Kerusuhan Pilpres AS Meluas, Trump Marah-marah Telepon Gubernur Republik

Jakarta – Unjuk rasa pasca pilpres Amerika Serikat (AS) yang berujung rusuh di Portland, Oregon, telah memicu pengerahan Garda Nasional. Otoritas negara bagian Oregon melaporkan tindak kekerasan terjadi secara luas di pusat kota Portland, kota terbesar di negara bagian tersebut.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (5/11/2020), Gubernur Oregon, Kate Brown, mengaktifkan pengerahan Garda Nasional Oregon beberapa saat setelah Kantor Sherif Multnomah County menetapkan situasi kerusuhan di pusat kota Portland pada Rabu (4/11) malam waktu setempat.

Laporan Kantor Sherif Multnomah County menyebut para perusuh di Portland melakukan aksi perusakan properti. Media lokal KPTV juga melaporkan bahwa para perusuh melakukan vandalisme terhadap gedung-gedung setempat, termasuk memecahkan kaca jendela salah satu gereja, kemudian merusak mesin ATM dan membakar sebuah bendera Amerika di tengah jalan.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (5/11/2020):

– Trump Marah-marah Telepon Para Gubernur dari Partai Republik

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dilaporkan marah-marah saat menghubungi para gubernur negara bagian dari Partai Republik. Trump juga disebut secara terbuka meragukan strategi hukum, yang secara pribadi dia instruksikan untuk dijalankan para stafnya terkait hasil pilpres AS.

Seperti dilansir CNN, Kamis (5/11/2020), menurut dua sumber yang dikutip CNN, Trump menginstruksikan para stafnya untuk mulai mengajukan gugatan hukum segera setelah Fox News memproyeksikan rivalnya, Joe Biden, memenangi negara bagian Arizona pada Rabu (4/11) malam waktu AS.

Para staf Trump itu, menurut salah satu sumber, menghabiskan waktu sepanjang Rabu (5/11) untuk menyusun strategi hukum yang setengah matang, yang bertujuan untuk memberikan lebih banyak waktu saat suara masih dihitung di negara bagian krusial seperti Arizona.

– Marah, Pendukung Trump Minta Penghitungan Suara di Michigan Disetop

Puluhan pendukung Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mendatangi pusat penghitungan suara di Detroit, Michigan dan meminta proses penghitungan dihentikan. Aksi ini dilakukan di tengah kemarahan dan rasa frustrasi para pendukung Trump atas hasil pilpres AS yang masih menggantung.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (5/11/2020), aksi para pendukung Trump di Detroit ini dilakukan pada Rabu (4/11) waktu setempat, sesaat sebelum proyeksi Associated Press menyatakan capres Partai Demokrat, Joe Biden, menang atas Trump di Michigan.

Tayangan video dari media lokal menunjukkan orang-orang yang marah berkumpul di luar TCF Center yang menjadi pusat penghitungan suara di Detroit. Beberapa ada yang masuk ke dalam lobi gedung tersebut. Jajaran personel kepolisian disiagakan untuk menjaga mereka masuk ke dalam gedung.

– Perolehan Suara Biden di Pilpres AS 2020 Kalahkan Rekor Obama

Perolehan suara populer calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden telah mengalahkan rekor perolehan suara populer yang pernah diraih Barack Obama saat memenangkan pilpres Amerika Serikat. Begini rinciannya.

Seperti dilansir Fox News, Kamis (5/11/2020) perolehan suara Biden saat ini 72.062.571 suara (50.4%). Sedangkan Trump meraup 68.595.647 (48%). Angka ini tentunya masih akan terus bertambah mengingat penghitungan suara masih berlangsung di sejumlah negara bagian.

Jika bandingkan dengan perolehan suara Trump saat memenangkan pilpres AS 2016, angka ini jauh lebih tinggi. Dilansir dari New York Times, saat itu Trump meraih 62.985.106 suara (45.9%). Pesaing Trump, Hillary Clinton meraup 65.853.625 suara (48,0%). Trump tetap menang karena unggul dalam jumlah electoral votes.

– Kerusuhan Usai Pilpres AS Meluas, Garda Nasional Dikerahkan di Portland

Unjuk rasa pasca pilpres Amerika Serikat (AS) yang berujung rusuh di Portland, Oregon, telah memicu pengerahan Garda Nasional. Otoritas negara bagian Oregon melaporkan tindak kekerasan terjadi secara luas di pusat kota Portland, kota terbesar di negara bagian tersebut.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (5/11/2020), Gubernur Oregon, Kate Brown, mengaktifkan pengerahan Garda Nasional Oregon beberapa saat setelah Kantor Sherif Multnomah County menetapkan situasi kerusuhan di pusat kota Portland pada Rabu (4/11) malam waktu setempat.

Laporan Kantor Sherif Multnomah County menyebut para perusuh di Portland melakukan aksi perusakan properti. Media lokal KPTV juga melaporkan bahwa para perusuh melakukan vandalisme terhadap gedung-gedung setempat, termasuk memecahkan kaca jendela salah satu gereja, kemudian merusak mesin ATM dan membakar sebuah bendera Amerika di tengah jalan.

– Trump Minta Pengadilan Hentikan Penghitungan Suara di Pennsylvania

Tim kampanye Presiden Donald Trump mengatakan bahwa pihaknya meminta pengadilan untuk menghentikan penghitungan suara di Pennsylvania. Ini dilakukan setelah langkah serupa dilakukan terhadap negara-negara bagian penting Michigan dan Wisconsin.

Tim kampanye Trump menuduh pejabat-pejabat pemilihan melarang “pengamat” untuk mendekati penghitung suara di Pennsylvania.

“Kami juga menuntut untuk menghentikan sementara penghitungan sampai ada transparansi yang berarti,” kata wakil manajer kampanye Justin Clark dalam sebuah pernyataan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (5/11/2020). (detikcom)

- Advertisement -

Komentar Disini

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Puluhan Polisi Myanmar Kabur ke India Menentang Perintah Tembaki Masyarakat Sipil

NAYPYIDAW - Sejumlah anggota kepolisian Myanmar mulai melarikan diri ke India setelah menolak mengambil bagian dalam tindakan keras yang semakin berdarah terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi. Penjaga...

Kemnaker Gandeng IWIP untuk Tingkatkan Kompetensi SDM di Malut

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung proyek prioritas pendukung perekonomian dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di wilayah...

Menaker Nilai Maluku Utara Jadi Harapan Pembangunan Indonesia Timur

Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan pengelola Balai Latihan Kerja (BLK) untuk dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan dunia industri. Peringatan ini...

AHY Diminta Pecat Kader Demokrat Maluku Utara yang Ikut KLB

TERNATE - Wakil Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Provinsi Maluku Utara, Rusdi Yusuf, menyebutkan ada sejumlah kader di wilayahnya mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli...

TERPOPULER

Kalimat Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah, yang Tepat Ya?

Jakarta - Masyarakat masih banyak yang ragu memilih kalimat antara khusnul khatimah atau husnul khatimah. Padahal, setiap kata memiliki arti yang berbeda. Biasanya, kalimat khusnul...

“Kupas” PT.Karapoto Bersama OJK dan DPRD

TERNATE,Beritamalut.co-Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (8/3/2018) gelar pertamuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, kemudian dari...

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Halaman Tempat Tinggalnya

TERNATE, Beritamalut.co - Warga Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Aprilita Suryanti...

Ketika Ternate Mendadak Seperti Kota di Eropa

TERNATE, Beritamalut.co-Kota Ternate, dari pagi hingga sore tadi mendadak dipadati turis mancanegara setelah kapal pesiar MS Artania sandar di pelabuhan A. Yani, Ternate, Jumat...

Jembatan Temadore Solusi Jalur Penghubung Ternate-Maitara-Tidore

MAITARA,Beritamalut.co-Konsep pembangunan jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara dan Tidore (Temadora) dapat menjadi pilihan sebagai jalur penghubung antara tiga daerah itu dan sekitaranya. Inilah yang...

Seorang Ayah di Ternate Barat Tiga Kali Setubuhi Putri Kandungnya

TERNATE, Beritamalut.co - Seorang warga di Kecamatan Ternate Barat inisial R alias Man yang sehari-hari sebagai sopir angkot babak belur diamuk warga, Rabu (14/10/2020)...