Wabup Pulau Morotai Serahkan 300 Sertifikat Tanah Program PTSL

MOROTAI,Beritamalut.co – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Perwakilan bersama Pemda Pulau Morotai melakukan penyerahan sertifikat tanah secara simbolis kepada ratusan warga di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Selasa (03/12/2019).

Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma pada acara penyerahan tersebut menyampaikan bahwa konflik agraria terjadi dimana-mana. Para mafia pertanahan melancarkan praktik land grabbing, merampas tanah sesuka hati dengan dalih investasi/ pembangunan.

Oleh sebab itu katanya, pemerintah yang berkewajiban melindungi hak-hak warga negara, meski negara membutuhkan investasi untuk menopang ekonomi dalam negeri, pemerintah juga harus memastikan warganya terlindungi.

Kabupaten Pulau Morotai ini katanya adalah Pulau Kecil, meski ada yang menyebutnya empat kali lipat lebih luas dari Singapura Namun perlu disadari, bahwa dengan luasan yang ada, kita sudah mengurangi kawasan hutan dan kawasan konservasi.

“Kita belum menghitung kawasan yang sudah diploting untuk kawasan lain yang menjadi konsesi korporasi. Artinya, luas pemanfaatan tanah kita semakin sempit. Sehingga, kita semua dituntut untuk bijak memanfaatkan tata ruang,” katanya.

“Kami mengapresiasi langkah inovatif dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan
Nasional (BPN). Untuk percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ini bisa membantu menata sekaligus mengendalikan penguasaan lahan atau hak atas tanah,” katanya lagi.

Selaku pemerintah daerah katanya, juga perlu berterima kasih kepada Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Pulau Morotai Sebagaimana kerja keras Tim dibawah komando Kepala Perwakilan yang berhasil membukukan 5.500 sertifikat hak atas tanah pada tahun ini .

“Kami telah menerima laporan, bahwa pada tahun 2020 ada sekitar 2.500 Sertifikat diterbitkan dan ditargetkan
sebanyak 7.500 bidang tanah yang akan diukur. Ini kesempatan besar bagi masyarakat Morotai,” tambahnya.

Sementara Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) perwakilan Pulau Morotai Syamsuddin menyampaikan pembagian sertifikat tanah ini dilakukan secara simbolik sebanyak 300 sertifikat tanah.

Dari 5.500 sertifikat program PTSL tahun 2019 ini secara simbolik sebanyak 300 langsung diberikan ke masyarakat sebagai perwakilan dari masing-masing Desa sebanyak tujuh desa di Pulau Morotai.

Sementara yang sisanya akan dibagikan dari desa ke desa masing-masing dan saat ini tinggal menunggu arahan Bupati karena, saat ini Bupati masih berada di luar daerah.

“Kami ketika di lapangan dalam bekerja masi mengalami kekurangan hal ini karena keterbatasan SDM dan lainnya. Namun, dalam kekurangan ini menjadi tantang bagi kami untuk lebih maju. oleh karena itu butuh dukungan dari pemda dalam kelancaran pelaksanaan tugas kami,” terangnya.

Harapannya kedepan masyarakat senantiasa menyambut baik kegiatan yang di lakukan ini agar tugas kami dapat berjalan secara baik.

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Asrun Padoma, Asisten I Muchlis Baay, Asisten II Rina Ishak, Kapolres Pulau Morotai, AKBP Mikael P. Sitanggang, Kapen Laut (T) Surahman, Kepala Bank BNI Riswandi, dan seluru masyarakat penerima sertifikat. (mj)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Penjelasan Lengkap Kades Tawa Soal Demo Mahasiswa

LABUHA, Beritamalut.co - Desakan sejumlah Mahasiswa dan sebagian Desa Tawa Kecamatan Kasiruta Timur yang meminta Kepala Desa untuk mundur dari jabatannya, ditanggapi dingin Kepala...

13 Tersangka Kasus Narkoba, 4 Diantaranya Masih Mahasiswa, 2 Narapidana

TERNATE, Beritamalut.co - Sebanyak 13 orang pengedar dan pengguna Narkotika berhasil ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku Utara. Empat diantaranya masih berstatus mahasiswa. Direktur Resnarkoba Polda...

Bantu Teman Biaya Pengobatan Ayahnya, SMI Galang Dana

TERNATE, Beritmalut.co - Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Cabang Kota Ternate melakukan aksi galang dana kemanusiaan untuk ayah salah satu rekan mereka bernama Ariyanto U...

Temui Kejati, Dinas PUPR Malut Minta Pengawasan dan Pendampingan Hukum atas Tender Proyek

TERNATE, Beritamalut.co - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, Santrani Abusama, Rabu (05/07/20) siang tadi mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...