Mahfud Md: Angka Kemiskinan Naik Jadi 9,7% karena Pandemi COVID

JAKARTA – Menko Polhukam Mahfud Md mengungkapkan angka kemiskinan di Indonesia naik menjadi 9,7 persen. Meningkatnya angka kemiskinan itu, disebut Mahfud, akibat dampak dari pandemi virus Corona (COVID-19).

“Sekarang, karena ada pandemi itu, angka orang miskin naik jadi 9,7 persen,” kata Mahfud saat menjadi pembicara di perayaan ulang tahun IDI, yang disiarkan secara virtual, Sabtu (24/10/2020).

Awalnya Mahfud menyampaikan catatan angka kemiskinan mulai Indonesia belum merdeka hingga saat ini. Mahfud mengatakan, pada saat belum merdeka, angka kemiskinan di Indonesia mencapai 99 persen.

“Saya punya catatan begini, kalau pada zaman Indonesia belum merdeka atau tidak merdeka, di tahun 1945, tingkat kemiskinan kita itu angka kemiskinan kita itu tidak tercatat dengan resmi tapi dapat diyakini lebih dari 99 persen rakyat Indonesia itu berada di angka kemiskinan,” ujarnya.

Mahfud menuturkan saat itu hampir seluruh masyarakat tercatat sebagai orang miskin. Hanya beberapa orang yang mampu bersekolah dan pergi naik haji.

“Karena pada waktu itu, tidak ada orang Indonesia yang tercatat tidak miskin kecuali beberapa orang yang bila dibandingkan dengan jumlah penduduk yang waktu itu sekitar 70 juta, hanya beberapa orang yang mampu bersekolah, mampu mungkin yang sangat memaksakan diri pergi naik haji menjadi saudagar,” tuturnya.

Mahfud kemudian menyampaikan, saat era Orde Lama runtuh setelah 1965, angka kemiskinan di Indonesia mulai menurun. Saat itu, dikatakan Mahfud, angka kemiskinan tercatat menjadi 54 persen.

“Berarti pada waktu itu dalam waktu 20 tahun merdeka, 46 persen itu sudah berhasil diangkat menjadi tidak miskin,” ucapnya.

Mahfud mengatakan, sesudah era Orde Baru, angka kemiskinan di Indonesia tercatat 18 persen. Mahfud menyebut angka kemiskinan setiap tahunnya mengalami penurunan, termasuk saat periode kedua Presiden Jokowi memimpin, tercatat turun menjadi 9,1 persen.

“Kemudian ketika Pak Harto jatuh pada tahun 1998, angka kemiskinan itu tinggal 18 persen. Bagus kan, ada kemajuan. Pada 2014, ketika Pak SBY digantikan, itu angka kemiskinan tinggal 11,9 persen. Pada saat Pak Jokowi menjadi presiden yang kedua sesudah satu periode lewat, itu angka kemiskinan itu tinggal 9,1 persen. Turun terus kan, (jumlah) orang miskin itu turun terus. Artinya, kemerdekaan itu ada gunanya,” imbuhnya. (detikcom)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Barcelona Rindukan Suarez seperti Real Madrid ke Ronaldo

Montevideo - Barcelona diyakini sudah keliru karena menjual Luis Suarez. Dampak keputusan itu dinilai setara seperti kala Real Madrid kehilangan Cristiano Ronaldo. Pendapat itu merupakan pandangan dari mantan striker top Uruguay, Diego...

Mengenal Pak Dadang, Pecatur Indonesia di Chess.com yang Kalahkan Gamer Catur Dunia

Jakarta - "Bapak saya tidak terlalu mempermasalahkan (akunnya) diblokir," ujar Ali Akbar, anak dari Dadang Subur, pria asal Bandung yang akun Chess.com-nya ditangguhkan karena...

Partai Demokrat Tak Akui Moeldoko sebagai Ketum: KLB Ilegal!

Deli Serdang - Acara yang diklaim sebagai kongres luar biasa atau KLB Partai Demokrat (PD) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum (ketum). Partai Demokrat tidak...

Viral Wanita Modifikasi Model Seragam PNS, Lengan Baju Jadi Sorotan

Jakarta - Seragam PNS (Pegawai Negeri Sipil) selama ini identik dengan setelan blazer warna cokelat. Tidak hanya itu, model seragam PNS pun sudah diatur oleh pemerintah. Meski begitu,...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...