Kades Darame Protes atas Nama-nama Penerima Bantuan BPUM

DARUBA, Beritamalut.co – Sebagian besar peserta penerima BPUM Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan yang diusulkan namanya tidak tercantum dalam data saat pembagian nominal bantuan di BRI pada Rabu, 28 Oktober 2020 kemarin.

Penerima BPUM tidak sesuai dengan jumlah peserta pelaku usaha yang telah didata oleh Pemdes dan sudah diserahkan datanya ke PMD sebagaimana yang diusulkan.

Hal ini disampaikan Kades Darame, Margareta Katiandago melalui WhatsApp, pada Jumat (30/10/2020).

Margareta mengatakan, data BPUM untuk Desa Darame yang dijadwal pencairannya pada 28 Oktober 2020 lalu adalah data yang dipakai dari Disperindagkop yang turun langsung ke pelaku usaha tanpa melalui dengan pihak pemdes.

“Mereka tidak pakai data kami, makanya kami tidak mengetahui nama-nama penerima tersebut sebagaimana data yang kami masukkan ke DPMD. Menurut informasi yang  data itu diverifikasi di pusat,” terangnya.

“Data yang dari desa usulkan dan masuk di DPMD itu orang Darame semua, tapi sayang di data itu cuma ada beberapa nama yang terima bantuan. Karena mungkin mereka tidak pakai data yang kami usulkan tapi pakai data yang dari Perindagkop,” sesalnya.

Lebih lanjut Margareta mengungkapkan bahwa, setelah diperhatikan nama-nama penerima yang ada dalam data Perindagkop tersebut kebanyakan bukan warga Desa Darame.

“Harapan kami kiranya nama-nama yang sudah kami usulkan dapat tersalurkan. Dan bila ada pendataan baik dari pihak manapun terhadap masyarakat kami, maka sebaiknya kami dari Pemdes juga harus diberitahu. Jangan turun pendataan langsung secara diam-diam setidaknya ada surat untuk kami sebagai penanggung jawab di desa,” kata Margareta lagi.

Sementara Kepala Bidang Koperasi dan Perdagangan M. Takdir, saat dikonfirmasi mengatakan data di Perindakop itu langsung diambil saat turun lapangan melakukan pengawasan barang kadaluarsa terhadap UMKM maupun kegiatan pengawasan pendistribusian BBM.

Tidak hanya itu Perindakop juga telah meneruskan dengan menyurat ke kecamatan untuk pendataan pelaku-pelaku UMKM di kecamatan dan desa.

Sehingga nama-nama itu juga Dinas Perindakop telah menindaklanjuti hanya saja verifikasi data itu bukan di Dinas Perindakop.

“Dinas Perindakop tidak lakukan verifikasi terhadap orang-orang yang harus dapat atau tidak, hanya berkewenangan mengusulkan secara keseluruhan ke kementrian,” kata M. Takdir.

Soal verifikasi katanya Kementerian yang menentukan, dan tidak salah bekerja sama dengan BPKP.

“Jadi awalnya Perindakop memiliki data selanjutnya di kirimkan ke Kementerian kemudian di lakukan verifikasi dan mengirim kembali dalam bentuk SK, sehingga Dinas Perindakop berlaku sebagai pengguna data tidak lagi menentukan siapa dapat dan tidak tinggal menindaklanjuti sesuai SK itu yang di salurkan lewat BRI,” ungkapnya.

Dia menambahkan, bantuan BPUM ini jangan disalah tafsirkan karena itu bukan diperuntukan bagi seluruh masyarakat tapi, bagi pelaku-pelaku usaha yang benar-benar produktif serta sudah berpenduduk Morotai dan benar-benar pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19.

“Jadi kami tetap menindaklanjuti usulan secara keseluruhan apa yang disampaikan oleh desa tapi yang memverifikasi bukan di Perindakop contoh kemarin kita usulkan 1.700 lebih sekarang yang tembus ke sini sudah sekitar 1.800 an,” tambahnya.

Karena, pengusung itu bukan hanya Dinas Perindakop, bisa saja lembaga koperasi yang sudah berbadan hukum, terus Pegadaian, dan Perbankkan tapi, apabila sudah pernah menerima bantuan KUR atau pinjaman lainya tidak lagi akan dapat bantuan BPUM. (mj)

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Dianggarkan Rp 280 Juta, Warga Desa Tabono Belum juga Nikmati Air dari Program Pamsimas

BOBONG, Beritamalut.co - Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang bernilai ratusan juta rupiah di desa Tabona, Kecamatan Tabona, Kabupaten...

Mahasiswa di Ternate Minta Pemerintah segera Sahkan RUU PKS

TERNATE, Beritamalut.co - Sejumlah mahasiswi di Kota Ternate, Maluku Utara yang tergabung dalam Komite Setara Bergerak menggelar aksi unjuk rasa di area pasar Gamalama,...

APBD Kabupaten Pulau Morotai Tahun Ini Dikurangi Rp 12,2 Miliar, Ini Dampaknya

DARUBA, Beritamalut.co - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pulau Morotai tahun ini mendapat pengurangan sebesar Rp 12,2 miliar. Pengurangan itu terjadi pada anggaran...

Kubu Moeldoko Daftarkan Hasil KLB Deli Serdang ke Kemenkumham Besok

Jakarta - Kubu acara yang diklaim sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) batal menyerahkan berkas pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) hari ini. Pendaftaran...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...