Gubernur Diminta Batalkan Pergub Jika Tak Akomodir Oba dan Oba Selatan

TIDORE,Beritamalut.co – Peraturan Gubernur (Pergub) tentang batas pembangunan Sofifi yang dicanangkan oleh Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba (AGK) pada beberapa waktu lalu mengenai Daerah Otonomi Baru (DOB) Sofifi dinilai tidak mendasar dan kesannya tebang pilih.

Sebab yang diusulkan Pergub ini hanya mencangkup beberapa wilayah yang akan masuk batas wilayah pembangunan Sofifi, mulai dari Gita hingga empat desa di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dan Halmahera Utara (Halut).

Sementara keinginan masyarakat Oba dan Oba Selatan diabaikan.

“Perjuangan DOB Sofifi itu harusnya mencakup semua kecamatan yang ada di oba, baik itu Oba Utara, Oba Tengah, Oba dan Oba Seletan, namun lagi-lagi ini diabaikan oleh gubernur Maluku Utara,”kata Ketua DPK KNPI Kecamatan Oba Masdar Hi. Ahmad, saat dikonfirmasi di Warung Kopi Sofifi, Minggu (22/9/2019).

Terkait dengan hal tersebut, ia meminta kepada pemprov dalam hal ini gubernur tidak mengeluarkan pergub itu, sebab ini bertentangan dengan keinginan masyarakat di Oba maupun Oba Selatan.

Gubernur katanya harus melihat lebih jeli lagi soal DOB, jangan karena ada kepentingan politik sehingga dua kecamatan itu diabaikan begitu saja.

“Sebagai pemerintah sudah seharusnya membuat keputusan dengan melihat keinginan masyarakat, jangan asal membuat peraturan dan itu tidak memihak,” jelasnya.

“Pergub Ini juga yang diusulkan oleh pemerintah provinsi hanya sampai di Desa Gita dan ditambahkan dengan dua kecamatan yang ada di Kabupaten Halbar, ini menunjukan bahwa kita di wilayah Oba dan Oba Selatan hanya dijadikan sebagai anak tiri, dan selalu saja disampingkan,” ujar Masdar.

Padahal menurutnya, bersadasarkan asas administrasi dan wilayah Kota Sofifi, sudah sangat jelas bahwa empat kecamatan di daratan oba masuk dalam wilayah Sofifi.

“Ada apa sebenarnya, apakah kita di Oba tidak layak untuk bergabung dengan Sofifi, atau kah Oba dan Oba Selatan hanyalah sampah untuk selalu di buang kapan saja,” tuturnya.

Dia pun mengharapkan Pemkot Tidore menyikapi masalah ini, sebab pemkot punya tanggung jawab besar soal DOB Sofifi.

“Kami meminta kepada DPRD Tikep dan pemerintah Kota Tidore Kepualauan untuk melakukan pertemuan dengan pak gubernur untuk membatalkan pergub,” katanya.

“Jika ini tidak diindahkan oleh pemerintah baik itu provinsi maupun Pemerintah Tikep, maka kami DPK KNPI OBA akan mengajak seluruh eleman dan masyarakat yang ada di Oba dan Oba Selatan untuk kita lakukan tuntutan besar-besaran, bila perlu boikot lintas Oba dan Oba Selatan karana ini menyangkut dengan harga diri kita yang ada di Oba dan Oba Selatan,” katanya lagi. (As)

1 Comment

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Meski Kantor Dipalang, Kades Tawa Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Jalan

LABUHA, Beritamalut.co –  Meski kantor Desa Tawa, Kecamatan Kasiruta Timur, Kabupaten Halmahera Selatan masih dipalang, namun tak menyurutkan semangat kepala desa Bahtiar H. Hakim...

Kisah Dokter Tertua di Wuhan Kembali Kerja Usai Sembuh Corona

JAKARTA - Pakar pernapasan sekaligus dokter tertua di Wuhan, China, Zhang Hewu dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona dan berdinas kembali di sebuah rumah sakit...

Jadwal MotoGP Ceko Akhir Pekan Ini

JAKARTA - MotoGP 2020 lanjut lagi. Jadwal MotoGP Republik Ceko akhir pekan ini bisa dilihat di sini. Setelah seri MotoGP Andalusia, balapan kuda besi rehat...

Hobi Cek Ponsel Pasangan? Waspadai Hal Buruk Ini Bisa Terjadi

Mengecek ponsel pasangan memang kerap menimbulkan tanda tanya, bahkan kecurigaan. Tak cuma iseng, kadang kita ingin tahu informasi yang tersembunyi. Baik berupa pesan singkat atau...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...