Waduh! Makan Kepiting Tapal Kuda, Wanita Ini Langsung Meninggal Dunia

JAKARTA – Tak sengaja temukan kepiting tapal kuda di sekitar rumahnya, wanita ini langsung meninggal dunia setelah memakan kepiting langka yang satu ini.

Berbeda dengan kepiting lainnya, kepiting tapal kuda atau Horseshoe crab merupakan spesies yang sudah ada di dunia sejak 450 juta tahun lalu. Di Indonesia dikenal sebagai belangkas atau orang Jawa menyebutnya sebagai mimi.

Bentuknya seperti batu atau tempurung yang berwarna hijau lumut kehitaman. Sejak dulu banyak orang yang memburu kepiting tapal kuda untuk diambil darahnya untuk keperluan medis.

Baru-baru ini kepiting tapal kuda juga tengah diburu untuk pengembangan vaksin virus Corona. Namun ternyata kepiting yang satu ini juga bisa menyebabkan keracunan parah hingga merenggut nyawa.

Dikabarkan dari The Thai Tiger (07/10), seorang wanita berusia 46 tahun harus kehilangan nyawanya setelah menyantap kepiting tapal kuda. Wanita yang tinggal di wilayah Muang, Phuket, Thailand ini awalnya tak sengaja menemukan kepiting tersebut.

Wanita bernama Wanthana Putcho melihat ada kepiting tapal kuda di wilayah hutan bakau yang tak jauh dari rumahnya. Ia akhirnya menangkap 3 kepiting tapal kuda, lalu dipanggang hingga makan dan memakannya sampai habis.

Namun tak lama setelah memakan kepiting, ia langsung mual dan muntah-muntah. Sang ibu yang panik melihat putrinya muntah langsung menghubungi rumah sakit. Tapi sebelum pihak medsi datang Wanthana sudah jatuh pingsan, ia akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Setelah ditelusuri ternyata penyebab kematian Wanthana berkaitan dengan kepiting tapal kuda yang disantapnya. Para dokter di Vachira Phuket Hospital mengkonfirmasi bahwa penyebab kematian Wanthana disebabkan konsumsi daging kepiting beracun.

Memang kepiting tapal kuda ini umum dikonsumsi di Asia Tenggara terutama di Thailand. Namun kepiting tapal kuda yang tinggal di hutan bakau sangat berbahaya untuk dikonsumsi manusia.

Di Jawa Tengah kepiting tapal kuda yang disebut mimi untuk yang betina dan mituna untuk yang jantan. Umumnya telur kepiting yang begerombol berwarna oranye direbus dan dibuat urap. Diaduk dengan kelapa parut berbumbu dan ditambah kemangi. Meski langka beberapa pasar tradisional masih menjajakan urap mimi ini.

Lewat peringatan yang diberikan Kementerian Kesehatan di Thailand, mereka menyebutkan bahwa mengkonsumsi kepiting tapal kuda dari hutan bakau sangat berbahaya. Karena kepiting-kepiting ini memakan plankton bakau yang sangat beracun bagi manusia.

Tak hanya Wanthana yang bernasib malang dan harus kehilangan nyawanya karena keracunan makanan. Sebelumnya seorang wanita dari Provinsi Samut Prakan, Thailand, meninggal dunia setelah memakan lumpia yang sudah tiga hari disimpan olehnya. (detikcom)

- Advertisement -

1 Comment

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pertamina Sehati Lakukan Pendampingan Program PMTP pada Bayi Kurang Gizi di Jambula

TERNATE, Beritamalut.co - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua bekerjasama dengan Filantra melaksanakan tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan terutama dalam bidang...

Rapat dengan TNI AU, Warga di Morotai Selatan Minta Hentikan Pemasangan Patok

DARUBA, Beritamalut.co - Lanud Leowattimena Pulau Morotai lakukan rapat bersama Camat Morotai Selatan, DPRD, Polres, dan tokoh masyarakat dalam rangka membahas pemasangan patok lahan...

Bendera Bintang Kejora Dibakar di Jayapura

JAYAPURA - Sejumlah tokoh pejuang pembebasan Irian Barat (Papua) menolak gerakan Papua Merdeka yang dilakukan KNPB dan warga Papua di luar negeri. Secara simbolis...

Fakta-fakta Terbaru Soal Mayat WNI Wanita Dalam Koper di Mekah

Jakarta - Aparat Kerajaan Arab Saudi menahan dua warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat memasukkan jenazah seorang perempuan warga Indonesia lainnya ke dalam...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...