Cerita Rizal Ramli Dijegal Jusuf Kalla Jadi Menteri Jokowi

JAKARTA – Ekonom senior Rizal Ramli mengatakan dirinya sering dijegal oleh Jusuf Kalla setiap hendak diangkat menjadi menteri pembantu presiden. Hal itu terjadi beberapa kali di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rizal bercerita, dirinya sempat akan diangkat menjadi Menteri Ekonomi saat pemerintahan periode pertama Jokowi. Namun niatan itu tidak direstui Jusuf Kalla yang saat itu menjabat wakil presiden.

“Waktu dia [Jokowi] jadi presiden, dia maunya Rizal Ramli jadi menteri ekonomi. Tapi, JK [Jusuf Kalla] selalu blok saya. Pokoknya JK tidak mau Rizal pegang ekonomi dan keuangan,” kata Rizal dikutip dari Youtube Karni Ilyas Club, Minggu (25/10).

Kondisi serupa juga terjadi ketika Presiden SBY memintanya untuk mengisi posisi Menteri Ekonomi. Namun permintaan itu juga diganjal oleh Jusuf Kalla yang juga menjabat wakil presiden saat itu.

Menurut Rizal, SBY tetap menginginkan dirinya mengisi posisi menteri di salah satu kementerian, ia pernah akan diangkat sebagai menteri keuangan, dan menteri BUMN, namun keduanya bertentangan dengan keinginan Jusuf Kalla.

“SBY sudah tanda tangan RR Menteri Ekonomi, diganjal sama JK. Abis itu SBY pertahankan jadi menteri keuangan, dia [JK] tak setuju lagi, akhirnya SBY minta RR jadi menteri BUMN, dia [JK] tak setuju, last minute ditunjuk jadi menteri perindustrian kabinet SBY pertama, saya nolak, itu bukan keunggulan kita, terima kasih dah,” tutur Rizal.

Rizal menceritakan bagaimana dirinya bisa diangkat menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman setelah setahun pemerintahan Jokowi periode 2015-2019.

Kala itu, ia diundang ke Istana Bogor oleh Jokowi. Saat kedatangannya ke Istana Bogor, Rizal mengaku tidak dijamu seperti tamu lainnya yang diundang ke istana. Saat itu, Jokowi beralasan takut pertemuannya dengan Rizal Ramli di Istana Bogor bocor keluar.

“Mas Rizal, ini enggak ada ubi atau kue pagi-pagi. Karena saya suruh keluar semua, saya takut bocor pertemuan kita ini,” ujar Rizal Ramli menirukan ucapan Jokowi saat itu.

Permintaan Jokowi saat itu kepada Rizal Ramli agar membantunya sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman. Rizal mengaku menolak jabatan itu karena bukan keunggulannya. Ia juga memberikan daftar nama-nama yang dirasa lebih cocok mengisi posisi Menko Kemaritiman kepada Jokowi.

Rizal mengatakan hanya ingin membantu Jokowi di luar pemerintahan. Ia juga mengaku siap membantu Jokowi menyumbangkan gagasannya jika diperlukan. Namun Jokowi menolaknya dan tetap menginginkan Rizal sebagai Menko Kemaritiman.

“Jokowi bilang: mas Rizal, yang minta tolong itu bukan saya Jokowi presiden. Siapa sih saya dibanding mas Rizal, pengalaman, jam terbang. Yang minta tolong ini rakyat Indonesia yang ingin hidupnya lebih baik,” ujar Rizal.

Sesudah ucapan Jokowi tersebut, Rizal mengaku luluh dan akhirnya bersedia membantu Jokowi sebagai Menko Kemaritiman.

“Karena dia ngomong gitu, akhirnya ya sudah saya ambil hikmahnya. Tapi, dengan satu syarat ya, enggak lapor-lapor sama pak JK,” tutur Rizal.

Rizal Ramli menjabat sebagai Menko Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo pada 12 Agustus 2015. Namun posisi itu didudukinya hanya selama satu tahun, ia dicopot pada 27 Juli 2016 dan digantikan Luhut Binsar Pandjaitan.  (CNNIndonesia.com)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Jelang Hari H, Tim Paslon MAJU Fokus Kumpulkan Ribuan Tim Pemenangan

TERNATE, Beritamalut.co - Menjelang hari H pencoblosan, Tim dari Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, Merlisa Marsaoli dan Juhdi Taslim mantapkan...

Kisah Seorang Ibu yang “Seumur” dengan Anaknya

Jakarta - Beberapa pasangan suami istri akan melakukan berbagai cara demi memiliki momongan. Termasuk pasangan dari Amerika Serikat, Tina dan Benjamin Gibson. Di negara asal...

12 Kesalahan Perawatan Kulit yang Malah Mendatangkan Masalah

Jakarta - Setiap orang tentu ingin kulitnya menjadi lebih halus dan tampak lebih muda tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Sebenarnya hal ini mudah didapatkan. Caranya...

KPK Tangkap Pejabat Kemensos, Ini Daftar OTT KPK Selama 2020

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (4/12/2020). OTT tersebut menangkap pejabat Kementerian Sosial ( Kemensos) bagian...

TERPOPULER

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...