Menteri KKP Persilakan Warga Jual Pulau di Buton

AMBON – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengatakan warga boleh menjual Pulau Pendek di Buton, Sulawesi Tenggara untuk kepentingan investasi. Namun, pulau tidak boleh dijual kepada orang atau investor asing.

“Jual beli Pulau di Buton, Sulawesi Tenggara oleh warga di sana boleh saja, asal pulau itu dijual untuk investor Indonesia bukan untuk orang asing,” ujar Edhy kepada wartawan di Ambon, Maluku, Senin (31/8).

Ia mengatakan bahwa seluruh pulau yang berada di wilayah Indonesia memang dilarang dijual berdasarkan undang-undang. Akan tetapi, selama itu mendatangkan investasi untuk memajukan daerah dipersilakan.

Edhy menjelaskan bahwa warga boleh memberdayakan pulau asal menguntungkan. Misalnya demi pengembangan pariwisata. Akan tetapi, tidak boleh dijual ke investor asing.

“Itu enggak boleh, kalau Pulau di Buton dijual selain orang Indonesia dilarang, saat ini kita akan pastikan siapa pembelinya, yang pastinya, saya menjamin kalau pembeli warga negara asing haram hukumnya,” tegas Edhy menjelaskan.

Sejauh ini, Edhy mengaku pihaknya tengah mengirim tim ke perairan Pulau Pendek di Buton, Sulawesi Tenggara. Dia akan mencari tahu lebih jauh mengenai pulau yang dijual lewat situs jual beli online tersebut.

“Nanti saya cek, yang jelas begini, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) berhak bisa mengusaha pulau atau pun wilayah,” ucap Edhy.

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Aryo Hanggono menjelaskan bahwa penjualan pulau di Buton, Sulawesi Tenggara memang sudah diisukan sejak lama.

Saat ini, kata dia Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mencari tahu pengusaha mana yang akan membeli pulau pendek di Buton.

“Kalau orang Indonesia boleh membeli, namun kalau orang asing dilarang,”kata Aryo.

Ia bilang penjualan pulau juga memenuhi ketentuan persyaratan yang berlaku. Misalnya pulau tersebut dijual dengan seluas 1 hektar berarti pemanfatan hanya sekitar 70 persen sisanya 30 persen untuk konservasi.

“Artinya dari 1 hektar pulau dijual, hanya 49 persen dimanfaatkan dan 51 persen untuk konservasi,”jelas dia

“Selama pulai itu dijual ke orang Indonesia tak ada masalah, nanti untuk hak kepemilikan sertifikat akan dikeluarkan dari Kementerian RB-APN,” tambahnya.

Saat ini, kata dia Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mencari tahu pengusaha mana yang akan membeli pulau pendek di Buton.

“Kalau orang Indonesia boleh membeli, namun kalau orang asing dilarang,”kata Aryo.

Ia bilang penjualan pulau juga memenuhi ketentuan persyaratan yang berlaku. Misalnya pulau tersebut dijual dengan seluas 1 hektar berarti pemanfatan hanya sekitar 70 persen sisanya 30 persen untuk konservasi.

“Artinya dari 1 hektar pulau dijual, hanya 49 persen dimanfaatkan dan 51 persen untuk konservasi,”jelas dia.

“Selama pulai itu dijual ke orang Indonesia tak ada masalah, nanti untuk hak kepemilikan sertifikat akan dikeluarkan dari Kementerian RB-APN,” tambahnya.

Diketahui, Pulau Pendek di Buton, Sulawesi Tenggara jadi pembicaraan publik lantaran dijual di situs jual beli online. Pulau pendek itu diketahui saat ini hanya dihuni oleh pasangan suami-istri lanjut usia. Keduanya mengaku sudah puluhan tahun tinggal di pulau tersebut.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA menyatakan bahwa jual beli pulau adalah tindakan yang dilarang. Karenanya, Kemendagri akan mencari tahu lebih jauh.

“Seluruh pulau enggak boleh [dijual],” kata Safrizal kepada CNNIndonesia.com, Senin (31/8).

Transaksi jual beli Pulau, kata dia bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Pernah terjadi pada 2020 ketika ada sebuah Pulau kecil bernama Malamber di Mamuju, Sulawesi Selatan dijual warga dengan harga Rp2 miliar. (CNNIndonesia.com)

 

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Jabatan Strategis Hingga Program Uang Saku Disampaikan Merlisa Saat Kampanye di Gambesi

TERNATE, Beritamalut.co - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, Merlisa Marsaoly dan Hi Juhdi Taslim (MAJU) melakukan kampanye di kelurahan Gambesi,...

Sebanyak Rp 12 Juta Lebih Terkumpul dari Denda Pelanggar Protokol Kesehatan

TERNATE, Beritamalut.co - Terhitung dari 14 September 2020 Polda Maluku Utara beserta jajaran dan instansi terkait melaksanakan Operasi Yustisi guna menekan angka penyebaran Covid-19...

Kebiasaan Sederhana yang Memperkuat Ikatan Orangtua dan Anak

Jakarta - Mengasuh anak sejatinya sudah dimulai ketika mereka masih berada di dalam kandungan dan tidak akan pernah berakhir. Pola pengasuhan inilah yang kemudian membentuk...

Miftachul Akhyar Terpilih sebagai Ketua Umum MUI Periode 2020-2025

JAKARTA - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 menggantikan Ma’ruf Amin. Penetapan...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...