Kisah Barista Tuli, dari Belajar Kopi hingga “Ngobrol” dengan Pembeli

JAKARTA – Menjadi penyandang disabilitas tidaklah mudah. Apalagi ketika dipandang dipandang sebelah mata oleh tak sedikit orang.

Padahal, penyandang disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup, dan mendapat pekerjaan yang layak.

Keadaan seperti ini pernah dialami oleh seorang barista tuli di Sunyi Coffee, Siti Rodiah.

Perempuan yang akrab dipanggil Siti ini sempat menghadapi situasi yang serupa dengan penyandang disabilitas lainnya.

Namun, dia tidak pernah menyerah, dan alhasil saat ini Siti pun bekerja sebagai seorang barista, -sebuah pekerjaan impiannya.

Dia menceritakan bagaimana suka duka bekerja secara profesional dalam siaran langsung di Instagram LocknLock bersama dengan Sunyi Coffee, Jumat (16/10/2020).

Awalnya, di tahun 2015, Siti mulai belajar kopi bersama dengan teman-teman tulinya di sebuah organisasi.

Lalu, di tahun 2018 dia bertemu dengan salah satu pemilik Sunyi Coffee yang mengajaknya untuk ikut bergabung sebagai seorang barista.

Siti kemudian menerima tawaran itu, dan sejak 2019 lalu dia resmi menjadi satu dari tujuh barista tuli di sana.

“Saya sudah lama tertarik dengan dunia kopi, dan menjadi barista ini seperti mimpi saya yang terwujudkan,” ungkap dia.

“Saya dan teman-teman tuli yang lain belajar membuat kopi dengan waktu yang cepat, hanya seminggu,” kata dia lagi.

Siti juga menuturkan kesulitan yang dilaluinya sebagai seorang barista tuli ketika sedang berkomunikasi dengan pembeli.

Baca juga: Angkie Yudistia Menembus Keterbatasan Stigma Tuli

Hampir sebagian besar pembeli kebingungan saat hendak memesan kopi dan terkadang membuat Siti ikut panik.

Terutama di masa pandemi, ketika banyak orang memakai masker dan bahkan face shield.

Namun keadaan itu dapat diatasinya dengan menggunakan gestur dan sikap tubuh untuk menunjuk pesanannya yang diinginkan pembeli.

“Tapi kalau pembeli yang sudah tahu atau berlangganan di sini ya ada yang tertarik belajar bahasa isyarat untuk bisa berkomunikasi,” imbuh dia.

Meskipun ada terlalu banyak stigma di luar, Siti membuktikan bahwa mereka juga bisa bekerja.

Dia pun mendorong agar teman-teman disabilitas yang lain untuk percaya diri dengan kemampuan mereka.

Kegagalan adalah sesuatu yang wajar di dalam hidup ini, tetapi bagi Siti hal tersebut harus diterima dengan bahagia. (Kompas.com)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Ayo Dukung 10 Finalis Asal Malut pada Audisi Wajah Pesona Indonesia Tingkat Nasional

TERNATE, Beritamalut.co – Sebanyak 10 finalis perwakilan Provinsi Maluku Utara akan mengikuti audisi Wajah Pesona Indonesia (WPI) 2020 tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di...

Indonesia Kecam Presiden Prancis Macron soal Hina Islam

Jakarta - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu) menyatakan mengecam pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang dinilai menyudutkan agama Islam dan...

Fenomena Langka, Ular Berkepala Dua Ditemukan di Florida

Jakarta - Sebuah keluarga di Palm Harbor, Florida secara tak sengaja menemukan ular berkepala dua. Hal itu terjadi ketika kucing peliharaannya menjatuhkan mahluk di...

Puluhan Napi di Rutan Kelas IIB Ternate Diusulkan Ikut Coblos di Pilwakot

TERNATE, Beritamalut.co - Sebanyak 55 warga binaan pemasyarakatan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Ternate diusulkan ikut memilih dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Ternate, tanggal...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

KPK Layangkan Surat Panggilan kepada AHM

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat panggilan kepada tersangka Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Zainal Mus. Surat tersebut dikirim KPK kepada AHM dan Zainal Mus...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...

Gara-gara Investasi Bodong, Rumah Astrid Jadi Sasaran Amukan Warga

TERNATE,Beritamalut.co-Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban dugaan investasi bodong, Rabu (7/3/2018) sore tadi kembali mendatangi kediaman pemilik investasi, Astrid Fitriyanti Pakaya di Kelurahan Kalumata. Kedatangan mereka kembali...