Benarkah Daun Kemangi Bisa Mengatasi Keputihan pada Ibu Hamil?

JAKARTA – Keputihan merupakan masalah yang umum dialami oleh wanita, apalagi ketika Bunda sedang hamil. Volume keputihan biasanya akan terus meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan.

Keputihan ini terjadi karena adanya peningkatan kadar hormon estrogen tubuh selama kehamilan. Hormon tersebut meningkatkan aliran darah ke area panggul dan menstimulasi selaput lendir.

“Jika keputihannya tidak gatal, berbau, itu hal yang normal,” kata Dr. Finekri Abidin SpOG(K) dari RS YPK Mandiri, beberapa waktu lalu.

Keputihan biasanya ditandai dengan perubahan warna pada cairan organ reproduksi wanita. Dalam kondisi normal, cairan ini berfungsi sebagai pembersih liang vagina, pelumas, dan pertahanan dari infeksi. Secara umum, cairan yang keluar akan berwarna bening, tidak berbau (atau berbau khas), dan tidak menimbulkan iritasi.

Hal ini tentu bertolak belakang dengan saat terjadi keputihan abnormal yang ditandai dengan perubahan warna, berbau tajam dan rasa gatal. Biasanya ini akan keluar dalam jumlah yang banyak, Bunda.

Mengutip Medical News Today, jumlah keputihan dapat sangat bervariasi. Warna, konsistensi, dan jumlahnya juga dapat berubah dari hari ke hari, tergantung di mana seseorang berada dalam siklus menstruasinya, yang meliputi:

Hari 1-5: Terjadi pada awal siklus menstruasi. Biasanya cairan akan berwarna merah atau berdarah, karena tubuh melepaskan lapisan rahim.

Hari 6-14: Setelah menstruasi, seseorang mungkin melihat lebih sedikit keputihan dari biasanya. Saat sel telur mulai berkembang dan matang, lendir serviks akan menjadi keruh dan berwarna putih atau kuning. Ini mungkin akan terasa lengket.

Hari 14-25: Beberapa hari menjelang ovulasi, lendir akan menjadi encer dan licin, mirip dengan konsistensi putih telur. Setelah ovulasi, lendir akan kembali menjadi keruh, putih atau kuning, dan mungkin lengket.

Hari 25-28: Lendir serviks akan menjadi lebih ringan, dan seseorang akan melihat lebih sedikit, sebelum mendapatkan menstruasi berikutnya.

Di samping itu, keputihan yang dialami oleh ibu hamil biasanya terjadi dengan normal. Jika terdapat sesuatu seperti warna, bau, atau konsistensi yang tampak berbeda dari biasanya, dapat dipastikan ini disebabkan karena infeksi atau penyebab lainnya, Bunda.

Dikutip dari WebMD, beberapa hal yang dapat memengaruhi keputihan abnormal, seperti penggunaan antibiotik atau steroid, pil KB, kanker serviks, penyakit radang panggul, trikomoniasis atau infeksi parasit yang tertular dari hubungan intim, serta yang paling umum disebabkan infeksi karena jamur.

Manfaat daun kemangi atasi keputihan

Nah Bunda, salah satu cara untuk menangani keputihan pada organ intim wanita dengan menggunakan daun kemangi. Jenis tumbuhan yang satu ini ternyata tidak hanya sebagai hidangan pelengkap lalapan saja.

Meskipun ini bisa diatasi dengan obat-obatan, semisal obat antijamur dalam bentuk krim atau gel ataupun dengan pil atau krim antibiotik, daun kemangi merupakan cara alami sekaligus alternatif selain penggunaan obat-obatan kimia, Bunda.

Di dalam daun kemangi terdapat kandungan antibiotik alami yang mampu membunuh kuman penyebab keputihan. Sehingga, daun kemangi sangat bagus dikonsumsi wanita karena kandungannya tersebut.

Mengutip buku yang berjudul ’56 Makanan Ajaib dan Manfaatnya untuk Kesehatan dan Kecantikan (2018)’, senyawa eugenol merupakan kandungan yang dapat mengatasi jamur yang menyebabkan keputihan. Konsumsi daun kemangi segar secara rutin akan memberikan dampak yang cukup efektif.

Selain itu, kandungan minyak atsiri, flavonoid, saponin pada daun kemangi berfungsi sebagai antijamur. Sebuah studi menjelaskan, saponin dapat merusak sel membran, flavonoid menghambat pertumbuhan sel Candida albicans, yaitu sejenis jamur yang biasa terjadi di kulit, mulut dan organ intim.

Senada dengan itu, menurut Bambang Soekardjo dalam bukunya yang berjudul ‘Prinsip-Prinsip Rancangan Obat (1995) menyebutkan bahwa minyak atsiri pada daun kemangi mengandung eugenol yang tergolong turunan senyawa fenol yang mempunyai efek antiseptik dan bekerja dengan merusak membran sel. Jadi, bagi ibu hamil bisa mencoba cara ini untuk mengatasi keputihan.

Dilansir dari Mom JunctionKemangi aman dikonsumsi selama kehamilan, Bunda. Namun perlu diingat untuk tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan.

Di samping itu, ibu hamil juga harus mencuci daun kemangi sebelum mengonsumsinya karena kemangi yang tidak dicuci mungkin mengandung parasit dan bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan infeksi dan penyakit yang ditularkan melalui makanan, seperti listeriosis dan toksoplasmosis.

Pastikan juga untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum Bunda memulai makan daun kemangi saat hamil. Ini demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta tetap menjaga kondisi ibu agar tetap prima, beserta buah hati ya. (haibunda.com)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Lapas Ternate Usulkan 12 Napi Dapat Remisi Natal, Dua Diantaranya Pelaku Pembunuhan

TERNATE, Beritamalut.co - Lapas Kelas IIA Ternate mengusulkan 12 orang narapidana (Napi) untuk mendapatkan remisi di hari Raya Natal, 25 Desember 2020. "Kami mengusulkan 12...

Partai Golkar Beri Pembekalan Bagi 446 Saksi Paslon MHB-GAS

TERNATE, Beritamalut.co - Sebanyak 446 peserta mengikuti pembekalan saksi bagi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Ternate, Muhammad Hasan Bay dan Asgar...

Iwan Fals Pernah Manggung di Jepang, Ceritakan Makanan Khas Indonesia

JAKARTA - Musisi legendaris Iwan Fals melalui kanal YouTubenya "Ngalor Ngidulnya" menceritakan momen menarik saat ia pernah manggung di Nagoya, Jepang. Iwan Fals menyebut bahwa...

Tes Kepribadian: Gambar Rubah atau Wajah Wanita yang Pertama Kamu Lihat?

Jakarta - Tes kepribadian adalah salah satu cara untuk mengungkapkan karakter dan sifat asli dari dirimu. Walaupun memang terkadang hasilnya tidak 100% relevan dengan...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...