Perawatan Alternatif Gigi Berlubang Tanpa Dibor dan Ditambal

JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali mengimbau untuk menunda perawatan rutin ke dokter gigi selama pandemi Covid-19. Kendati begitu, perawatan kesehatan mulut yang mendesak tetap harus tersedia.

Perawatan rutin yang dimaksud antara lain pemeriksaan dan pembersihan karang gigi, atau perawatan estetika.

Dalam perawatan gigi kerap dibutuhkan semprotan aeorosl dari mulut pasien. Selain itu, dokter gigi bekerja di dekat wajah pasien untuk waktu yang lama sehingga berpotensi terjadi penularan Covid-19.

“Diperlukan beberapa alternatif perawatan gigi pada pasien untuk mencegah terjadinya infeksi silang antara pasien, dokter gigi, dan perawat gigi,” kata drg.Citra Kusumasari Sp.KG(K) melansir Kompas.com.

Konsep lama pembersihan gigi berlubang adalah perlunya melakukan pengeburan yang cukup luas.

“Tujuannya agar dokter gigi memiliki lapang pandang yang cukup dan mencegah terjadinya gigi berlubang di kemudian hari,” kata dokter gigi yang sedang menjadi Ph.D candidate dari Tokyo Medical and Dental University, Jepang, ini.

Perawatan tersebut biasanya dilakukan dengan bur atau disebut dengan perawatan surgical model. Pembersihan gigi berlubang dengan konsep perawatan ini sering menyebabkan terambilnya bagian gigi yang sehat, sehingga sisa gigi yang ditinggalkan menjadi tipis dan mudah patah.

Konsep baru

Citra menjelaskan, pada konsep baru pembersihan gigi berlubang, dokter akan membuang jaringan gigi yang terinfeksi hanya pada email dan dentin yang terinfeksi, dengan tetap mempertahankan dentin yang masih bisa dikembalikan mineralnya.

Ada beberapa teknik untuk melakukannya, namun menurutnya teknik kemomekanis memiliki lebih banyak keunggulan.

“Teknik kemomekanis merupakan teknik intervansi minimal untuk membuang gigi berlubang di lapisan dentin menggunakan kombinasi agen kimia dan instrument tangan manual,” katanya.

Teknik kemomekanis ini diindikasikan untuk pasien yang memiliki kecemasan tinggi, pasien yang tidak dapat mentoleransi suara atau getaran yang dihasilkan teknik konvensional, dan pasien yang mengalami keterbatasan medis.

Selain itu, teknik ini dapat digunakan pada pasien selama pandemi Covid-19 karena meminimalisir droplet di udara dan dapat mencegah infeksi silang.

Alternatif lain adalah penggunaan silver diamine fluoride (SDF), yaitu cairan cairan yang digunakan untuk mencegah pembentukan, perkembangan, dan penyebaran gigi berlubang.

SDF diakui sebagai pencegah gigi berlubang di Jepang sejak lebih dari 80 tahun yang lalu, dan telah diterima penggunaannya oleh U.S Food and Drug Administration (FDA) pada tahun 2014 di Amerika Serikat.

SDF merupakan salah satu perawatan pencegahan karies yang sederhana, non-invasif, dan murah.

Namun, ada beberapa efek negatif SDF termasuk pewarnaan gigi dan iritasi ruang saraf gigi akibat penetrasi dan penumpukan partikel silver di antara tubulus dentin dan tingginya pH.

Penelitian terbaru melaporkan bahwa pengaplikasian glutathione bio-molecule secara efektif mampu meminimalisasi perubahan warna akibat penggunaan SDF.

SDF juga dapat digunakan untuk perawatan gigi berlubang pada akar gigi dan pada pasien anak-anak.

Kelebihan lainnya adalah perawatan gigi berlubang menggunakan SDF tidak menghasilkan percikan di udara sehingga cocok diaplikasikan untuk pasien selama pandemi Covid-19, serta setelah pengaplikasian SDF dapat dilanjutkan tanpa tambalan maupun dengan tambalan gigi. (kompas.com)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pelaku Curanmor yang Selama Ini Resahkan Warga Talibu Diciduk Polisi

BOBONG, Beritamalut.co - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang marak terjadi di Bobong, ibukota kabupaten Pulau Taliabu berhasil diamankan pihak Kepolisian Sektor Taliabu Barat,...

Puluhan Anak di Panti Rumah Sejahtera Halut Terancam Kelaparan Hingga Putus Sekolah

TOBELO, Beritamalut.co - Puluhan anak di panti Rumah Sejahtera di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terancam kelaparan dan putus sekolah. Hal itu karena sudah selama...

Jadwal Semifinal Piala Menpora – 2 Leg Persija Vs PSM, Persib Vs PSS

Jakarta - Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 telah mencapai babak semifinal. Keempat tim terbaik telah ditentukan seusai melalui babak penyisihan grup hingga memenangi partai perempat...

Ini Dia Stiker Ramadhan yang Bisa Dipakai di Facebook, Instagram dan WhatsApp

Jakarta - Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, Facebook, Instagram, dan WhatsApp kompak merilis koleksi stiker edisi khusus Ramadhan di Indonesia. Deretan stiker ini sudah...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...