Bendera Merah Putih dalam Pendekatan Publik

Bendera Merah Putih dalam Pendekatan Publik
Sebuah Catatan Indonesia ke 75 Tahun
Oleh
Taufik Sibua
Pemerhati publik Morotai Maluku Utara

PENGIBARAN bendera merah putih ramai dipasangkan di seluruh pelosok tanah air sebagai wujud kecintaan publik terhadap para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari masa kolonialisme dan imperialisme sebagai bangsa yang merdeka.

Bendera merah putih adalah sebagai lambang negara kesatuan republik Indonesia yang selalu setia dan dicintai oleh rakyat Indonesia.

Berdasarkan Pasal 35 UUD 1945 dirumuskan UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera,  bahasa dan lambang negara serta lagu kebangsaan dalam Pasal 9 ayat 1 UU nomor 24 mengatur tentang tempat bendera negara wajib dikibarkan diantaranya istana negara atau istana presiden dan wakil presiden maupun di perkantoran pemerintahan serta lembaga negara.

Selanjutnya Pasal 12 UU Nomor 24 Tahun 2009 mengatur bahwa bendera negara dapat digunakan sebagai tanda untuk perdamaian.

Tentunya negara membutuhkan identitas nasional sebagai ungkapan nilai-nilai budaya atau karakter suatu bangsa yang bersifat khas dan membedakan dengan bangsa lainnya.

Perilaku identitas mengandung core values dan nilai nilai yang berakar pada filosofi Pancasila dan simbol simbol ke Indonesiaan seperti sang saka merah putih, semboyan Bhineka Tunggal Ika, lambang Garuda Pancasila dan lagu Indonesia Raya adalah bagian dari identitas lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Maka bendera merah putih menunjukkan rasa kepahlawanan, patriotisme dan rasa nasionalisme yang selalu dipegang teguh dan dipedomani oleh publik di seluruh pelosok tanah air.

Indonesia kini telah memasuki usia ke-75 tahun bertepatan pada tanggal 17 Agustus tahun  2020, tentunya publik Indonesia di pelosok tanah air dari Sabang sampai Merauke menaruh perhatian terhadap pemerintah agar senantiasa menjadi negara yang makmur adil dan sejahtera sebagai bangsa yang pluralitik, bangsa yang menjunjung tinggi nilai nilai kemerdekaan sebagai bangsa yang maju dan berdaya saing.

Indonesia yang ke 75 pemerintah terus melakukan perbaikan untuk menyelesaikan problem  kenegaraan sehingga menjadi negara yang maju dan modern terutama menyelesaikan urusan urusan problem publik yang menjadi perhatian pemerintah baik pusat sampai daerah (desentralisasi) yang saling sinergitas, saling koordinasi, saling kerja sama untuk memakmurkan publik Indonesia.

Untuk itu pemerintah lebih mencederung pada perbaikan kebijkan publik (public polys) sebagai nilai (value) meningkatkan kesejahteraan dan mewujudkan sistim tata kelola pemerintahan yang baik (good goverment) (*).

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Atasi Sampah Bersama, Pemkot akan Libatkan OPD dan Instansi Vertikal buat TPS Tematik

TERNATE, Beritamalut.co - Bappelitbangda Kota Ternate akan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal untuk membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Tematik. Hal itu...

Beredar Nama Sri Mulyani Jadi Calon Gubernur BI

Jakarta - Nama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dikabarkan masuk sebagai salah satu kandidat calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Bendahara Negara itu disebut...

PKS Nyatakan Dukungan, Anies Baswedan Genggam Tiket Capres 2024!

Jakarta - PKS menyatakan konsistensi menjadi bagian dari partai pendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024. Hal itu merupakan keputusan Ketua Majelis Syuro PKS Salim...

Ular Tidak Takut Garam, Ini Cara Mengusir Ular secara Alami

Jakarta - Banyak orang masih beranggapan bahwa ular takut dengan garam. Ternyata keyakinan tersebut keliru, ular tidak takut garam. Garam dapat digunakan untuk mengusir atau...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Suami Prioritaskan Ibunya atau Istri?, Ini Penjelasan dalam Alquran dan Hadist

Jakarta – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar, di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri...

Apa Jawaban Jazakalla Khairan? Ini Balasannya dan Arti Lengkapnya

Jakarta - Ucapan 'Jazakalla Khairan' biasa diucapkan ketika sesorang menerima kebaikan dari orang lain. Lantas, apa jawaban 'Jazakalla Khairan'? Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk...

8 Bulan Tenaga Kesehatan RSUD Ternate Belum Terima Tunjangan, Totalnya Rp 26 Milliar

TERNATE, Beritamalut.co - Ratusan tenaga kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Kota Ternate mengeluhkan pembayaran tunjangan kinerja (tuking) yang...

25 Ciri dan Gejala Orang yang Perlu Diruqyah

Jakarta - Kita mungkin bisa merasakan ketika tubuh mengalami sesuatu yang berhubungan dengan dunia medis. Namun, ada beberapa hal yang justru terjadi pada tubuh...

Mengenal Hadits Qudsi dan Contoh-contohnya

Jakarta - Hadits secara bahasa berarti Al-Jadiid (الجديد) yang artinya adalah sesuatu yang baru. Sedangkan hadits menurut istilah para ahli hadits adalah : مَا أُضِيْفُ...