Buntut Orasi ‘Pancasalah’ Viral, Akun Instagram Sasa Dibajak-Muncul Kloning

MAKASSAR – Viral orasi ‘Pancasalah’ seorang mahasiswi Universitas Hasanuddin (Unhas) saat demo penolakan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) di Kota Makassar berbuntut panjang. Kini akun Instagram milik Sasa dibajak dan banyak yang membuat akun Instagram menggunakan namanya.

Sasa menuliskan curhatannya ini dalam Instagram story terbarunya, seperti dilihat detikcom, Jumat (9/10/2020). Dalam curhatan di IG story miliknya itu, Sasa minta kepada rekan-rekannya di Instagram untuk me-report akun Instagramnya yang lama @nabilasyadza.ss karena akun tersebut sudah tidak bisa lagi dia akses.

“Minta tolong akun lamaku di-report yang @nabilasyadza.ss karena akunku sudah tidak bisa saya akses,” tulis Sasa dalam Instagram story miliknya.

Sasa lalu menuliskan sejumlah akun Instagram yang mengatasnamakan dirinya.

“Agar tidak disalahgunakan foto dan datanya Seperti akun di atas Akun itu juga tolong di-report agar ditutup
@nabila_syadza_official @nabilasyadza_ss @nabilasyadza.n @nabila_syadzaaa @nabilasyadza
Dan akun-akun lain yang mengatasnamakan namaku,” tegasnya.

Kondisi serupa juga terjadi di Twitter. Muncul akun yang menggunakan nama dan fotonya sebagai gambar profil. Dia mengatakan tak punya akun Twitter.

Dalam halaman Instagram story lainnya, Sasa juga meminta rekannya untuk tidak mem-follow dan menyebarluaskan akun Instagram miliknya @nabilasyadza.ss.

“Karena akun tersebut tidak bisa saya akses dari 2 minggu yang lalu, karena ada yang mencoba untuk login dan mengambil alih. Untuk keamanan privasi saya, saya sudah usahakan dengan segala cara untuk bisa akses kembali dan tetap saja tidak bisa,” ucapnya.

“Dan dengan lapang dada, agar akun tersebut tidak sampai di salah gunakan saya saya mohon bantuannya karena sudah tidak ada jalan lain untuk mereport saja akun tersebut agar diblokir dari pihak Instagram,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Sasa, viral karena orasinya saat unjuk rasa penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker). Orasi Sasa soal ‘Pancasalah’ sempat disorot.

Dalam video berdurasi 29 detik tersebut, tampak Sasa yang mengenakan kaos hitam berorasi di Jalan Urip Sumoharjo Makassar. Di sekelilingnya tampak sejumlah massa lain dan kepulan asap dari ban yang dibakar di jalan.

Sembari memegang pengeras suara berwarna merah, dia mengkritik para pejabat negara yang dinilai tak lagi prorakyat. Lalu orasinya soal Pancasalah jadi sorotan karena videonya viral di media sosial.

Ternyata ada maksud tersendiri soal Pancasalah yang diungkapkannya. Istilah Pancasalah dipakainya karena dia melihat ada sikap pejabat negara yang melenceng dari nilai-nilai yang dikandung Pancasila.

“Tendangan dibalas tendangan, darah dibalas darah. Negara kita yang katanya negara Pancasila, sekarang menjadi negara pancasalah,” katanya.

“Satu, ketuhanan yang maha hormat. Dua, kemanusiaan yang adil bagi para birokrat. Tiga, persatuan para investor. Empat, kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat penindasan dalam permusyawaratan diktatorian. Lima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat kelas atas,” kata Sasa dalam orasinya yang disambut tepukan tangan massa aksi. (detikcom)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Jelang Hari H, Tim Paslon MAJU Fokus Kumpulkan Ribuan Tim Pemenangan

TERNATE, Beritamalut.co - Menjelang hari H pencoblosan, Tim dari Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, Merlisa Marsaoli dan Juhdi Taslim mantapkan...

Kisah Seorang Ibu yang “Seumur” dengan Anaknya

Jakarta - Beberapa pasangan suami istri akan melakukan berbagai cara demi memiliki momongan. Termasuk pasangan dari Amerika Serikat, Tina dan Benjamin Gibson. Di negara asal...

12 Kesalahan Perawatan Kulit yang Malah Mendatangkan Masalah

Jakarta - Setiap orang tentu ingin kulitnya menjadi lebih halus dan tampak lebih muda tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Sebenarnya hal ini mudah didapatkan. Caranya...

KPK Tangkap Pejabat Kemensos, Ini Daftar OTT KPK Selama 2020

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (4/12/2020). OTT tersebut menangkap pejabat Kementerian Sosial ( Kemensos) bagian...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...