Megawati Respons KAMI: Banyak yang Ingin Jadi Presiden

JAKARTA – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merespons pembentukan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Mega menduga banyak tokoh yang berada dalam KAMI ingin menjadi presiden.

“Wah, itu kayaknya banyak banget yang ingin jadi presiden,” ujar Mega saat memberi pidato dalam sekolah partai calon kepala daerah PDIP secara daring, Rabu (26/8).

Melansir CNNIndonesia.com, Mega kemudian mempertanyakan alasan tokoh-tokoh yang bergabung di KAMI tidak membentuk sebuah partai politik. Ia mengingatkan bahwa sistem ketatanegaraan dan pemerintahan Indonesia hanya mengizinkan seorang menjadi calon presiden bila mendapatkan dukungan dari partai politik.

Mega mengamini bahwa seorang calon pemimpin diperbolehkan datang dari jalur independen. Namun ia mempertanyakan cara pemimpin dari jalur independen menjalin komunikasi dengan jajaran legislatif bila terpilih.

“Tidak ada masalahnya, tapi independen kalau jadi, dia tidak punya fraksi. Jadi bagaimana kalau mau bicarakan pemerintahan di daerah, kan harus ada toh,” ujar Megawati.

Sejumlah tokoh publik mendeklarasikan gerakan KAMI secara resmi di Tugu Proklamasi Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (18/8).

Beberapa tokoh publik hadir kemudian membacakan Jati Diri dan Maklumat KAMI sebagai rangkaian deklarasi tersebut. Mereka antara lain Achmad Yani, Rocky Gerung, Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo, Rochmad Wahab, Meutia Farida Hatta, MS Kaban.

Kemudian hadir juga Said Didu, Refly Harun, Ichsanuddin Noorsy, Lieus Sungkharisma, Jumhur Hidayat, Abdullah Hehamahua, hingga Amien Rais.

Dalam deklarasinya, KAMI mengeluarkan delapan tuntutan, di antaranya mendesak penyelenggara negara, khususnya pemerintah, DPR, DPD, dan MPR, untuk menegakkan penyelenggaraan dan pengelolaan negara sesuai dengan jiwa, semangat dan nilai Pembukaan UUD 1945.

Kemudian menuntut pemerintahan Jokowi agar bersungguh-sungguh menanggulangi pandemi covid-19 untuk menyelamatkan rakyat Indonesia dengan tidak membiarkan rakyat menyelamatkan diri sendiri.

Tuntutan lainnya, menuntut pemerintah bertanggung jawab mengatasi resesi ekonomi untuk menyelamatkan rakyat miskin, petani dan nelayan, guru/dosen, tenaga kerja bangsa sendiri, pelaku UMKM dan koperasi, serta pedagang informal daripada membela kepentingan pengusaha besar dan asing.

Selain itu, menuntut penyelenggaraan negara untuk menghentikan sistem dan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta sistem dan praktik oligarki, kleptokrasi, politik dinasti dan penyelewengan/penyalahgunaan kekuasaan. (CNNIndonesiacom)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Madam Rama, Niat Pergi Umrah Malah Bertemu Jodoh di Tanah Suci

Jakarta - Niat awal pergi ke tanah suci adalah untuk ibadah umrah, namun nasib membawanya pada jalan hidup yang berbeda. Ialah kisah cinta yang...

Hujan Es Sebesar Kelereng Terjadi di Sleman

Sleman - Hujan es dilaporkan terjadi di wilayah Kalurahan Bangunkerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, sore ini. Peristiwa hujan es itu bersamaan dengan kejadian hujan lebat disertai angin kencang. Kabid...

Inggris Siapkan Dana untuk Penawaran Tuan Rumah Piala Dunia 2030

LONDON - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dalam cuitannya mengatakan menyambut gembira Pemerintah Inggris yang menyiapkan dana 2,8 juta poundsterling atau sekitar Rp 55,72...

Siapa yang Awalnya ‘Dorong’ Jokowi Buka Keran Investasi Miras?

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menutup keran investasi minuman beralkohol atau minuman keras (miras) setelah menuai polemik. Lantas, siapa yang awalnya mengusulkan agar...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...