DPRD Pertanyakan Selisih Anggaran di LHP APBD dengan Dokumen APBD TA 2019

TERNATE, Beritamalut.co – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Ternate gelar rapat bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Malut, Senin (31/8/2020).

Dalam itu, DPRD meminta klarifikasi terkait selisih anggaran di Laporan Hasil Pemeriksaa (LHP) APBD Tahun 2019 senilai Rp 70 miliar, sementara di APBD Tahun 2019 senilai Rp 80 miliar.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Baylussy, kepada awak media Senin, (31/8/2020) usai rapat bersama BPK RI Perwakilan Malut.

“Pendapatan dalam dokumen itu berbeda-beda angkanya sehingga kita minta klarifikasi kemudian temuan-temuan yang dilakukan oleh BPK terhadap APBD tahun 2019 sehingga kita melihat standar sebuah opini WTP yang dikeluarkan oleh BPK yaitu antara disclaimer kemudian wdp dan WTP itu variabelnya apa, atau persentasi temuannya itu berapa persen dari seluruh total nilai APBD lalu bisa disimpulkan disklaimer, WDP dan WTP itu yang ingin diketahui,” kata Muhajirin.

“Lalu jangka waktu yang begitu lama LPP APBD 2019 yang diajukan oleh pemerintah Kota  ke DPRD, lalu LHP keluar dari BPK itu yang kita pertanyakan,” tambah Muhajirin.

Dari penyampaian BPK katanya, tujuan pemeriksaan itu bukan pada posisi mencari kesalahan atau memastikan bahwa ada sesuatu atau kejanggalan dalam APBD.

Namun yang dilihat BPK adalah titik kelayakan dari memberikan laporan oleh pemerintah kaitannya dengan pengelolaan keuangan atau kewajarannya.

“Kalau ada hal-hal yang dianggap prinsip oleh teman-teman DPRD menggunakan fungsinya untuk mendalami itu maka akan ada langkah dari BPK untuk menindaklanjuti dalam bentuk audit investigasi dan lain-lain,” ujar politisi PKB itu.

DPRD katanya hanya dalam konteks melakukan pengawasan. Disana ada alat kelengkapan DPRD untuk menggunakan dokumen LHP mencari dasar untuk ditindaklanjuti oleh komisi untuk merincikan dan memastikan kira-kira temuan temuan tersebut sudah ditindaklanjuti atau belum.

Atau juga melihat apakah itu wajar, jika tidak dapat diarahkan dalam bentuk pansus untuk diajukan.

“Kalau total temuan kita tidak berbicara mengenai itu dengan BPK saat pertemuan tadi Namun kita berbicara Kenapa WTP bisa muncul karena ada temuan misalnya yang jadi perdebatan di publik kan di beberapa dinas ada temuan, kenapa harus adanya WTP,” kata Muhajirin.

Dalam rapat dengan BPK DPR menganggap bahwa BPK mempunyai dokumen APBD sehingga sehingga DPR melakukan rapat konsultasi dengan BPK akan tetapi, BPK juga tidak memiliki dokumen APBD, sehingga Banggar berkesimpulan untuk menjadikan sebagai DIM (daftar inventarisasi masalah).

“Pentingnya DPRD mempunyai catatan untuk dijadikan daftar inventarisasi,” jelasnya. (SUKUR L)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Nissa Sabyan Bantah Selingkuh dengan Ayus, Ririe Fairus: Allah Maha Melihat!

Jakarta - Nissa Sabyan pernah membantah memiliki hubungan dengan Ayus. Hal itu disampaikan Nissa Sabyan kepada ayahnya, Komar. Mengenai hal tersebut, Ririe Fairus enggan menanggapinya. Ririe mengatakan jika Tuhan...

Honda Jazz Setop Produksi di RI, Jadi ‘Tumbal’ Kehadiran City Hatchback

Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi menyetop produksi Honda Jazz. Posisi Jazz digantikan oleh Honda City Hatchback RS yang baru saja diluncurkan hari ini (3/3/2021) secara virtual. Dijelaskan...

Calon Jamaah Haji Asal Halbar Mengikuti Bimbingan Manasik Haji Mandiri

JAILOLO, Beritamalut.co - Sejumlah calon jamaah haji Kabupaten Halmahera Barat mengikuti bimbingan manasik haji mandiri, Rabu (03/03/2022). Bimbingan ini dalam rangka agar calaon jamaah Haji...

Temui Ombudsman, DPRD Tikep Konsultasi Soal Mutasi ASN Hingga Anggaran Pendidikan dan Pungutan

TERNATE, Beritamalut.co - Soal Mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tidore Kepulauan Konsultasi ke Ombusdman RI Perwakilan Maluku Utara...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...