Sejumlah Siswa SMA Konsumsi Lem Eha Bond, Dua Diantaranya Sekarat

MOROTAI,Beritamalut.co-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pulau Morotai, Senin (19/08/2019) siang tadi melakukan penertiban kebersihan dan penertiban pedagang kaki lima.

Namun dalam penertiban itu, Satpol turut menemukan sejumlah siswa sekolah menengah atas (SMA) sekitar 20 orang siswa sedang mengkonsumsi lem jenis Eha Bond.

Kasat Satpol PP kabupaten Pulau Morotai, Junaidi Suamole mengatakan, sejumlah siswa ini ditemukan di sekitar belakang sekolah SMA aliyah.

“Selain penertiban pedagang, kita turun pantau ke tempat-tempat di mana anak sekolah berkeliaran di jam belajar mengajar sedang berlangsung makanya kita temukan mereka katanya,” kata Kasatpol.

Kebiasaan mengkonsumsi Lem Eha Bond katanya sudah sering terjadi sehingga sudah menjadi persoalan di kabupaten Pulau Morotai untuk itu perlu menjadi perhatian serta kerja sama semua pihak terutama pihak sekolah, masyarakat, maupun orang tua.

Untuk bahan lem jenis Eha Bond katanya sejauh ini pihak Satpol PP sedang pelajari dari mana asal bahan lem ini berada dan diperoleh karena ada ketentuan kalau yang beli lem di toko itu harus orang tua kalau anak-anak tidak akan diberikan.

“Karena Informasi yang kami dapat atau terima bahan ini di bawa dari Tobelo untuk dijual ke kalangan anak-anak remaja sehingga kami masih dalam tahap menelusuri,” kata kasatpol.

Sedangkan untuk proses penangananya kata Junaidi, mereka akan bekerjasama dengan pihak BNN dan bila kedapatan ada yang sekarat maka akan direkomendasikan untuk dibawa langsung ke rumah sakit.

“Dan saat razia tadi kedapatan 2 orang yang dibawa ke rumah sakit karena sekarat diantaranya berinisial (RS)  dan (AK) sementara yang lainnya akan dihubungi orang tuanya untuk proses rehabilitasi melalui BNN,” kata Junaidi.

“Akibat lem ini juga akan berbias pada kenakalan remaja sehingga muncul perkelahian antara siswa dan lain sebagainya termasuk pelecehan karena, tadi yang ditemukan itu sekitar 2 orang tidak sadarkan diri agar ini dapat diselamatkan maka perlu direhabilitasi oleh pihak BNN,” katanya lagi.

Selama sebulan terakhir ini katanya sudah yang ketiga kali menemukan siswa yang mengkonsumsi lem Eha Bond diluar jam sekolah.

Apabila kedapatan ada indikasi oknum yang sengaja menjual lem jenis Eha Bond ini ke siswa maka akan ditindak secara hukum karena ini merusak generasi kita akan datang.

Dia berharap ada kerjasama semua pihak karena merekalah generasi Morotai ke depan.

“Kami sudah menghubungi pihak sekolah dan selanjutnya akan didata kembali dan akan dihubungi oleh seksi penindakan sebab dengan itu akan ketahuan teman-teman mereka siapa yang sering menggunakan,” ujar Junaidi. (jr)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pelaku Curanmor yang Selama Ini Resahkan Warga Talibu Diciduk Polisi

BOBONG, Beritamalut.co - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang marak terjadi di Bobong, ibukota kabupaten Pulau Taliabu berhasil diamankan pihak Kepolisian Sektor Taliabu Barat,...

Puluhan Anak di Panti Rumah Sejahtera Halut Terancam Kelaparan Hingga Putus Sekolah

TOBELO, Beritamalut.co - Puluhan anak di panti Rumah Sejahtera di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terancam kelaparan dan putus sekolah. Hal itu karena sudah selama...

Jadwal Semifinal Piala Menpora – 2 Leg Persija Vs PSM, Persib Vs PSS

Jakarta - Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 telah mencapai babak semifinal. Keempat tim terbaik telah ditentukan seusai melalui babak penyisihan grup hingga memenangi partai perempat...

Ini Dia Stiker Ramadhan yang Bisa Dipakai di Facebook, Instagram dan WhatsApp

Jakarta - Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, Facebook, Instagram, dan WhatsApp kompak merilis koleksi stiker edisi khusus Ramadhan di Indonesia. Deretan stiker ini sudah...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...