Pansus DPRD Desak Pemprov Jalankan Betul Protokol Karantina

TERNATE,Beritamalut.co – Panitia Khusus (Pansus) pengawasan Covid-19 DPRD Provinsi Maluku Utara menilai Pemerintah Provinsi Maluku Utara belum matang menerapkan protokol pencegahan covid-19 di daerah.

Ketua Pansus Pengawasan dan Penanganan Covid-19 Malut, Ishak Naser mengatakan, protokol yang diterapkan Pemprov Malut saat ini dengan menghadapi adanya wabah covid-19 tidak dirapatkan secara jelas.

Setiap protokol seharusnya ada tata cara, ada konsekuensi anggarannya, yang dimaksudkan misalnya protokol karantina ini dijalankan berapa anggaran yang nanti disiapkan ke APBD tahun ini.

Begitu pula ketika naik status atau pindah ke protokol berikutnya berapa kebutuhan anggarannya lagi sampai hingga akhirnya jika menerapkan protokol lockdown.

“Jadi ini yang harus menjadi kesiapan pemerintah, ada berapa anggaran yang nanti disiapkan. Jangan tunggu sampai protokol diberlakukan baru kita persiapkan anggarannya, harus ada antisipasi anggaran menurut protokol tadi, Dan ini kami menilai gugus ini tidak memprosikan kesitu sehingga muncul perubahan situsional maka jadi bingung,” kata Ishak dalam Rapat Evaluasi Pansus Covid19 DPRD Malut bersama Gubernur dan Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Kediaman Gubernur Malut di Kota Ternate, Jumat (17/4/2020).

Menurut Ishak, pemerintah harus tentukan protokolnya dulu, dan dijalankan karena wabahnya menyerang, daerah Maluku Utara belum sampai ke lockdown masih dalam tahapan pencegahan sehingga daerah harus mengurangi pintu pintu masuk dan wajib karantina setiap orang yang masuk.

Pemprov sudah seharusnya buat peraturan Gubernur.

“Kita belum sampai ke lockdown, kita baru sampai ke pencegahan. Untuk itu kita mengurangi pintu pintu masuk dan kita wajib karantina setiap orang yang masuk. Harus dibuat pergub supaya menjadi acuan sebab ini payung hukum, ketika kita menerapkan protokol ini prosedurnya begini, sekarang kan protokol karantina,” ujarnya.

Pemerintah harus ada kesiapan dalam menghadapi wabah ini. Misalkan sekarang ini kalau daerah di lockdown apakah protokol yang dilakukan itu anggarannya ada atau tidak.

Jika ini tidak jeli maka pedagang pedagang kecil akan mati semua karena pada awalnya mereka bisa mengais pendapatan sekarang 14 hari mereka tidak ada pendapatan jika protokol dilakukan.

“Kalau protokol itu dijalankan apakah anggaran kita siap untuk melakukan itu. Jangan mengeluarkan kegiatan dan anggaran tidak sesuai protokol nah itu yang Pansus amati selama ini, Nah ini yang perlu menjadi bahan evaluasi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, jika jalankan protokol karantina di Daerah Maluku Utara, maka harus lakukan karantina betul betul efektif. Sebenarnya ada cara untuk mengurangi orang dari luar datang ke Maluku Utara. Caranya mudah, misalnya karantina diterapkan di setiap daerah maka orang pasti pikir datang ke Malut.

Katanya ODP naik, PDP naik, terinfeksi covid-19 juga naik. Nah ini menunjukan protokol yang kita jalankan tidak maksimal. Karena kita salah menjalani langkah langkah protokolernya.

“Saya pertanyakan protokol apa yang kita jalankan nanti kalau situasi berkembang. Dan anggaran tidak boleh dicampur aduk dengan protokol sekarang,” tambahnya.

Ia menegaskan, kewenangan Gubernur selaku kepala daerah sangat besar di daerah ini tergantung Gubernur membijaki.

“Jangan semua dilibatkan ke APBD Provinsi itu tidak cukup. APBD Kabupaten Kota juga harus direvisi, langkah kordinasi harus dilakukan oleh Gubernur melakukan koordinasi dengan bupati dan walikota di kabupaten/kota,” tegasnya.

Ia menambahkan, kalau anggaran Rp 148 miliar yang diperuntukkan sekarang ini masih dalam tingkat kewajaran.

“Tidak cerita lain Gubernur harus lakukan protokol karantina 14 hari. Jika penumpang datang. Kita perkecil pintu masuk dan kita perlakukan karantina 14 hari. Harus tegas. Jangan sampai karantina hanya tiga hari, kebetulan saling kenal baik,” kata Ishak.

“Jika protokol betul betul diberlakukan dan kita tegakan ada tindakan penegakan hukum. Jika mereka macam macam ambil tindakan represif dan ini merupakan keselamatan jiwa orang banyak. Kalau perlu ditindak dan butuh biaya kita DPRD mendukung itu,” tambah politisi Partai Nasdem itu. (as)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pelaku Curanmor yang Selama Ini Resahkan Warga Talibu Diciduk Polisi

BOBONG, Beritamalut.co - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang marak terjadi di Bobong, ibukota kabupaten Pulau Taliabu berhasil diamankan pihak Kepolisian Sektor Taliabu Barat,...

Puluhan Anak di Panti Rumah Sejahtera Halut Terancam Kelaparan Hingga Putus Sekolah

TOBELO, Beritamalut.co - Puluhan anak di panti Rumah Sejahtera di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terancam kelaparan dan putus sekolah. Hal itu karena sudah selama...

Jadwal Semifinal Piala Menpora – 2 Leg Persija Vs PSM, Persib Vs PSS

Jakarta - Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 telah mencapai babak semifinal. Keempat tim terbaik telah ditentukan seusai melalui babak penyisihan grup hingga memenangi partai perempat...

Ini Dia Stiker Ramadhan yang Bisa Dipakai di Facebook, Instagram dan WhatsApp

Jakarta - Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, Facebook, Instagram, dan WhatsApp kompak merilis koleksi stiker edisi khusus Ramadhan di Indonesia. Deretan stiker ini sudah...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...