Disperindag Kenakan Sewa Rp 40 Juta Bagi Pedagang di Area Parkir Pasar

TERNATE,Beritamalut.co – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate memberikan ijin kepada pedagang usaha ikan bakar yang berjualan di area parkir dengan beban biaya kontrak pertahun sebesar Rp 38 hingga 40 Juta.

Kepala Bidang Pendataan dan Penagihan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Arjuna Ibrahim mengatakan, biaya kontrak yang dibebankan ke pedagang usaha ikan bakar di pasar berdasarkan aturan dan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah bahwa setiap lahan yang digunakan maka akan dikenakan sewa.

Berdasarkan UU tersebut diturunkan ke Peraturan Daerah (Perda) dengan hitungan melalui Perda maka mereka harus bayar kontrak selama mereka berjualan di area tersebut namun dengan catatan mereka beraktivitas mulai pukul 17.00 Wit hingga pukul 05.00 Wit, dengan persyaratan mereka harus lakukan pembersihan.

“Jadi siang tempat parkir dan malam jadi tempat usaha, dengan retribusi yang dikenakan sesuai dengan aturan yang berlaku di pasar, dasar tersebut lah yang menjadi dasar perindag memberikan ijin,” kata Arjuna saat dikonfrimasi Jum’at (16/8/2019).

Untuk kontrak lahan kata Arjuna, sesuai ukuran lahan dari 6 hingga 12 meter sehingga mereka dikenakan sesuai perda dengan hitungan retribusi dalam satu tahun itu dikenakan puluhan juta dan ini bervariasi.

“Kontrak lahan puluhan juta itu sudah terhitung dengan retribusi tambahan yang lain. Jadi kalau ada oknum yang melakukan penagihan retribusi dengan membawa nama dari perindag maka itu bukan kami,” ujarnya.

Untuk area parkir yang diberi ijin pihak Perindag Ternate yaitu depan pasar Higienis dan disamping Gerbang Terminal Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah.

Ia menambahkan, kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Ternate disayangkan, karena area mereka sendiri saja tidak bisa dikelola. Misalnya, di area Jati Land Mall Ternate, padahal mereka memiliki dasar UU ada.

“Untuk menambah PAD di area Dishub Ternate, sebenarnya banyak misalnya di tepi jalan pun bisa mereka kelola parkir namun mereka tidak bisa, ini kan patut ditanyakan,” tandasnya.

“Sebenarnya banyak ruko di aea pasar banyak yang kosong namun pedagang tidak mau berjualan di area tersebut dan tidak mungkin usaha ikan bakar berjualan di ruko. Mereka harus ditempatkan di tempat keramaian,” katanya lagi. (As)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Usai Dilantik, Pjs Bupati Halbar Langsung Ingatkan ASN Jaga Netralitas

JAILOLO, Beritamalut.co - Gubernur Provinsi Maluku Utara, KH.Abdul Gani Kasuba, melantik M.Rizal Ismail sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Halmahera Barat, Sabtu (26/9/2020). Setelah dilantik...

Aksi Setahun Tewasnya Randy-Yusuf, Massa Mahasiswa Dibubarkan Helikopter

KENDARI - Massa mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggeruduk Mapolda Sultra tepat setahun tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO)...

Punya 9 Gelar Juara Dunia, Kenapa Rossi Mau Gabung Tim Satelit MotoGP?

JAKARTA - Valentino Rossi masih menjadi pebalap paling sukses di ajang MotoGP sampai kini, statusnya malah legenda. Di usianya yang sudah 41 tahun, kenapa...

Pengakuan Nenek 60 Tahun Mengaku Sanggup Berhubungan Seks 28 Kali Sehari

JAKARTA - Seorang nenek asal Thailand bernama Leena Jung menjadi sorotan warganet karena kisah percintaannya. Ia mengaku sudah menikah dengan 14 orang pria muda...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...