Bupati Halsel Diminta Copot Sabrun dari Jabatannya Sebagai Kades Pelita

LABUHA,Beritamalut.co-Puluhan massa dari Front Pembela Rakyat Desa Pelita (FPRDP) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kalesang Anak Negeri (Kane) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara (Malut) menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Bupati Halsel, Kamis (29/8/2019).

Dalam aksinya, massa menyoroti penggunaan Dana Desa (DD) Pelita, Kecamatan Mandioli yang menurut mereka tidak transparan dalam pengelolaannya.

“Masyarakat saat ini hidup dalam keresahan akibat dari tidak transparansinya pengelolaan anggaran dana desa oleh Kades Pelita, Sabrun Usman. Maka menurut kami adalah penjajahan baru apabila hal ini kita biarkan terus terjadi maka Desa Pelita akan tenggelam dalam keresahan dan kegelisahan dan hal ini bertantangan dengan visi dan misi Sabrun Usman sendiri bahwa dia akan memutuskan tali kemiskinan masyarakat,” kata Risal selaku Koordinator lapangan (Korlap).

“Kesejahteraan desa dengan adanya dana desa itu kini hanya sekedar wacana karena faktanya terjadi dugaan penyalahgunaan kewenangan atas Anggaran Desa Pelita tahun Anggaran 2017-2018,” katanya lagi.

Sementara itu Ketua BPD, Yunus Tokan menjelaskan, tunjungan BPD yang di potong adalah sebesar 6 persen di tahun anggaran 2017 dan Sabrun Usman tidak membayar tunjangan BPD mulai Agustus 2018 hingga Februari 2019.

Lanjut Yunus Tokan, saat ini yang terjadi, Kades dan Bendahara Desa adalah kakak beradik. Dimana Kaur Pembangunan itu keluarga Kades, Kaur Pemerintahan juga keluarga Kades, sementara Kaur Umum juga pamannya Kades. Bahkan lebih anehnya lagi pendamping desa adalah istri kades sendiri.

“Ini sudah bertentangan dengan peraturan UU Desa, bahkan ada juga masyarakat yang mengutarakan tidak bisa tahu soal dana desa. Maka dari itu kami dengan tegas menuntut keadilan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel agar Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba mencopt Kades Pelita dari jabatannya,” katanya.

Dia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Daerah (DPMD) supaya memanggil Kades Pelita untuk membuat pertanggungjawaban terkait pemotongan tunjungan BPD, serta membayarkannya kepada yang berhak menerimanya.

Jika tidak, maka atas nama masyarakat bersama BPD meminta kepada pihak penegak hukum segera melakukan investigasi terkait dengan tiga orang masyarakat Desa Pelita yang sudah ditahan di Polsek Pulau Bacan karena ulah kepala desa.

“Kami atas nama masyarakat bersama BPD meminta kepada pihak intansi terkait untuk lebih jeli mengawal dana desa,” tegasnya. 9mk)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Ritual Adat Penggantian Air di Monumen Air Nusantara Jelang HUT RI Ke-75

TOBELO, Beritamalut.co - Tugu Air Nusantara, adalah simbol dari kumpulan air keramat/suci dari berbagai suku di Indonesia.  Diresmikan saat kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara...

Sebuah Dumtruck Terbalik Akibat Material Proyek di Jalur Payahe-Weda

WEDA, Beritamalut.co – Dumtruk warna putih dengan nomor polisi DB 8137 CK terbalik di lokasi proyek perbaikan jalan jalur lintas Payahe-Weda, Jum'at (7/8/2020) siang...

Coklit Tuntas, KPU Tikep Kini Rekap Data Pemilih

TIDORE, Beritamalut.co - Kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan 2020 telah selesai dilakukan...

Ini Enam Lokasi yang Biasa Dipakai Pelaku Jambret HP, Salah Satunya Jalan Belakang Tubo

TERNATE, Beritamalut.co - Spesialis jambret handpone (hp) bernama Sudarman alias Mawan (23) diciduk Tim Buser Polsek Ternate Selatan. Pria asal desa Ake Guraci, Kecamatan Oba...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...