Jutaan Kelelawar Padati Makam Raden Ngabehi Ronggowarsito

KLATEN – Makam pujangga keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Raden Ngabehi (R. Ng) Ronggowarsito di Dusun Kedon, Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Klaten menjadi sarang kelelawar. Binatang malam itu jumlahnya mencapai jutaan ekor.

“Mungkin jumlahnya jutaan ekor, tidak cuma ribuan. Biasanya bulan Agustus itu pergi, ini kok tidak mau pergi,” ungkap juru kunci makam R. Ng Ronggowarsito, Dayat (67) di lokasi, Senin (31/8/2020) siang dari detikcom.

Kelelawar itu menurut Dayat, sudah menghuni bangunan utama makam sejak tahun 1970-an. Awalnya adalah burung gereja tetapi entah kenapa berganti kelelawar.

“Adanya kelelawar itu disini sekitar tahun 1970-an sampai sekarang. Dulunya burung gereja dan kini jumlah kelelawar tambah banyak,” lanjut Dayat.

Dikatakan Dayat, binatang malam itu bertempat tinggal di kayu atap makam utama Ronggowarsito. Padahal ada beberapa bangunan lain tapi enggan menempati.

“Tidurnya sebagian besar di kayu atap di atas plafon. Yang di bangunan lain cuma sedikit sekali, apa nunggu (makam) atau apa saya tidak tahu,” jelas Dayat.

Kelelawar keluar dari cungkup makam R.Ng Ronggowarsito. Foto: Achmad Syauqi/detikcom

Lebih lanjut Dayat mengatakan kelelawar itu punya kebiasaan jika petang pergi berombongan. Nanti pulang pada dini hari.

“Perginya sekitar pukul 17.30 WIB terbang dalam jumlah jutaan pulang jam 03.00 WIB. Perginya seperti dikomando dan selalu satu arah, misalnya ke selatan ya ke selatan semua,” terang Dayat.

Jumlah kelelawar yang begitu banyak, imbuh Dayat membuat kotor lantai makam utama. Minimal lima kali dalam sehari dia dan istrinya, Samini (58) harus membersihkan.

“Kalau atap belum saya bersihkan, biasanya saya sapu lima kali sehari. Kadang ada pengunjung yang tanya kok tidak dibersihkan, padahal tiap berapa jam sekali saya bersihkan,” ujar Dayat.

Dalam satu pekan, terang Dayat, kotoran kelelawar itu bisa 1-2 sak berat 50 kg. Jika setengah tahun bisa 1-1,5 ton kotoran kelelawar yang dibersihkan.

“Kadang saya bersihkan atap dapat 15-20 sak. Kalau setengah tahun bisa satu ton kotoran yang saya turunkan dari atap dan yang saya sapu,” sambung Dayat.

Dayat mengatakan selama ini dirinya dan istri yang membersihkan. Namun pada bagian atap, hanya dirinya yang berani membersihkan.

“Ya yang berani naik membersihkan itu saya. Kalau ada orang yang mau membersihkan saya bayar silahkan, kalau ada yang bisa mengusir monggo,” ucap Dayat.

Samini, istri Dayat mengatakan jumlah kelelawar itu mungkin jutaan. Belum lama dibangun sekitar enam bulan lalu. “Setelah dibangun juga tidak pergi. Kemarin baru saja menurunkan 30 sak,” jelas Samini pada detikcom di lokasi.

Kelelawar tersebut, ungkap Samini, jika pergi sore hari membentuk huruf S seperti gelombang. Nanti pulang pagi hari. “Kalau pergi keluar di langit membentuk huruf S. Pulang pagi sebelum subuh dan suaranya berisik,” imbuh Samini.

Pantauan detikcom di lokasi, suara decit kelelawar saat siang terdengar riuh. Suara itu berasal dari kelelawar yang menghuni bangunan utama seluas sekitar 6,5 x 17 meter berbentuk joglo bertembok tinggi.

Kelelawar sebagian berdiam di kayu atap di bawah genteng di atas eternit. Sebagian yang terdesak bergantung di kayu plafon di luar.

Aroma kotoran kelelawar itu menyengat begitu masuk makam utama Ronggowarsito. Anehnya, di makam dan cungkup lain bersih dari kelelawar.

Di depan makam utama terdapat patung sosok Ronggowarsito. Di bawahnya ditulis ” Bagus Burham, R.Ng Ronggowarsito, Pujangga Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Lahir Senin Legi 15 Maret 1802, Wafat 24 Desember 1873″.

Dari beberapa literatur, R.Ng Ronggowarsito memiliki nama muda Bagus Burham, putra Mas Pajangswara atau cucu pujangga Yasadipura II. Bagus Burham pernah menjadi santri Kiai Khasan Besari dari Pesantren Gebang Tinatar, Ponorogo dan diangkat sebagai pujangga keraton di masa Pakubuwana VII pada 14 September 1845. (detikcom)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Sebelum Ditembak Mati dalam Demo Myanmar, Angel Ingin Sumbangkan Organ Tubuh

Jakarta - Kaum muda kembali menjadi korban kekerasan militer Myanmar. Seorang gadis berusia 19 tahun menjadi simbol perlawanan setelah tewas tertembak dalam unjuk rasa antikudeta di Myanmar. Dia menjadi...

10 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali Beserta Alasannya

Jakarta - Terkadang kesuksesan dalam hidup adalah buah dari pilihan yang tepat, termasuk jurusan kuliah. Meski jurusan tak selalu menjamin gaji tinggi bahkan belum tentu terpakai sepenuhnya...

Jokowi: Gaungkan Benci Produk dari Luar Negeri

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar kampanye cinta produk-produk Indonesia terus digaungkan. Bersamaan dengan itu, ia ingin agar ajakan untuk membenci produk-produk luar negeri disuarakan. Jokowi...

Jubir: Jabat Komisaris PT KAI, Said Aqil Akan Tetap Kritis

Jakarta - Juru bicara pribadi Said Aqil Siradj, Muchamad Nabil Haroen, mengatakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu bakal tetap kritis kepada pemerintah...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...