Pesan Masyarakat Oba Bagi Anggota DPRD Tikep yang Baru Dilantik

TIDORE,Beritamalut.co – Pada Jumat 13 September 2019 lalu, anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan terpilih diambil sumpahnya.

Pasca dilantik, ada pesan dan amanah dari rakyat kepada mereka sebagai wakil rakyat di legislatif.

Pesan itu, salah satunya datang dari masyarakat Oba, Kota Tidore Kepulauan, Masdar Hi. Ahmad.

Masdar meminta kepada anggota DPRD Tikep yang baru, terutama bagi 10 orang dari dapil Oba agar betul-betul melaksanakan amanah rakyat, seperti janji mereka saat melakukan kampanye.

“Masyarakat Oba menunggu janji-janji manis yang diucapkan Anggota DPRD pada saat kampanye, janji yang penuh harapan yang diinginkan masyarakat,” kata seorang Aktivis yang mewakili masyarakat Oba, Masdar Hi. Ahmad kepada Beritamalut.co, Minggu (15/9/2019).

Anggota DPRD yang berasal dari Dapil II Oba yaitu:
1. Husain Ibrahim (PDIP)
2. Ahmad Ishak (PDIP)
3. Safrisal Lasidji (NasDem)
4. Naser Rabo (Golkar)
5. Fahrizal Amirudin Do Muhammad (PKS)
6. Abdul Kadir Hamzah (PAN)
7. Muhammad Hi. Fatah (PKB)
8. Adelan Hamir (Perindo)
9. Marwan Suwardi (PDIP)
10. Wahab Samad (Demokrat)

Kepada para senator tersebut, ia meminta agar tidak mengabaikan keinginan masyarakat soal perubahan. Tapi sebaliknya, rakyat lah yang paling utama untuk diperhatikan aspirasi mereka.

“Dipundakmu harapan masyarakat dititipkan, jangan hanya jadikan jabatan mulia ini sebagai pendapatan sehari-hari,” ujar Masdar.

Berkaca dari periode ke periode sebelumnya, daratan Oba dari Kayasa hingga Nuku katanya tidak ada perubahan signifikan yang terlihat secara kasat mata, karena itu ini menjadi tanggung jawab penuh bagi para legislator yang baru untuk adanya perubahan itu.

Menurutnya, ketertinggalan daratan Oba bukanlah hal baru, namun sudah bertahun-tahun Oba seperti rumah yang tak bertuan, perubahan tidak pernah tersentuh sedikit pun disana.

Masyarakat Oba katanya bukanlah wayang yang selalu dimainkan pada saat momentum politik, namun mereka punya niat memilih atas dasar perubahan.

Dia pun mencontohkan daratan Oba Selatan seperti daerah yang tidak ada penghuninya, pada hal masyarakat Oba selatan adalah bagian dari Wilayah Kota Tidore kepulauan.

“Ada apa dengan Oba Selatan sehingga ketertinggalan selalu saja menjadi keresahan masyarakat setempat, apakah kalian buta atau tuli sehingga tidak ada sentuhan sedikitpun,” tambahnya.

Hampir 20 tahun katanya, Oba Selatan tertatih-tatih dalam janji manis yang disampaikan, janji yang tak ada bukti, seakan akan Oba Selatan sebagai lahan politik untuk meraih suara yang banyak pada saat moment politik saja.

Karena itu masyarakat pun disana enggan berkomentar soal perubahan, sebab sama saja tak ada solusi maupun realisasi.

“Sudah seharusnya para legislator lebih jeli melihat kondisi Oba yang ada, sebab kalian adalah wakil rakyat, teriakan perubahan adalah wajib di sampaikan oleh para wakil rakyat, bukan hanya duduk, lihat dan diam,” katanya.

“Jikalaupun tidak ada kebijakan yang dilakukan para anggota DPRD Tikep, maka tuntutan DOB harus direalisasikan, agar supaya kesejahteraan dan pemerataan pembangunan itu terlihat jelas,” katanya lagi. (As)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Usai Dilantik, Pjs Bupati Halbar Langsung Ingatkan ASN Jaga Netralitas

JAILOLO, Beritamalut.co - Gubernur Provinsi Maluku Utara, KH.Abdul Gani Kasuba, melantik M.Rizal Ismail sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Halmahera Barat, Sabtu (26/9/2020). Setelah dilantik...

Aksi Setahun Tewasnya Randy-Yusuf, Massa Mahasiswa Dibubarkan Helikopter

KENDARI - Massa mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggeruduk Mapolda Sultra tepat setahun tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO)...

Punya 9 Gelar Juara Dunia, Kenapa Rossi Mau Gabung Tim Satelit MotoGP?

JAKARTA - Valentino Rossi masih menjadi pebalap paling sukses di ajang MotoGP sampai kini, statusnya malah legenda. Di usianya yang sudah 41 tahun, kenapa...

Pengakuan Nenek 60 Tahun Mengaku Sanggup Berhubungan Seks 28 Kali Sehari

JAKARTA - Seorang nenek asal Thailand bernama Leena Jung menjadi sorotan warganet karena kisah percintaannya. Ia mengaku sudah menikah dengan 14 orang pria muda...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...