Masih Pandemi, Mahasiswa Unkhair Nilai Besarnya SPI dan UKT Memberatkan

TERNATE, Beritamalut.co – Aliansi Unkhair Bergerak (AUB) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Rektorat Unkhair Ternate, Senin (21/9/2020).

Dalam aksinya, massa menolak besarnya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan SK Rektor No 231/2020 Tentang Penerapan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI).

Amatan Beritamalut.co, massa aksi kurang lebih 100 orang melakukan demonstrasi di depan Gedung Rektorat Unkhair dengan membawa spanduk, salah satunya bertuliskan “Pecat Salah satu Dosen Cabul”.

Dalam penyampaian orasi salah satu massa aksi dari pihak perempuan, menyampaikan bahwa kami dari kaum perempuan tidak mau diintimidasi, pemikiran cabul dari oknum Dosen.

“Maka itu kami meminta kepada Rektor untuk memecat salah satu oknum Dosen yang melakukan pemikiran cabul kepada salah satu mahasiswa,” ungkapnya.

Sementara Ridwan dari humas peserta aksi mengatakan, kami dari Aliansi Unkhair Bergerak (AUB) menolak SK Rektor No 231/2020 Tentang Penerapan iuran Pengembangan Institusi (IPI).

Mereka katanya diminta membayar Rp 5 juta hingga Rp 6 juta untuk SPI, dan Rp 2 juta untuk UKT.

“Ini sangat berat bagi teman-teman mahasiswa atau adik mahasiswa kami yang baru masuk mendaftar sebab ini situasi Covid-19,” terangnya.

Menurut Korlap aksi, Iksan bahwa berdasarkan Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 tentang Standar Satuan Operasi Pendidikan Tinggi (SSOPT) pada Perguruan Tinggi Nasional (PTN), pada Pasal 10 Ayat (1) menjelaskan tentang PTN dapat memungut iuran pengembangan institusi sebagai pungutan atau pungutan lain selain UKT dari mahasiswa yang melalui jalur bersama atau mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri.

Sementara Ayat (2), besaran iuran pengembangan institusi sebagai pungutan atau pungutan lain sebagai mana dimaksud pada ayat (1) tidak dikenakan bagi mahasiswa yang ekonominya tidak mampu.

Kemudian ayat (3) dikatakan, besaran iuran pengembangan institusi sebagai pungutan atau pungutan lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan prinsip kewajaran, proporsional, berkeadilan, dan memperhatikan ekonomi mahasiswa, dan orang tua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya.

“Seharusnya Perguruan Tinggi (PT) Unkhair mempertimbangkan situasi yang ada dalam setiap pengambilan kebijakan mengenai dengan biaya kuliah dan biaya iuran pengembangan institusi,” kata Iksan.

Ia menambahkan, pada tanggal 03 Juni 2020, Kemendikbud menyampaikan bahwa tidak ada kenaikan UKT di masa pendemi.

Pernyataan ini disamapaikan langsung oleh jenderal pendidikan tinggi (PLT Dirjen Dikti) Kemendikbud (Nijam).

“Disitu menegaskan bahwa Kemendikbud memastikan tidak ada kenaikan UKT di masa pendemi covid-19,” pungkas Korlap.

“Namun hal ini telah bertentangan dengan kebijakan Universitas Khairun Ternate, yang menerapkan penambahan kategori dan penetapan iuran Pengembangan Insitusi (IPI) di masa pendemi covid-19,” tambahnya. (Uku)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pertamina Sehati Lakukan Pendampingan Program PMTP pada Bayi Kurang Gizi di Jambula

TERNATE, Beritamalut.co - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua bekerjasama dengan Filantra melaksanakan tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan terutama dalam bidang...

Rapat dengan TNI AU, Warga di Morotai Selatan Minta Hentikan Pemasangan Patok

DARUBA, Beritamalut.co - Lanud Leowattimena Pulau Morotai lakukan rapat bersama Camat Morotai Selatan, DPRD, Polres, dan tokoh masyarakat dalam rangka membahas pemasangan patok lahan...

Bendera Bintang Kejora Dibakar di Jayapura

JAYAPURA - Sejumlah tokoh pejuang pembebasan Irian Barat (Papua) menolak gerakan Papua Merdeka yang dilakukan KNPB dan warga Papua di luar negeri. Secara simbolis...

Fakta-fakta Terbaru Soal Mayat WNI Wanita Dalam Koper di Mekah

Jakarta - Aparat Kerajaan Arab Saudi menahan dua warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat memasukkan jenazah seorang perempuan warga Indonesia lainnya ke dalam...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...