Lima Infrastruktur di Morotai Pakai Multi Years, Total Anggaran Rp 129 Miliar

MOROTAI,Beritamalut.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai akhirnya mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi perda multy years dalam sidang paripurna yang berlangsung di rumah rapat DPRD Kecamatan Morotai Selatan, Jumat (12/04/2019).

Persetujuan itu berdasarkan keputusan DPRD Kabupaten Pulau Morotai Nomor 01 / KPTD / DPRD -PM/2019 tentang persetujuan pengesahan rancangan peraturan daerah tentang kegitan pembangunan tahun Jamak/ Multy Years Kabupaten Pulau Morotai.

Sidang paripurna terbuka dipimpin langsung ketua DPRD Fahri Haerudi dan dua wakil ketua Richard Samatara dan Rasmin Fabanyo serta dihadiri forkopimda diantaranya mewakili Danlanal Kapten Laut (T) Dwi Agung S,
mewakili Danlanud Mayor Suhardin, Kejari Kepulauan Morotai Supardi, Sekda M. Asep Kharie, serta pimpinan SKPD.

Ketua DPRD Fahri Haerudin mengatakan, DPRD patut memberikan apresiasi pada pemda dalam hal ini bupati Benny Laos dalam mengupayakan kemajuan pemerintah dan pelayanan publik.

“Pengesahan Berbagai produk hukum daerah hak inisiatif pemda, termasuk ranperda yang disahkan pada hari ini menjadi perda,” katanya.

Sementara Bupati Benny Laos dalam sambutanya mengatakan, keberhasilan pembangunan daerah stangate ditentukan pada beberapa faktor antara lain potensi daerah, kapasitas wewenang daerah, birokrasi, pertumbuhan investasi, kapasitas masyarakat dan konduktifitas keamanan dan ketertiban serta teknologi.

Kondisi Pulau Morotai katanya perlu ditingkatkan dari segi aksebilitas dalam meningkatkan pelayanan.

Namun hal itu belum dapat dilakukan secara maksimal dalam mendukung kebutuhan pangan, mendorong sektor produksi dan membangun SDM yang berkualitas.

Salah satu penyebabnya adalah terbatasnya alokasi anggaran untuk melaksanakan kegiatan pembangunan dan infrastruktur.

“Dalam rangka palaksanaan anggaran dibutuhkan kepastian hukum. Oleh karena itu, ranperda yang bakal disahkan ini menjadi produk hukum dalam pembangunan melalui perda Multy Years. Sebagai pedoman pembangunan Perda Multy Years mulai berlaku tahun anggaran 2019 sampai dengan 2022 dengan total anggaran sebesar Rp. 129 miliar,” kata bupati.

Adapun perda multy Years yang termuat didalamnya adalah

  1. Pembangunan masjid raya dan islamic center dengan total anggaran sebesar Rp. 58 miliar dilaksanakan mulai tahun 2019 ini,
  2. Pembangunan Gedung oikumene dengan total anggaran sebesar Rp. 13 miliar.
  3. Pembangunan gedung kampus Unipas sebesar Rp. 25 miliar serta
  4. Pembangunan gedung bumdes sebesar Rp. 33 miliar

Dalam pandangan akhir fraksi, menariknya tiga fraksi menyetujui dan satu fraksi menolak ranperda multy years untuk disahkan.

Fraksi yang menyetujui diantaranya Fraksi Golongan Karya, Fraksi Keadilan Sejahtera, Fraksi Demokrasi perjuangan, fraksi Kebangkitan Nasional. Sedangkan fraksi pembangunan amanat demokrasi yang tergabung didalamnya Partai Demokrat, Partai PAN dan Partai PPP.

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Rencana Duel Mike Tyson vs Holyfield Makin Ruwet

Jakarta - Rencana duel Mike Tyson vs Evander Holyfield makin membingungkan seiring rumor duel Holyfield lawan Kevin McBride pada Juni mendatang. Dalam laporan Sports Illustrated,...

Pakai Garam Ini agar Tanaman Cabai Sehat dan Rajin Berbuah

JAKARTA - Anda yang menanam cabai di rumah tentu ingin agar tanaman cabai rajin berbuah dan tumbuh dengan sehat. Oleh sebab itu, Anda harus...

Plaza Gamalama Modern Tinggal Menunggu Pembayaran dari Rekanan untuk Input Listrik

TERNATE, Beritamalut.co - Pelaksanaan pekerjaan fisik di plaza Gamalama Modern sudah selesai 100 persen, dan sisa menginput listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) kota...

Satgas Bakal Perketat Pengawasan di Titik-titik Penjualan Takjil Buka Puasa

TERNATE, Beritamalut.co - Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanganan dan pencegahan Covid-19 kota Ternate akan perketat pengawasan pada titik yang diijinkan berjualan takjil sepanjang bulan...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...