Beras Produksi Himalaya Halbar Mulai Merambah Pasar

JAILOLO, Beritamalut.co-Program Pemerintah Daerah untuk perluasan areal sawah baru di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) mulai terlihat hasilnya.

Produksi beras terus digenjot melalui kelompok tani dan bakal merambah ke pasar pasar untuk dikonsumsi masyarakat luas.

Lexi Kin, pemilik usaha dagang (UD) Himalaya, kepada wartawan belum lama ini mengatakan, produksi beras di Kabupaten Halmahera Barat yang di pasarkan melalui UD Himalaya, khususnya di wilayah Desa Hoku-Hoku Kie, Taboso, Lolori dan Gamtala Kecamatan Jailolo ini sekali panen bisa mencapai 40 ton.

Produksi petani yang sangat menjanjikan tersebut sangat disayangkan jika tidak dikelola secara profesional, oleh karena itu dirinya mengambil langkah pemasaran dengan menjual beras dengan kemasan modern serta diberi merk.

“Dalam sekali panen beras yang di pasarkan melalui UD Himalaya bisa mencapai 30 hingga 40 ton, karena petani membutuhkan pasar untuk menjual hasil produksi, sehingga saya berinisiatif membeli hasil panen dari petani lalu mengemasnya secara modern dan diberi merk,” jelas Lexi.

Lexi menjelaskan, siap merambah daerah lain selain Jailolo termasuk di luar Halmahera Barat, jika produksi di Halmahera Barat sudah terpenuhi dan ada kelebihan.

“Saya berencana mendistribusikan beras Halbar keluar (daerah), misalnya Kota Ternate. Tapi sementara ini kita masih penuhi dulu permintaan di Halmahera Barat. Kalau semua lahan sudah terbuka, saya yakin untuk wilayah Halmahera Barat akan terpenuhi,” katanya.

Namun pria yang juga mengelola sawah ini tidak menampik, meskipun sistem tanam, pembibitan, penggilingan hingga pengemasan sudah baik, tapi sistem penjemuran masih memanfaatkan alam. Sehingga ini yang menjadi salah satu kenadala lain. Sebab, jika musim hujan tiba, dan padi yang telah di panen dibiarkan selama 5 hari maka akan membusuk.

“Hanya memanfaatkan alam, kalau padi (sudah di panen) tertinggal sampai 5 hari karena cuaca tidak baik (hujan), padi rusak,” jelasnya.

Lexi juga berharap pemerintah daerah dapat memperbaiki sistem irigasi yang dibeberapa lokasi sempat tersumbat.

“Air yang masuk ke sawah butuh waktu lama baru bisa keluar. Tersumbat jalur air karena pohon-pohon. Kalau air tidak bisa keluar akan muncul hama keong. Yang kedua, kalau mau cari hasil bagus harus ada sarana pengeringan yang baik,” ujarnya. (tox)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

30 Nama Bayi Laki-laki Islami dari Afganistan Beserta Artinya

JAKARTA - Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan orang tua saat memilih nama bayi. Tapi apapun pertimbangannya, pastikan nama bayi yang kita pilih memiliki...

Fadli Zon Usulkan Sumatera Barat Ganti Nama Jadi Provinsi Minangkabau

JAKARTA - Polemik mengenai diskursus 'semoga Sumbar jadi negara Pancasila' sepertinya belum selesai. Anggota DPR sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM), Fadli Zon, kini...

APMS Soroti Klaim Keberhasilan Slamet Selama Jabat Kepala Inspektorat Halsel

LABUHA, Beritamalut.co - Aliansi Pemuda Mahasiswa Saketa (APMS) menyoroti pernyataan sikap Kepala Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, Slamet AK, yang mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator APMS,...

Besok, KPU Kota Ternate Lakukan Pengundian Nomor Urut Paslon

TERNATE, Beritamalut.co - Kamis (24/9/2020) besok, KPU Kota Ternate jadwalkan penarikan nomor urut bagi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate di...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...