Suara Hati Seorang Siswa yang Rindu Ingin Bersekolah

TERNATE, Beritamalut.co – Pendidikan di tengah Covid-19, bisa dibilang ibarat buah simalakama.

Disisi lain pemerintah belum dapat mengijinkan dibukanya sekolah dengan pertimbangan masih dalam kondisi pandemi virus corona, disisi lain siswa kini jenuh belajar dari rumah dan mereka ingin berkumpul dengan rekan-rekan mereka di sekolah.

Di Kota Ternate sendiri, Dinas Pendidikan kini mengembangkan metode belajar jarak jauh dengan integrasi zoom dan TV Kabel.

Namun masih ada kalangan yang menganggap belajar melalui TV kabel belum efektif.

Baca Juga: http://beritamalut.co/2020/08/24/diknas-diminta-siapkan-model-sekolah-protap-kesehatan-bukan-melalui-tv-kabel/

Nandito Suganda, salah satu siswa MA Darul Ulum Kota Ternate kepada Beritamalut.co, Jumat (11/9/2020) menyampaikan apa yang menjadi harapannya kepada pemerintah terkait kondisi pendidikan di tengah pandemi saat ini.

Dia sangat berharap pemerintah dapat membuka kembali sekolah-sekolah agar siswa melanjutkan aktifitas belajar seperti biasa.

Alasan dia yaitu mulai dari tidak adanya uang beli paket internet, tidak meratanya jaringan internet hingga tidak punya ponsel android.

1. Tidak difasilitasi paket internet

Menurutnya, dampak dari Covid-19 ini tidak hanya di dunia pendidikan tapi juga di semua sektor, lebih-lebih ekonomi.

“Keluarga kami terlahir sebagai orang yang tidak mampu dalam hal ini tidak seperti orang kaya, jumlah keluarga kami ada lima kakak beradik, bukan hanya seorang saja akan tetapi ada beberapa dalam keluarga yang masih di bangku SD dan SMA,” katanya via pesan massenger.

2) Tidak meratanya jaringan internet

Menurutnya, Indonesia terkhususnya di bagian timur terutama di pelosok Halmahera ada beberapa desa yang belum ada jaringan internet. Tentu ini menjadi satu kendala bagi anak anak SMA maupun Mahasiswa yang melakukan sekolah online/kuliah daring.

Sebab dengan tidak meratanya jaringan internet ada sebagian yang tidak bisa ikut belajar secara online.

3. Tidak punya Hp Android

“Kepada pemerintah yang terhormat dalam hal ini Kemendikbud, banyak saudara-saudara pelajar kami di desa yang mengalami kesusahan dalam blajar online. Karna sangat banyak keterbatasan dan kesusahan,” ujar Nandito.

Karena keterbatasan itulah, tidak sedikit siswa yang tak bisa membeli hp android.

“Memang ada yang tak punya Hp, mereka didatangi guru, ada juga yang datang ke sekolah, tapi ini sangat jauh berbeda dengan belajar bersama semua teman-teman di sekolah dengan pakaian seragam,” katanya.

“Jika alasan sekolah tatap muka dihentikan karena corona, kenapa di Desa saya masih sering ada pesta, dan ada beberapa warga desa yang tidak mengikuti protokol kesehatan, Dan juga ada kegiatan pawai keliling kabupaten dalam rangka mengantar pendaftaran calon peserta pemilihan bupati. Dan itu melibatkan banyak orang dan tidak semua orang menggunakan protokol kesehatan,” tambahnya.

Olehnya itu pemerintah katanya harus lebih jeli dalam hal penanganan Covid-19 di tengah tengah keberlangsungan pendidikan. (mn)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Junta Myanmar Bongkar Makam Gadis yang Tewas Tertembak

Jakarta - Junta militer Myanmar dilaporkan membongkar kuburan Kyal Sin, gadis 19 tahun yang tewas pada Rabu (3/3) saat melakukan unjuk rasa menentang kudeta. Wanita yang dikenal dengan...

Puluhan Polisi Myanmar Kabur ke India Menentang Perintah Tembaki Masyarakat Sipil

NAYPYIDAW - Sejumlah anggota kepolisian Myanmar mulai melarikan diri ke India setelah menolak mengambil bagian dalam tindakan keras yang semakin berdarah terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi. Penjaga...

Kemnaker Gandeng IWIP untuk Tingkatkan Kompetensi SDM di Malut

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung proyek prioritas pendukung perekonomian dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di wilayah...

Menaker Nilai Maluku Utara Jadi Harapan Pembangunan Indonesia Timur

Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan pengelola Balai Latihan Kerja (BLK) untuk dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan dunia industri. Peringatan ini...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...