tidak tertutup agar bisa tingkatkan prafaransi profesionalisme dan akuntabilitas semuanya bisa di pertanggung jawabkan,” kata Pandji lagi. (As/PN)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Penjelasan Akademisi Perikanan Terkait Pembuangan Limbah Tailing ke Laut

TERNATE, Beritamalut.co - Rencana pembuangan limbah tailing di Perairan Pulau Obi mendapat sorotan dari akademisi Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun Ternate, Dr. Nurhalis Wahiddin. Nurhalis...

Pemkot Diminta Utamakan Bayar TPP Dibanding Utang ke Pihak Ketiga

TERNATE, Beritamalut.co - DPRD Kota Ternate meminta pemerintah kota agar sementara ini menunda pembayaran multi years dan lebih mengutamakan pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Ketua...

Moeldoko ke SBY: Saya Diam, Jangan Menekan-nekan

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menjawab pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal upaya kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat...

Mitos atau Fakta: Cabut Uban Buat Uban Lebih Banyak

Jakarta - Kesal rasanya begitu melihat ada uban muncul di antara rambut hitam Anda. Rasanya ingin mencabut uban agar rambut tetap hitam sempurna dan terlihat lebih...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...