Viral, Oknum Aparat Desa di Morotai Aniaya Pasangan Selingkuh Hingga Berdarah

DARUBA,Beritamalut.co – Video dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum aparat pemerintah desa Bere Bere Kecil, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai terhadap terduga pasangan selingkuh viral di media sosial.

Dalam video itu, pemukulan terhadap korban MU dan NP diduga dilakukan sekdes inisial BS, kemudian stafnya YK serta dua lainnya dari Linmas WG dan DD.

Keduanya dituduh berzinah pada Senin 13 Mei 2019. Atas tuduhan itu keduanya ditampar, dipukul dengan kursi bahkan dicambuk menggunakan tali pinggang seperti terlihat dalam video.

Tindakan main hakim sendiri yang dipertontonkan pemerintahan desa terhadap warganya itu sangat disayangkan, sejumlah masyarakat karena seakan negeri ini tidak ada hukum yang berlaku.

“Ini negara hukum, pemerintah desa seharusnya menjadi pengayom masyarakat dan menyelesaikan masalah dengan peraturan hukum yang ada bukan main hakim sendiri dengan cara memukul warganya dengan cara-cara yang tidak berprikemanusiaan, sampai babak belur dan berdarah darah,” ungkap salah satu warga desa bere bere kecil yang tidak ingin namanya di publis, Selasa (11/05/2019).

Sekertaris DPC Lembaga Investigasi Negara Kabupaten Pulau Morotai, Abdul pun mengecam tindakan sekdes dan stafnya karena dianggap melanggar hukum.

“tindakan Sekdes dan stafnya telah masuk pada tindakan kriminal murni karena telah menganiaya warganya dengan benda keras, selain itu tindakan mereka telah menciderai marwah pemerintah daerah, seakan akan tindakan mereka di legitimasi oleh krateker kepala desa, dan pemerintah daerah,” katanya.

Untuk itu Abdul meminta Bupati Pulau Morotai Benny Laos, segera memberhentikan krateker kepala desa dari jabatan kadesnya agar diberi pembinaan, karena telah melakukan pembiaran sehingga terjadi kasus penganiayaan ini.

Selain itu sekdes bersama perangkatnya segera di tindak sesuai aturan ASN dan dimintai pertanggungjawabannya di mata hukum atas perbuatan mereka.

“Seharusnya pelaku selingkuh ini dilapor ke polisi agar diproses sesuai hukum, bukan dibawa ke kantor desa dan dianiaya secara bersama sama. Bila bupati tidak segera mengambil langkah tegas terhadap pemdes bere bere kecil, maka dugaan kuat pemerintahan ini zolim terhadap rakyatnya menjadi nyata,” tegasnya.

Menanggapi itu, Sekertaris Desa Benhamka Sulasi, saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan bahwa hukuman yang ia dan stafnya lakukan terhadap kedua pasangan selingkuh sesuai hasil kesepakatan bersama di desa.

“Kami mengambil tindakan itu karena hasil kesepakatan pemerintah desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat di desa,” kata Benhamka.

Benhakam bahkan menyatakan tidak pernah merasa takut dengan tindakan mereka karena dianggap sesuai hasil kesepakatan di desa.

“Kami tidak takut karena kami tidak melakukan korupsi, tindakan yang kami lakukan terhadap pasangan selingkuh di desa kami adalah bagian dari antraksi pemerintah desa,” ucapnya.

Caretaker Kades Bere Bere Kecil yang juga Kadis PU Kabupaten Pulau Morotai, Abdul Rajak membantah pernyataan Sekdes. Menurutnya tidak ada kesepakatan itu, dan tindakan yang dilakukan sekdes dan stafnya pelanggaran hukum dan itu tidak bisa dilakukan seorang aparat pemerintah terhadap rakyatnya.

“Pemdes harus menjadi pengayom bagi masyarakat, saya juga kaget melihat vidionya, sehingga saya akan panggil mereka minta pertanggungjawabannya, karena saya tidak pernah perintah seperti itu,” kata Abdul, Selesai (21/05/2019).

Sementara juru bicara pemerintah daerah Pulau Morotai, Arafik A Rahman diruang kerjanya mengatakan, pihaknya sangat menyesali tindakan sekertaris desa bere bere kecil dengan stafnya dalam menyelesaikan masalah di desa dengan menghalalkan segala cara.

Apa yang dilakukan sekdes dan stafnya telah mencoreng nama baik pemerintah daerah, karena mereka sebagai perpanjangan tangan pemkab di desa dan saat mereka melakukan penganiayaan menggunakan seragam ASN hal ini tidak dibenarkan.

Sebelumnya pasangan selingkuh ini masing masing telah memiliki pasangan yang sah dan tertangkap di rumah warga kemudian di boyong ke kantor desa untuk di pukuli oleh pemdes secara bergantian. (ade)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pelaku Curanmor yang Selama Ini Resahkan Warga Talibu Diciduk Polisi

BOBONG, Beritamalut.co - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang marak terjadi di Bobong, ibukota kabupaten Pulau Taliabu berhasil diamankan pihak Kepolisian Sektor Taliabu Barat,...

Puluhan Anak di Panti Rumah Sejahtera Halut Terancam Kelaparan Hingga Putus Sekolah

TOBELO, Beritamalut.co - Puluhan anak di panti Rumah Sejahtera di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terancam kelaparan dan putus sekolah. Hal itu karena sudah selama...

Jadwal Semifinal Piala Menpora – 2 Leg Persija Vs PSM, Persib Vs PSS

Jakarta - Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 telah mencapai babak semifinal. Keempat tim terbaik telah ditentukan seusai melalui babak penyisihan grup hingga memenangi partai perempat...

Ini Dia Stiker Ramadhan yang Bisa Dipakai di Facebook, Instagram dan WhatsApp

Jakarta - Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, Facebook, Instagram, dan WhatsApp kompak merilis koleksi stiker edisi khusus Ramadhan di Indonesia. Deretan stiker ini sudah...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...