Demo di Kantor Bupati, Warga Desa Lababesar Dijanjikan Copot Kadesnya

JAILOLO,Beritamalut.co-Masyarakat Lababesar, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat mendatangi kantor bupati, Rabu (15/7/2020).

Dalam aksinya mereka meminta pihak Inspektorat dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) menindaklanjuti laporan dugaan pemalsuan dokumen negara (LPJ) atas proyek pembuatan jembatan, saluran dan jalan setapak.

Laporan itu sudah dimasukan sejak Januari 2020 lalu, namun sejauh ini belum ada perkembangannya seperti apa.

Mereka juga meminta agar Franskio dicopot dari jabatannya sebagai kepala desa.

Karena selain masalah tersebut, kades juga dituding sering mabuk mabukan dan pernah kedapatan saat razia. Ini jelas tidak pantas dilakukan sebagai seorang kepala desa.

“Kami datang kesini untuk meminta kejelasan dari pihak BPMD dan Inspektorat yang sudah mengambil BAP dari salah satu pemerintah desa, ketua BPD tapi sampai sejauh ini hasilnya nihil,” kata Jeksen, salah massa aksi.

Dia juga mengaku kesal dengan kinerja Komisi I DPRD kabupaten Halmahera Barat dan juga pihak instansi terkait.

Satrio Silogi, seorang warga Lababesar saat diwawancarai juga mengaku bahwa masyarakat Lababesar sudah pernah Rapat Dengar Pendapat (RPD) bersama Inspektorat dan pihak BPMD, namun sejauh ini hasilnya belum ada.

“Padahal semua masalah kepala desa Franskio sudah ada tinggal ditanda tangani bupati namun sampai sekarang masih magkal di pihak BPMD kabupaten Halmahera Barat,” katanya.

Mereka juga kesal dengan pihak Inspektorat yang pernah turun ke desa untuk audit, namun tidak ada temuan padahal dalam APBDes dan LPJ tidak sesuai hasil di lapangan.

Aksi masyarakat desa Lababesar tadi dikawal ketat pihak kepolisian dan Satpol-PP.

Usai berorasi, massa aksi akhirnya diterima untuk hearing bersama Sekda Sahril Abdul Raja, pihak inspektorat dan BPMD.

Menanggapi tuntutan masyarakat Kapala BPMD Ona Sowo meminta kepada masyarakat agar bersabar dan percayakan masalah ini ke BPMD.

“Kami akan tindaklanjuti permasalahan yang ada di Desa Lababesar, kan kita sudah melakukan RDP bersama Komisi 1 DPRD, jadi bukan tidak diproses semua sudah diproses, sekarang tinggal dalam tahap evaluasi sehingga kami meminta kepada masyarakat Lababesar agar percayakan kepada kami yang pastinya masalah ini akan diselesaikan,” kata Ona.

Hal itu juga disampaikan pihak audit Inspektorat, bahwa pihaknya sudah turun melakukan pengauditan ke Lababesar untuk melakukan kajian LHPnya, untuk hasil temuannya juga sudah dikantongi.

Sementara Sekda Sahril Abdul Rajak berharap agar masyarakat Lababesar tetap bersabar karena saat ini masih menunggu bupati kembali dan baru akan dindaklanjuti LHP laporan masyarakat.

“Untuk SK pemberhentiannya sudah di tangan BPMD tinggal kita menunggu bupati menandatangani SK pemberhentian tersebut, namun kita juga harus kaji lebih dalam lagi soal temuan-temuan dan pelanggaran yang dibuat oleh kepala desa,” kata sekda. (tox)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Usai Dilantik, Pjs Bupati Halbar Langsung Ingatkan ASN Jaga Netralitas

JAILOLO, Beritamalut.co - Gubernur Provinsi Maluku Utara, KH.Abdul Gani Kasuba, melantik M.Rizal Ismail sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Halmahera Barat, Sabtu (26/9/2020). Setelah dilantik...

Aksi Setahun Tewasnya Randy-Yusuf, Massa Mahasiswa Dibubarkan Helikopter

KENDARI - Massa mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggeruduk Mapolda Sultra tepat setahun tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO)...

Punya 9 Gelar Juara Dunia, Kenapa Rossi Mau Gabung Tim Satelit MotoGP?

JAKARTA - Valentino Rossi masih menjadi pebalap paling sukses di ajang MotoGP sampai kini, statusnya malah legenda. Di usianya yang sudah 41 tahun, kenapa...

Pengakuan Nenek 60 Tahun Mengaku Sanggup Berhubungan Seks 28 Kali Sehari

JAKARTA - Seorang nenek asal Thailand bernama Leena Jung menjadi sorotan warganet karena kisah percintaannya. Ia mengaku sudah menikah dengan 14 orang pria muda...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...

Astrid Didakwa Kelola Uang Investasi Total Rp 6 Miliar Lebih

TERNATE,Beritamalut.co-Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang perdana perkara dugaan investasi bodong CV. Ubay Jaya dengan terdakwa atas nama Astrid Fitriyani Pakaya alias Astrid, Rabu...