Nasdem Ternate Terapkan Survei Kolektif Biaya Ditanggung Sendiri

TERNATE,Beritamalut.co – DPD Partai Nasdem Kota Ternate, menerapkan sistem survei kolektif yang biayanya di tanggung masing-masing peserta dalam penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota pada pemilihan serentak periode 2020-2025.

Besaran biaya survei tiap bakal calon walikota sebesar Rp 12 juta sementara untuk balon wakil sebesar Rp. 7 juta.

Sekretaris Tim Penjaringan Omar Kayam mengatakan, pembebanan biaya survei kepada bakal calon ini dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara seluruh bakal calon melalui LO yang daftar di Partai Nasdem.

Lebih jauh katanya, cara yang ditempuh ini tidak bertentangan dengan konstitusi Partai Nasdem.

‘’Kami sudah melakukan pertemuan dan berdasarkan pertemuan itu, teman-teman LO mewakili kandidat tersebut setuju untuk melakukan survei kolektif dengan biaya dibebankan kepada kandidat,’’ kata Omar disekretariat Partai Nasdem Kota Ternate, Senin (15/10/2019).

Dalam Peraturan Organisasi (PO) Partai Nasdem Nomor 005 menyebutkan syarat khusus yang berbentuk penilaian khusus, diantaranya popularitas, ketidaksukaan, aseptabilitas dan elektabilitas.

Keempat indikator ini hanya bisa diukur lewat survei.

Sementara itu, lembaga survei yang akan dipakai adalah lembaga Indikator-BURHAN MUHTADI. Dimana lembaga itu merupakan salah satu dari delapan lembaga survei yang direkomendasikan DPP Partai Nasdem.

‘’Kami bersepakat memakai satu lembaga survei dan melakukan survei kolektif, karena biaya bisa dijangkau, sementara kalau lembaga survei dipakai masing-masing kandidat tentunya biayanya akan sangat besar, mungkin berkisar diangka Rp 150-200 juta perorangnya,’’ ujarnya.

Survei kolektif selain murah katanya, juga mengendepankan transparansi hasil survei antara kandidat sehingga tidak menimbulkan kecurigaan masing-masing kandidat.

Sementara itu Ketua DPD Nasdem Kota Ternate, Nini Bopeng menambahkan, survey kolektif yang dilakukan oleh tim penjaringan Partai Nasdem merupakan kesepakatan dari semua kandidat melalui LO masing-masing.

Dan ini karena partai nasdem dalam penjaringannya sangat terbuka dan tidak ada tolak ukur lain selain survei dulu.

“Tidak ada perengkingan atau lain-lain, makanya semua sepakat ikut dalam survei,” tambah Nini.

Untuk besaran biaya yang dibayar tiap kandidat itu tertuang dalam kesepakatan alias MoU diatas materai.

Sementara survei katanya, akan dilaksanakan selama 15 hari dimulai 17 Oktober, dan tanggal 6 November hasilnya sudah harus diterima DPP Partai Nasdem.

Adapun bakal calon walikota yang mendaftarkan di Partai Nasdem sebanyak 15 orang, yakni, Dr. Saiful Ahmad, M.Si, Husni Bopeng, S.IP, M.si, H. Hasan Bay, H. M. Yamin Tawary, Abdullah Tahir, SH, Merlisa, SE, Dr. Sidik D. Siokona, M.Pd, Ismunandar Aim. Sjah, S.E M.H, Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si, Nuryadin Rachman, SH, Nurlaila Armayin, Dr. Rivai Umar, Iswan Hasjim, ST, MT, Drs. Abdurahman Lahabato, Ir. H. Iqbal Amin, Iqbal Djadid, Fachry K Sangadji, Ruslan Bian, Maskur Husain, SH, dan Mahdiani Muksin.

Sementara balon wakil yaitu sebanyak 5 orang, yakni Ir. H. Iriansyah Tadjudin, H. Djasman Abubakar, S.Ag, M. Asgar Saleh, Hasby Yusuf, dan Moezakir Dodaradaga SH. (As)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

30 Nama Bayi Laki-laki Islami dari Afganistan Beserta Artinya

JAKARTA - Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan orang tua saat memilih nama bayi. Tapi apapun pertimbangannya, pastikan nama bayi yang kita pilih memiliki...

Fadli Zon Usulkan Sumatera Barat Ganti Nama Jadi Provinsi Minangkabau

JAKARTA - Polemik mengenai diskursus 'semoga Sumbar jadi negara Pancasila' sepertinya belum selesai. Anggota DPR sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM), Fadli Zon, kini...

APMS Soroti Klaim Keberhasilan Slamet Selama Jabat Kepala Inspektorat Halsel

LABUHA, Beritamalut.co - Aliansi Pemuda Mahasiswa Saketa (APMS) menyoroti pernyataan sikap Kepala Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, Slamet AK, yang mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator APMS,...

Besok, KPU Kota Ternate Lakukan Pengundian Nomor Urut Paslon

TERNATE, Beritamalut.co - Kamis (24/9/2020) besok, KPU Kota Ternate jadwalkan penarikan nomor urut bagi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate di...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...