5 Pembelajaran bagi Orangtua untuk Bentuk Kepribadian Anak

JAKARTA – Selama masa karantina di tengah pandemi Covid-19, orangtua menjadi memiliki banyak waktu bersama anak.

Lantaran banyaknya waktu bersama, Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga, Rosdiana Setyaningrum, menyarankan orangtua untuk memanfaatkannya demi mengembangan kepribadian anak.

Rosdiana mengatakan, perkembangan kepribadian anak akan berhenti di usia 12 tahun. Untuk itulah orangtua harus membentuk kepribadiannya sebelum menginjak usia tersebut.

Perkembangan kepribadian anak perlu dibentuk sebagai bekal kehidupannya kelak.

Terkait hal ini, Rosdiana mengungkap tugas perkembangan kepribadian mendasar yang harusnya diajarkan oleh orangtua.

1. Mandiri

Anak harus belajar mandiri agar bisa menjalani hidupnya sendiri tanpa terus dibantu oleh orangtua.

Kemandirian juga akan berhubungan dengan kepercayaan diri pada anak.

“Karena jika bisa melakukan apa pun sendiri, dia akan percaya diri.”

Begitu kata Rosdiana dalam Media Briefing ‘Mencetak Anak Unggul dengan Cara Hidup Bijaksana dan Baik di Era PSBB’ yang digelar secara virtual pada Senin (28/9/2020) kemarin.

Ajarkan kemandirian sejak dini dengan meminta anak untuk membereskan mainannya sendiri, atau merapikan buku dan piring bekas makannya.

2. Tanggung jawab

Untuk anak yang sudah besar biarkan mereka mengerjakan tugas sekolahnya sendiri.

Orangtua juga tidak harus selalu membantu, biarkan anak menyelesaikan tugasnya sendiri.

“Kita harus lebih tegas, nanti kalau sudah tidak bisa baru tanya,” kata Rosdiana.

3. Menerima risiko

Anak harus belajar tentang risiko apa yang dilakukan karena tindakannya.

Misalnya, bila tidak mengerjakan tugas dari sekolah, risikonya adalah dihukum dan dimarahi guru.

4. Mengenali emosi

Ini tak hanya mengenal saja, tapi juga mengendalikan emosi.

Hal ini perlu diajarkan agar anak mampu melakukan manajemen emosi yang baik untuk membantu kehidupannya kelak.

“Ini panjang rentetannya, supaya dia bisa menjadi pemimpin yang baik kelak,” kata Rosdiana.

5. Pengalaman belajar yang menyenanagkan

Buatlah suasana belajar menjadi menyenangkan.

Seperti membuat suasana membaca buku dengan anak yang menyenangkan, atau mengajak anak memasak sambil berhitung dan mengenal warna.

“Supaya mereka tahu kalau membaca dan berhitung itu menyenangkan,” ungkap Rosdiana.

Orangtua juga baik untuk tak mengeluh dengan banyaknya tugas dari sekolah di depan anak anak.

Sebab, anak akan melihat hal itu dan menyerap informasi bahwa sekolah adalah tempat yang tidak menyenangkan.

“Akhirnya dia tidak mau manjadi pembelajar seumur hidup,” kata Rosdiana. (Kompas.com)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Junta Myanmar Bongkar Makam Gadis yang Tewas Tertembak

Jakarta - Junta militer Myanmar dilaporkan membongkar kuburan Kyal Sin, gadis 19 tahun yang tewas pada Rabu (3/3) saat melakukan unjuk rasa menentang kudeta. Wanita yang dikenal dengan...

Puluhan Polisi Myanmar Kabur ke India Menentang Perintah Tembaki Masyarakat Sipil

NAYPYIDAW - Sejumlah anggota kepolisian Myanmar mulai melarikan diri ke India setelah menolak mengambil bagian dalam tindakan keras yang semakin berdarah terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi. Penjaga...

Kemnaker Gandeng IWIP untuk Tingkatkan Kompetensi SDM di Malut

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung proyek prioritas pendukung perekonomian dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di wilayah...

Menaker Nilai Maluku Utara Jadi Harapan Pembangunan Indonesia Timur

Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan pengelola Balai Latihan Kerja (BLK) untuk dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan dunia industri. Peringatan ini...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...