Datangi DPRD, SAMURAI Kembali Pertanyakan Persoalan Air Bersih di Sejumlah Desa

DARUBA, Beritamalut.co – SAMURAI Maluku Utara Distrik Unipas, Kabupaten Pulau Morotai kembali mendatangi Kantor DPRD, Senin (26/10/2020) tadi terkait dengan persoalan air bersih.

Haikal perwakilan dari SAMURAI saat hearing bersama DPRD Kabupaten Pulau Morotai mengatakan, SAMURAI bukan baru pertama kali ke DPRD menyampaikan tuntutan sebagai bentuk dari presentasi aspirasi masyarakat di Pulau Morotai.

Dari poin ke poin tuntutan yang disampaikan ke DPRD sudah dijabarkan secara bersama dan itu menjadi catatan penting DPRD di Pulau Morotai.

“Kami ingin sampaikan poin yang paling fundamental di Pulau Morotai adalah pertama sampai saat ini air bersih sebagai kebutuhan paling mendasar yang belum tuntas di pulau Morotai,” kata Haikal.

“Selain di tiga desa Pandanga, Juanga dan Wawama baru-baru ini ada sala satu desa juga itu tidak pernah merasakan air bersih selama dua tahun dan hanya bertahan dengan air hujan,” katanya lagi.

Pertanyaannya kata Haikal, Pemda dan DPRD selama dua tahun dimana?

Samurai menilai ini kegagalan pemerintah daerah dan PDAM serta lembaga legislatif sebagai fungsi kontrol terhadap sumber pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat yakni air bersih.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Rusminto Pawane mengatakan, soal air bersih kemarin ada beberapa kendala soal jaring yang akan didistribusikan ke beberapa desa baik Desa Wawama, Pandanga dan Juanga.

DPRD juga katanya sebelumnya sudah menggundang pihak TNI AU karena, kendalanya jaringan pipa melewati instalasi militer dan itu wilayah TNI AU sehingga harus ada laporan atau pemberitahuan oleh Pemerintah Daerah dan TNI AU menindaklanjuti kemudian turunlah izin prinsip.

Iizin prinsip tersebut saat ini sudah keluar sehingga sudah bisa jalan sesuai standar yang diatur dan saat ini aktifitas jaringan pipa itu sudah dilakukan untuk beberapa desa semoga target sebelum tanggal 31 Desember 2020 ini telah selesai.

“Tinggal menunggu waktu karena jaringan ini telah dipasang, di akhir kemarin kita juga sudah pertanyakan kontraknya selesai di bulan Desember semoga beberapa bulan ke depan jaringan sudah terpasang dan air juga sudah bisa mengalir,” katanya.

Rasmin Fabanyo menambahkan, soal air bersih di tanggal 25 Juli 2020 di ruangan ini juga pernah dirinya memimpin hearing komisi III dengan Kadis PU, Samurai dan Direktur PDAM serta sempat melihat langsung sumber air, ada sumur bor 4 yang sumber anggarannya dari PUPR Pusat sebesar Rp 25 M.

Dari 4 sumber mata air ini, dua diantaranya difokuskan ke Desa Wawama, Pandanga, dan Juanga yang saat ini jaringan pipanya lagi sementara dikerjakan.

Sementara dua sumber bor lainnya akan melayani khusus dalam kota kemudian sumber air Nakamura akan melayani Desa Nakamura sendiri, Morodadi, Dehegila dan rumah sakit.

“Jadi nanti sumber air dari Nakamura itu khusus melayani beberapa desa tersebut tidak lagi melayani dalam kota nah, ini yang sementara di atur sehingga diminta untuk bersabar,” jelas Rusminto.

“Ada prosesnya bukan kita buka dan tutup mata langsung jadi, sebab masa kontrak pekerjaan ini belum berakhir sampai di Desember kami juga intens mengawal ini,” tambahnya. (mj)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Dianggarkan Rp 280 Juta, Warga Desa Tabono Belum juga Nikmati Air dari Program Pamsimas

BOBONG, Beritamalut.co - Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang bernilai ratusan juta rupiah di desa Tabona, Kecamatan Tabona, Kabupaten...

Mahasiswa di Ternate Minta Pemerintah segera Sahkan RUU PKS

TERNATE, Beritamalut.co - Sejumlah mahasiswi di Kota Ternate, Maluku Utara yang tergabung dalam Komite Setara Bergerak menggelar aksi unjuk rasa di area pasar Gamalama,...

APBD Kabupaten Pulau Morotai Tahun Ini Dikurangi Rp 12,2 Miliar, Ini Dampaknya

DARUBA, Beritamalut.co - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pulau Morotai tahun ini mendapat pengurangan sebesar Rp 12,2 miliar. Pengurangan itu terjadi pada anggaran...

Kubu Moeldoko Daftarkan Hasil KLB Deli Serdang ke Kemenkumham Besok

Jakarta - Kubu acara yang diklaim sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) batal menyerahkan berkas pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) hari ini. Pendaftaran...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...