Dirlantas: Tidak Boleh Lagi Ada Pemalangan Jalan di Terminal Transit

SOFIFI,Beritamalut.co – Dirlantas Polda Maluku Utara, AKBP B. Twedi Aditya Bennyadhi meminta mulai hari ini tidak boleh lagi ada pemalangan jalan dan penurunan penumpang di Kelurahan Payahe dan di Desa Lola.

Apabila masih ada aksi lagi, maka Ditlantas Polda Malut akan mengambil tindakan tegas.

Penegasan ini disampaikan Dirlantas menyikapi persoalan pemalangan jalan terkait dengan terminal transit antara Kabupaten Halmahera Tengah dan Kota Tidore Kepulauan.

“Ditemukan maka akan di tindak tegas, karena sebagian besar mobil yang beroperasi tidak memiliki ijin trayek,” kata Abrianto, Kamis (2/7/2020).

Saat ini katanya izin resmi trayek Sofifi – Weda yang dikeluarkan oleh PTSP Provinsi Malut sebanyak 23 orang. Selain itu beroperasi secara ilegal (berplat hitam).

Menyikapi masalah tersebut juga, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara mengundang Kadis Perhubungan Tidore Kepulauan dan Kadis Perhubungan Halteng untuk rapat koordinasi, Kamis tadi.

Rapat tadi menghasilkan beberapa poin kesepakatan, diantaranya 1. Tidak ada lagi terminal bayangan di sepanjang Jalan Halmahera Sofifi-Weda, 2. Seluruh Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) wajib mengurus ijin trayek. 3. Bagi unit kendaraan dengan nomor polisi berwarna hitam tidak diperkenankan untuk mengangkut penumpang umum. 4. Dilarang menurunkan dan menaikkan penumpang di Kelurahan Payahe dan di Desa Lola. 5. Apabila kedapatan, maka resiko ditanggung yang bersangkutan.

Kadishub Provinsi Malut, Armin Zakari mengatakan, instansinya siap melayani pengurusan ijin trayek Weda-Sofifi dan selama ini telah memberikan berbagai kemudahan dalam pengurusan ijin trayek tapi tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pemilik mobil.

“Padahal sudah ada kemudahan kepada para sopir untuk mengurus plat kuning, namun lagi-lagi diabaikan oleh meraka,” ujarnya.

Terpisah Camat Oba Tengah Kota Tidore Kepulauan Rudy mengatakan, pemalangan jalan di Desa Lola dilakukan oleh beberapa oknum/individu sopir tanpa ijin resmi dari kepolisian, hal ini berdampak pada kenyamanan masyarakat.

Maka seharusnya pemerintah melalui Instansi terkait agar melakukan tindakan penegakkan hukum secara tegas kepada para oknum/individu tersebut.

Pemalangan jalan di Desa Lola mengindikasikan ada masalah dalam tubuh Organda Unit Sofifi yang harus diselesaikan oleh Ketua Organda Unit Sofifi bersama pengurus dan anggota. Sehingga ini bisa teratasi dengan baik.

“Saya minta agar kedepannya tidak ada lagi kejadian pemalangan jalan di wilayah Kecamtan Oba Tengah oleh oknum/individu sopir,” katanya lagi.

“Kalau masih ada, maka saya minta tindakan hukum tegas kepada para pelaku oleh Instansi terkait,” tambah(as)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Nabung 15 Tahun untuk Berkurban, Nenek Ini Dapat Hadiah Umrah Gratis

Beritamalut.co - Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) Edy Damansyah terharu dengan kegigihan nenek Sumiyati (71) untuk berkurban satu ekor sapi dan kambing dengan cara menabung...

Perbaikan Sejumlah Jalan Rusak Dianggarkan di Tahun 2022

TERNATE, Beritamalut.co - Sejumlah jalan raya di Kota Ternate mengalami kerusakan. Beberapa jalan berlobang, hingga akhirnya terkadang menyulitkan kendaraan roda dua maupun empat. Diantaranya jalan raya...

Seorang Ayah di Morotai Setubuhi Putrinya Hingga Hamil 6 Bulan

DARUBA, Beritamalut. co - Sungguh bejat kelakuan seorang Ayah berinisial TS (50) di Kecamatan Pulau Rao, Kabupaten Pulau Morotai. Dia tega menyetubuhi anak kadungnya sendiri...

Angka Kemiskinan di Maluku Utara Naik 3 Persen

TERNATE, Beritamalut.co - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara dalam Profil Tingkat Kemiskinan Provinsi Maluku Utara (Malut) Tahun 2018-2019 mengalami peningkatan walaupun tidak...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...