Polisi Ciduk Enam Warga Halsel Beserta 9 Botol Bom Ikan

TERNATE,Beritamalut.co – Enam nelayan asal Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diciduk polisi atas dugaan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak.

Mereka diantaranya, Lutfi Yusuf alias Dodi (30) warga asal Desa Amasing Kota Jalan Pasar Lama Kecamatan Bacan Tengah, Safrudin asal Desa Kubung Kecamatan Bacan Selatan, Ifan asal Desa Kampung Baru Kecamatan Batang.

Kemudian Haslim Hanafi Sangaji asal Kampung Baru Kecamatan Batang, Ahmad Nesi asal Kampung Baru Kecamatan Batang, serta Sarman La Ucu asal Kampung Baru Kecamatan Batang.

Kabid Humas Polda Malut AKBP Yudi Rumantoro mengatakan, penangkapan mereka berawal dari laporan masyarakat pada Rabu 23 Oktober 2019 yang menerangkan bahwa sekitar pukul 08.00 Wit melihat sebuah longboat melakukan pengeboman ikan di sekitar perairan Paramasan.

Selain itu, terdapat juga 3 longboat yang sering beraktivitas di sekitar wilayah Paramasan.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Kamis 24 Oktober 2019 Pukul 07.00 Wit Personel Dit Polairud Polda Maluku Utara Marnit Bacan dan Personel KP XXX-2003 melaksanakan patroli gabungan menuju TKP Tanjung Paramasan dan berhasil mengamankan enam terduga pelaku,” kata AKBP Yudi dalam keterangan persnya, Selasa (29/10/2019).

Dua pelaku pertama beserta longboatnya diamankan pukul 08.20 Wit di Perairan Tanjung Gorango, setelah melalui pengejaran petugas.

Kemudian pukul 09.25 Wit, kembali menangkap 1 unit longboat dengan 4 orang terduga pelaku bom ikan.

Dalam proses penangkapan itu, pelaku sempat membuang tas yang diduga bom ke laut. Namun akhirnya ditemukan setelah dilakukan penyelaman hingga kedalaman 10 meter.

Adapun seluruh barang bukti yang diamankan yaitu berupa perahu longboat 2 unit, mesin 40 PK 2 unit, 2 kompressor, bom ikan sebanyak 9 botol, coolbox Delta 6 unit serta ikan hasil tangkapan 150 kg.

“Enam terduga pelaku sudah kita lakukan penahanan,” ujarnya.

Keenam terduga pelaku dikenakan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dan UU RI Dahulu No. 8 Tahun 1948 dan Pasal 84 ayat (1) UU No. 31 tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diperbaharui dengan UU Nomor 45 Tahun 2009 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (As)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

13 Tersangka Kasus Narkoba, 4 Diantaranya Masih Mahasiswa, 2 Narapidana

TERNATE, Beritamalut.co - Sebanyak 13 orang pengedar dan pengguna Narkotika berhasil ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku Utara. Empat diantaranya masih berstatus mahasiswa. Direktur Resnarkoba Polda...

Bantu Teman Biaya Pengobatan Ayahnya, SMI Galang Dana

TERNATE, Beritmalut.co - Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Cabang Kota Ternate melakukan aksi galang dana kemanusiaan untuk ayah salah satu rekan mereka bernama Ariyanto U...

Temui Kejati, Dinas PUPR Malut Minta Pengawasan dan Pendampingan Hukum atas Tender Proyek

TERNATE, Beritamalut.co - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, Santrani Abusama, Rabu (05/07/20) siang tadi mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi...

Feri KMP Lompa Ternate-Halsel Sementara Dihentikan, Ini Penjelasan ASDP

TERNATE, Beritamalut.co - Feri KMP Lompa yang melayani rute penyebrangan khusus masyarakat Halmahera Selatan dengan tujuan Babang - Saketa, (PP) dan Babang Kayoa, Makian,...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...