Begini Penjelasan Kapolda Terkait Persoalan Anggota di Halsel

TERNATE, Beritamalut.co – Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Drs. Suroto menegaskan bahwa peristiwa aksi protes yang dilakukan anggota di Mapolres Halmahera Selatan pada Senin (29/4/2019) pagi tadi, karena miskomunikasi antara pimpinan dan bawahan.

Persoalan itu kata kapolda ditengarai karena anggaran pengamanan pemilu presiden dan wakil presiden (Pilpres) serta legislatif 17 April kemarin.

Antara anggaran pengamanan dengan waktu pelaksanaan tidak sinkron di lapangan seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Ini karena molornya waktu penghitungan suara terutama di tingkat Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) yang tadinya diperkirakan selesai hanya dalam waktu tiga atau empat hari, namun ternyata lebih dari itu.

Kapolda menjelaskan, penghitungan di tingkat TPS kemarin dilaksanakan pada 18 hingga 19 April, padahal anggota itu berangkat mulai tanggal 14 April bersamaan dengan pengawalan kotak suara.

“Jadi anggota yang pengamanan TPS itu sekaligus melakukan pengawalan kotak suara di kabupaten, PPK Kecamatan sampai di tingkat TPS, yang dilanjutkan dengan pengamanan pemungutan hingga penghitungan suara,” kata kapolda kepada wartawan, Senin (29/04/2019).

“Dalam pengamanan pemilu ini, kami juga melibatkan BKO dari Polda dengan anggota yang sama yakni 171 ribu per-anggota per-hari namun ada penambahan 100 ribu karena pangamanan luar, mungkin di lapangan mereka saling cerita, jadi timbul sedikit gesekan,” kata kapolda lagi.

Untuk anggaran pengamanan tingkat polres kata kapolda, per anggota mendapatkan Rp 171.000 dengan rincian uang saku Rp 53.000 ribu, uang makan Rp 97.000, jasa angkut Rp 12.000, kesehatan Rp 9.000, dengan total 171 ribu yang terhitung dibayar untuk per harinya.

“Dalam anggaran itu kan sudah ditentukan harinya untuk berapa lama, misalnya untuk proses penghitungan itu tiga atau empat hari, namun itu dalam pelaksanaannya ternyata molor,” kata kapolda.

Meski begitu Kapolda berjanji akan menyelesaikan permasalahan tersebut dan jika dari hasil investigasi ada anggota yang belum menerima haknya yang sesuai, maka segera diselesaikan.

“Namanya hak orang tidak bisa diambil, hak mereka tetap akan diberikan dan peristiwa yang telanjur terjadi ini adalah miskomunikasi karena selesai apel mereka tidak menanyakan secara jelas, dan yang diterima tidak sesuai dengan waktu yang mereka melakukan pengamanan,” ujar kapolda.

Atas persoalan ini, Wakapolda Malut didampingi Dirkrimsus, Karoops dan Kabid Propam langsung bergegas menuju Halsel untuk melakukan investigasi.

“Namanya Hak anggota harus diberikan, karena mereka sudah bekerja dengan susah payah melakukan pengamanan,” tegas Kapolda. (As)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Lima Warga yang Tenggelam dengan Longboat Ditemukan dalam Keadaan Selamat

TERNATE, Beritamalut.co - Lima warga dengan longboat yang dilaporkan tenggelam antara perairan Pulau Gala dan Pulau Tobalai, Kabupaten Halmahera Selatan ditemukan dalam keadaan selamat,...

Jenis Kurma Termahal Sepanjang Sejarah dan Harganya

Jakarta - Kurma merupakan buah yang identik dengan bulan Ramadhan. Pasalnya, buah yang rasanya legit ini kerap disajikan selama bulan puasa. Kurma yang dikonsumsi orang...

Hasil Real Madrid Vs Barcelona – Messi Mandul, Barca Kalah di El Clasico

KOMPAS.com - Real Madrid memetik poin penuh seusai memenangi duel el clasico melawan Barcelona dalam lanjutan Liga Spanyol 2020-2021. Laga Real Madrid Vs Barcelona yang...

Longboat Bermuatan 5 Orang Dilaporkan Tenggelam antara Pulau Gala dan Tobalai

TERNATE, Beritamalut.co - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap 5 nelayan yang tenggelam di perairan Pulau Gala dan Pulau Tobalai, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...