Jaenuddin: DOB Sofifi adalah Sebuah Keharusan

TIDORE,Beritamalut.co-Wacana Daerah Otonomi Baru (DOB) Sofifi belakangan ini sering diperdebatkan, bahkan Wakil Gubernur M Al Yasin sendiri berharap kepada Presiden Joko Widodo bisa mencabut Moratorium DOB Sofifi, karena menurut Al Yasin Ali Ibukota Provinsi membawahi sebuah kecamatan.

Tak hanya Wakil Gubernur Maluku Utara yang melihat persoalan tersebut beberapa kelompok aktivis Mahasiswa seperti Geram Oba dan Kompas juga menginginkan hal yang sama agar Sofifi dijadikan kota baru, Namun hal itu terkendala dengan Moratorium dan Maklumat ke Menteri Dalam Negeri sebagaimana yang disampaikan Wakil Walikota Tidore kepada media ini beberapa waktu lalu di Kantor Walikota.

Menanggapi itu, salah satu Politisi Partai Hanura Provinsi Maluku Utara, Jainudin Saleh mengatakan, DOB sofifi adalah sebuah keharusan, negara memberikan ruang kepada daerah untuk mengusulkan ke pemerintah pusat.

“Artinya wacana DOB adalah hal biasa dalam kehidupan kenegaraan kita. Sekarang kita bicra tentang DOB Sofifi, bagi saya itu adalah aspirasi rakyat yang perlu ditindaklanjuti, memang wacana DOB Sofifi ini awalnya mendapat penolakan keras dari Kesultanan Tidore, dimana pada saat itu keluar Maklumat Sultan yang menolak pemekaran DOB Sofifi, sehingga saat itu wacana DOB Sofifi menjadi sangat sensitif,” kata Jainudin melalui rilisnya, Selasa (28/05/2019).

Digo sapaan akrab Jainudin Saleh mengatakan, kajian-kajian tentang DOB Sofifi pernah dilakukan oleh Perguruan Tinggi ternama yang hasilnya bahwa DOB layak untuk dimekarkan.

”Menurut hemat saya sangat sederhana dan tidak susah- susah amat, mengapa demikian, karena pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov dan Pemkot memiliki otoritas penuh untuk merespon dinamika ini secara elegan, karena memiliki otoritas maka pemerintah bisa memakai instrumen-instrumen terbaik dalam rangka mendorong percepatan DOB Sofifi,” jelasnya.

Untuk itu dirinya menyarankan kepada Pemprov Malut dan Pemda Tikep agar dapat merespon dinamika DOB Sofifi ini dengan mengambil langkah-langkah kongkrit diantaranya, yaitu mengajak semua stakeholder terkait dengan perjuangan DOB Sofifi untuk duduk sama-sama menyatukan visi tentang perjuangan DOB sofifi.

Kemudian segera dibentuk tim bersama percepatan perjuangan DOB Sofifi, yang tentu dan pasti melibatkan semua komponen baik Pemprov Malut, Pemkot Tikep, Kesultanan Tidore, Perguruan Tinggi dan stakeholder   sehingga proses perjuangan DOB Sofifi bisa berjalan secara matang, cermat dan cerdas, serta lebih komprehensif.

Dia menambahkan bahwa hal ini penting dilakukan agar wacana DOB Sofifi tidak menjadi bola liar yang diplintir oleh para elit-elit lokal, apalagi sampai membuat kegaduhan di hadapan rakyat sendiri.

Terlepas dari belum dicabutnya moratorium oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dalam hal ini pemkot dan pemprov berkewajiban merespon aspirasi masyarakat ini.

“Kita juga berharap agar semua bergerak dalm koridor koridor kita bernegara, sehingga hasil dari perjuangan bersama ini adalah menciptakan kesejahteraan sosial dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” katanya lagi. (As)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Basarnas Imbau Nelayan Tidak Melaut di Tengah Cuaca Ekstrim

TERNATE, Beritamalut.co - Kepala Badan Pencarian Nasional (Basarnas) kota Ternate Muhamad Arafah, menghimbau masyarakat atau nelayan untuk dapat menunda melakukan aktifitas di laut, di...

Sultan Tidore dan Gubernur Siap Perjuangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus

TIDORE, Beritamalut.co - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperlihatkan keseriusannya untuk mengembangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus. Hal tersebut setelah Gubernur Maluku Utara Kh, Abdul...

Setelah TMII, 2 Aset Milik Keluarga Soeharto Juga Dikelola Pemerintah

Jakarta - Masih ingat dengan Gedung Granadi dan aset Megamendung milik keluarga Soeharto yang disita negara pada 2018 atas kasus Yayasan Supersemar? Keduanya akan dikelola oleh...

Channel YouTube Gen Halilintar Hilang, Atta Halilintar Ingatkan YouTuber Lain

JAKARTA - Channel YouTube milik keluarga Gen Halilintar dan Thariq Halilintar mendadak hilang karena ulah hacker. Pelakunya juga telah menghapus semua konten yang ada di...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...