200.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sudah Punya Kasur Anti Serangga

SAINS – Kehidupan manusia purba di masa lalu tentu tidak selengkap kehidupan modern saat ini.

Namun manusia purba yang tinggal di Afrika selatan nampaknya melakukan hal terbaik supaya mereka merasa nyaman. Contohnya, mereka membuat kasur atau tempat tidur empuk dari abu dan rumput.

Menurut sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam jurnal Science, tempat tidur dengan campuran abu dan rumput membantu manusia purba tidur nyenyak karena lebih lembut dan terhindar dari gigitan serangga.

Seperti dikutip IFL Science dari Kompas.com, Minggu (16/8/2020), bukti keberadaan tempat tidur itu ditemukan di gua Border, situs arkeologi terkenal yang terletak di tebing antara eSwatini (Swaziland) dan KwaZulu-Natal di Afrika Selatan.

Gua tersebut diketahui telah ditempati oleh manusia purba sejak sekitar 227.000 tahun yang lalu.

Dengan menggunakan berbagai teknik mikroskopis dan spektroskopi, peneliti pun akhirnya dapat mengidentifikasi rumput serta abu yang digunakan sebagai tempat tidur oleh manusia purba di kala itu.

Untuk membuat tempat tidur itu, manusia purba meletakkan abu terlebih dahulu kemudian ditumpuk dengan rerumputan.

Penggunaan kedua bahan itu bukannya tanpa alasan.

Selain memberikan kenyamanan dan empuk, bahan itu dapat menghalau serangga.

Abu dapat menghalangi serangga karena mereka tidak dapat dengan mudah bergerak saat berada di antara bubuk halus.

Beberapa budaya telah menggunakan abu sebagai obat nyamuk karena abu akan menghalangi serangga menggigit manusia.

Selain itu, peneliti juga mengidentifikasi sisa-sisa daun kamper di antara alas tidur. Tanaman aromatik tersebut juga masih digunakan sebagai pengusir serangga hingga saat ini.

“Kami berspekulasi bahwa meletakkan alas rumput di atas abu merupakan strategi yang disengaja. Tak hanya untuk membuat tempat tidur yang bebas kotoran tetapi juga untuk mengusir serangga yang merayap,” ungkap Lyn Wadley, peneliti utama dalam studi ini, seperti dikutip dari Phys.org.

Sebelumnya, bukti penggunaan alas tidur dengan menggunakan tanaman ditemukan di situs Sibudu di Afrika Selatan yang berusia 77.000 tahun.

Namun temuan terbaru ini menunjukkan kalau penggunaan tempat tidur sudah dimulai jauh lebih lama dari yang kita perkirakan. (kompas.com)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pelaku Curanmor yang Selama Ini Resahkan Warga Talibu Diciduk Polisi

BOBONG, Beritamalut.co - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang marak terjadi di Bobong, ibukota kabupaten Pulau Taliabu berhasil diamankan pihak Kepolisian Sektor Taliabu Barat,...

Puluhan Anak di Panti Rumah Sejahtera Halut Terancam Kelaparan Hingga Putus Sekolah

TOBELO, Beritamalut.co - Puluhan anak di panti Rumah Sejahtera di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terancam kelaparan dan putus sekolah. Hal itu karena sudah selama...

Jadwal Semifinal Piala Menpora – 2 Leg Persija Vs PSM, Persib Vs PSS

Jakarta - Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 telah mencapai babak semifinal. Keempat tim terbaik telah ditentukan seusai melalui babak penyisihan grup hingga memenangi partai perempat...

Ini Dia Stiker Ramadhan yang Bisa Dipakai di Facebook, Instagram dan WhatsApp

Jakarta - Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, Facebook, Instagram, dan WhatsApp kompak merilis koleksi stiker edisi khusus Ramadhan di Indonesia. Deretan stiker ini sudah...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...