Ini Penjelasan Gugus Tugas Soal Kabar Rapid Tes Berbayar

TERNATE,Beritamalut.co-Beredar di media sosial (facebook) bahwa untuk melakukan pemeriksaan rapid test dikenakan biaya administrasi hingga ratusan ribu rupiah.

Dalam sebuah FB atas nama Ichal Chalik dituliskan bahwa biar so ada ijin dari posko Covid19 di daerah asal lagi…kalo mo bale tblo (Tobelo) harus ada rapid tes baru bale ambe surat jalan di posko Covid-19 prov..di amara…sy kira me gratis kalo mo pigi ambe hasil rapid tes padahal me ada yang 450 rb sampe 800 rb..

Menanggapi itu, juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Maluku Utara, dr. Alwia Assagaf yang dikonfirmasi, Rabu (27/5/2020) membantahnya.

Menurutnya, bahwa pemeriksaan rapid test saat ini tidak hanya dilakukan di satuan gugus tugas tapi juga swasta seperti prodia dan juga kimia farma melakukannya.

Rapid tes yang dilakukan di gugus tugas tidak dikenakan biaya karena hanya diperuntukan bagi warga yang pernah tracking dengan pasien positif Covid-19.

“Kita tidak melayani warga pelaku perjalanan untuk melakukan rapid test karena yang di rapid test di gugus adalah warga yang pernah kontak langsung dengan pasien,” katanya.

“Rapid terbatas sehingga memang tidak dilakukan bagi pelaku perjalanan,” katanya lagi.

Senada disampaikan juru bicara penanganan Covid-19 Kota Ternate, Muhammad Sagaf.

“Itu tidak ada, yang kita rapid tes hanya orang-orang yang pernah tracking dengan pasien, sedangkan yang pelaku perjalanan tidak di rapid,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Koordinator Bidang Kehumasan Mulyadi Tutupoho, menepis informasi adanya pungutan biaya pengurusan surat keterangan non reaktif hasil pemeriksaan rapid tes oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut.

“Pengurusan surat bagi pelaku perjalanan tidak dipungut biaya apapun. Jadi pelayanan surat administrasi yang keluar dari gugus tugas provinsi maluku utara saat orang melakukan perjalanan tidak di pungut biaya,” kata Mulyadi, Rabu (27/5/2020).

Ia menuturkan,Untuk masyarakat yang melakukan rapid test bisa langsung ke Prodia, ada di Kimia Farma dan Puskesmas. Kemudian hasil tersebut dilampirkan dalam dokumen saat mengurus surat keterangan non reaktif di Gustu.

“Masyarakat wajib memenuhi dan melengkapi persyaratan-persyaratan ketika ingin keluar daerah,”ujarnya.

Untuk berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas nomor 4 tahun 2020 mengizinkan orang dengan keperluan darurat untuk melakukan perjalanan lintas wilayah selama PSBB, namun dengan memenuhi syarat dan dokumen yang harus dibawa.

Untuk perjalanan dinas lembaga pemerintah atau swasta, dokumen yang harus disiapkan adalah 1). Identitas diri berupa KTP, SIM, atau tanda pengenal lain yang sah. 2) Surat tugas yang ditandatangani minimal pejabat eselon II bagi ASN, TNI, dan POLRI, atau ditandatangani Direksi/kepala kantor bagi pegawai perusahaan.

Selanjutnya, 3) Surat pernyataan dengan materai dan diketahui Lurah/kepala desa bagi non pegawai pemerintah atau swasta. 4). Hasil negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR, tes uji cepat, atau surat keterangan sehat dari Dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, atau klinik kesehatan. 5). Melaporkan rencana perjalanan, mulai dari jadwal keberangkatan, jadwal di daerah penugasan, serta waktu kepulangan.

Mulyadi berharap masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19, dengan memakai masker, cuci tangan dengan air dan sabun, serta menjalankan sosial dan physical distancing. (as)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Puluhan Anak di Panti Rumah Sejahtera Halut Terancam Kelaparan Hingga Putus Sekolah

TOBELO, Beritamalut.co - Puluhan anak di panti Rumah Sejahtera di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terancam kelaparan dan putus sekolah. Hal itu karena sudah selama...

Jadwal Semifinal Piala Menpora – 2 Leg Persija Vs PSM, Persib Vs PSS

Jakarta - Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 telah mencapai babak semifinal. Keempat tim terbaik telah ditentukan seusai melalui babak penyisihan grup hingga memenangi partai perempat...

Ini Dia Stiker Ramadhan yang Bisa Dipakai di Facebook, Instagram dan WhatsApp

Jakarta - Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, Facebook, Instagram, dan WhatsApp kompak merilis koleksi stiker edisi khusus Ramadhan di Indonesia. Deretan stiker ini sudah...

Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia, Bagaimana dengan Indonesia?

Jakarta - Umat Islam di dunia mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1442 Hijriah atau 2021 Masehi. Di Indonesia, ibadah puasa Ramadhan 1442 Hijiriah dilaksanakan mulai...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...